favourite, me|write, my life stories, think sotoy
Comments 6

pertanyaan konyol..

Untitled-1Waktu di kelas minggu kemaren gw nyampein materi tentang jenis2 kertas kemasan.. Salah satunya ada yang namanya kertas Tyvek (kertas yang nggak bisa sobek).. Karena nggak bisa sobek dan kuat, kertas Tyvek sekarang nggak cuman dibkin kemasan aja, tapi juga bisa jadi bahan untuk bikin sepatu.. Baru liat hal yang aneh begitu di slide gw, beberapa mahasiswa langsung ngajuin pertanyaan yang aneh2: “Itu sepatu dari kertas kalo basah gimana ??… Sampe ada juga yang pertanyaan yang paling aneh: “Itu kalo ilang gimana mas ??..”.. Gwakakak.. Setelah tawa kelas mereda, ya langsung gw jawab: “Kalo ilang ya ikhlasin aje.. Mau gimana lagi ??”.. Gyahaha..

Di setiap kelas di tiap pertemuan pertama di awal semester, gw emang udah ngasi tau ke mahasiswa: “There is no stupid question..”.. Jadi nggak papa mau tanya seaneh apapun (meski keluar dari topik yang lagi dibahas, atau untuk maksud bercanda sekalipun..).. Walaupun mungkin ada sedikti resikonya, yakni diketawain seisi kelas.. hehe.. Tapi kalo gw pikir, orang yang sering bertanya, meski seabsurd apapun bisa menandakan beberapa hal dalam diri seseorang.. Antara lain adalah rasa penasaran, rasa ingin tau, atau juga bisa ingin ngetest dirinya berani apa nggak ngomong kenceng di forum banyak orang (HEI..!!.. itu nggak mudah loh untuk orang muda.. Apalagi yang belum terbiasa..).. Hehe..

Di dalam buku “How to Think Like Leonardo da Vinci”, dijelaskan gimana cara2 si Da Vinci berpikir.. Salah satu prinsip dia yang terkenal itu “Cryptic”, yakni bersedia menerima yang aneh2 alias ambiguitas, paradoks dan ketidak pastian.. Menurutnya: sadarilah kalo kita tahu sesuatu, tapi “makna” atau interpretasi dari sesuatu itu bisa tak tentu.. Contoh: Semua orang tahu binatang yang namanya burung itu bisa terbang, tapi cuman Wrigth bersaudara yang memaknakan burung sebagai binatang pengendali udara yang bergerak, yang kemudian karakter “pengendalian” tersebut mereka terapkan pada pesawat pertama mereka.. (Note: Pada saat itu, kebanyakan eksperimen membuat pesawat lebih berfokus pada mesin ketimbang pengendalian..)

Aplikasi sederhana dari “Cryptic” bisa berupa bertanya pada diri sendiri (atau orang lain) mengenai apa aja, termasuk hal2 yang bertentangan.. Ada juga yang namanya ”Socratic Method” dari Socrates, yakni bertanya tanpa harus tahu ada jawabannya atau nggak.. Tujuannya selain untuk menstilmulasi critical thinking, juga untuk mencari kemungkinan2 yang baru..

Bukankah banyak hal2 bijak ataupun dahsyat yang tercipta dari pertanyaan konyol ?? Misal: Kenapa manusia gak terbang aja seperti burung ??.. Waktu kuda sedang berlari, ada gak sih moment dimana keempat kakinya melayang bersamaan ?? (Pertanyaan Ini pemicu kelahiran film / gambar bergerak loh..).. Mosok seh manusia berasal dari monyet ??.. Kenapa nggak bikin pembangkit listrik di permukaan bulan aja ?? (silahkan googling: Luna Ring Project Jepang).. Dan lain sebagainya..

Pertanyaan konyol memang seringkali terdengar aneh, absurd, bisa kampungan, atau bahkan lucu.. Tapi ada baiknya kalo kita nggak meremehkannya begitu saja.. Bruce Lee pernah bilang: “Orang bijak bisa belajar banyak dari pertanyaan konyol, dibanding orang bodoh yang mampu belajar dari jawaban bijak..”

Advertisements

6 Comments

  1. “Orang bijak bisa belajar banyak dari pertanyaan konyol, dibanding orang bodoh yang mampu belajar dari jawaban bijak..” —> nancep banget 😀

    Like

  2. Ah, andai suami gw belajar dari bruce lee… suamiku tipe orang yg gak pernah mau jawab pertanyaan bodoh..apalagi pertanyaan yg tdk memerlukan jawaban

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s