All posts tagged: mikir

[baiklah..]

Lagi ngoreksi tugas2 mahasiswa, eh dapet “note” dari seorang mahasiswi yang diselipkan di dalam tugasnya.. Dia cuma mo bilang kalo dunia ini masih butuh lebih banyak lagi orang2 baik.. Sebagai penutupnya dia tulis: terima aja kenyataan, kalo gw itu orang baik.. Hyaaaa… Belom tau aja dia..!! Gwakakak.. Yah, harapan “kenyataan” gw jadi orang baik itu gw aminkan saja.. Karena bisa saja gw nggak sebaik yang dia kira.. Buktinya, bini’ gw masih sering ngomelin gw, dikarenakan sejumlah hal.. Anak gw juga gitu, suka ngomel: “Aah, papap kerja melulu..”.. Dan mungkin masih banyak lagi.. Tentang “baik” ini, gw pernah menyampaikan kepada mereka di kelas.. “Baik” itu bagusnya bergandengan dengan “benar”.. Kalo nggak, kadang bisa berabe.. Contoh: kalo semua mahasiswa satu kelas gw kasi nilai A, pasti gw dibilang baik sama mereka.. Tapi kan itu nggak bener.. Sebar2 fitnah, provokasi, atau berita2 yang tidak sesuai fakta, ada kan yang menganggapnya baik..? Karena itu bentuk “support” atau bahkan “perjuangan (?)” bagi kelompok mereka sendiri.. Tapi apakah itu bisa dibilang benar ??.. Padahal di kitab sucinya sendiri dilarang.. Kemarin aja, …

[Sulap Hoax]

Menurut Lynda Walsh (2007), dalam “Sins Against Science”, istilah Hoax atau kabar bohong itu, sudah ada dari dulu banget.. Disebutkan asal katanya itu “Hocus”, dari mantra yang sering dilontarkan pesulap: “Hocus Pocus”.. Yah, kalo tukang sulapnya orang sini mah ngomongnya “Sim Salabim”.. Nggak tau juga detailnya, kok dari “Hocus” lantas bisa berubah jadi “Hoax”.. Akh, tapi itu nggak terlalu penting.. Yang gw perhatikan sih, koq ya “penggiat hoax” itu rada2 mirip sama korban tukang sulap.. Yaah, kayak2 kena “ilusi” dari pesulap gitu deh.. Hehehe.. Yang bikin & nyebar hoax juga terkesan seperti terkena sihirnya sendiri.. Dikiranya membikin & menyebar kebaikan, padahal yang disebar kemungkaran.. “Sim Salabim..”, Hoax pun tersebar, dan “dimakan”.. Bagi pemakan hoax: dikiranya kenyataan, padahal dagelan.. Akhirnya kita jadi kasian.. Dikiranya dirinya pintar, padahal hanya jadi “mainan” yang lebih pintar.. Bahkan jadi bahan tertawaan mereka, yang serius belajar karena ingin benar2 jadi pintar.. Dikiranya asupan vitamin, padahal micin.. Harapannya nutrisi, eh ternyata tanpa gizi.. Dampaknya nggak instan, tapi lama kelamaan.. Lama2 pola pikirnya jadi kurang optimal, karena mengolah data yang abal2.. Apalagi pemakan …

tauhid sablonan..

Seorang artis ganteng ketangkep memakai dan nyimpen narkoba.. Setelah dia ketangkep, ada sejumlah foto2 masa lalunya yang beredar di medsos.. Salah satunya yang menarik perhatian gw, saat dia menggunakan baju bertuliskan “tauhid”.. Sempet pernah rame, jangankan di baju, tulisan “tauhid” banyak muncul dan dipertontonkan di beragam atribut lainnya.. Nah di situlah sayangnya, hanya tulisannya saja.. Implementasi substansial dari tauhid itu sendiri sepertinya malah tenggelam.. Jujur aja, gw sendiri nggak ngerti2 amat tentang tauhid.. Gw malah merasa belom bisa mengimplementasikan sepenuhnya.. Tapi ya sebego2-nya gw, gw ngerti kalo “pemahaman” tauhid bukan di baju, dan akal bukan di sorban.. Tapi gara2 kasus yang begini ini yang bikin gw tambah kepo.. Akhirnya baca2 lagi dah tentang Tauhid.. Ada banyak buku yang ngebahas mengenai hal ini.. Silahkan pilih saja mau baca yang mana, poinnya adalah diri ini jadi tambah mengerti tentang esensi, dan bukan hanya “kemasan”.. Ternyata buat gw pribadi, bahasan soal tauhid ini bisa dibilang berat (^_^!).. Ada referensi yang menuliskan, Tauhid itu ada 3 jenis.. (1). Tauhid Rububiyah: meng-esakan Alloh dalam perbuatan-Nya.. Seperti mencipta, memberi rezeki, menghidupkan, …

[arti] pekerjaan

“Kalo kerja hanya sekedar bekerja, kerbau di sawah juga bekerja..”.. Tau quotes Buya Hamka yang ini ?? Gw seneng narik benang merahnya ke pemahaman “arti” dari pekerjaan.. Penelitian mengenai “arti” dari pekerjaan pernah dilakukan oleh Dan Ariely dkk (2010), dalam “Upside of Irrationality”.. Sekelompok mahasiswa diberikan balok2 Lego Bionicle (Lego robot).. Mereka diminta untuk bikin robot Lego sesuai manualnya.. Untuk robot pertama yang selesai, mereka dibayar $2.. Mereka boleh membuat robot kedua, ketiga, dan seterusnya, namun dengan bayaran yang makin kecil (dikurangin 11 sen per robot..).. Waktunya, terserah mereka kapan mau udahan, dan mereka boleh membuat robot sebanyak mungkin sesuai keinginan masing2.. Nah, tanpa sepengetahuan para partisipan, Ariely membagi mereka menjadi 2 kelompok.. Pada kelompok pertama, setiap robot2 yang sudah jadi akan ditarok di dalam kotak, dan disimpan.. Nah, pada kelompok kedua, saat mereka selesai dengan robot pertama, dan memulai membangun robot kedua, robot pertama akan dibongkar oleh seorang asisten di depan mata mereka.. Perbedaan yang kecil sih, yang satu disimpan, dan yang satu lagi dibongkar, tepat di depan mata kepala mereka sendiri.. Dengan aturan …

[ke-po-dong]

Di sebuah buku diceritakan: sejumlah peneliti Jepang meneliti buah2an untuk mendapatkan zat bernama methalonids.. Zat ini bermanfaat bagi jantung dan sistem pernapasan, namun sangat sedikit diproduksi didalam tubuh manusia.. Jadi mereka mencoba mendapatkannya dari luar tubuh, melalui buah2an.. Ternyata di buah tin dan zaitun-lah zat itu berada.. Dilalah, hasil yang diharapkan hanya akan tercapai bila mencampurkan kedua buah tersebut dalam komposisi 1 tin dan 6 zaitun.. Dan angka perbandingan tersebut ternyata ada di dalam Qur’an .. Buah tin hanya satu kali disebutkan, sedangkan zaitun disebutkan 6 kali secara tegas (1 kali tersirat).. Gokil ye.. Gw meyakini ada banyak hal di dalam Qur’an, tapi seringkali nggak tau harus berbuat apa.. Yang jelas gw berupaya untuk nggak berpikir kalo kalimat di Qur’an hanya sekedar kalimat atau “teks”.. Yang bisa dikutip sana sini untuk beragam kepentingan.. Tapi ada “konteks”nya, atau bahkan mungkin hal2 lain yang lebih jauh dari itu.. Untuk menuju ke situ, kayaknya “kepo” adalah kuncinya.. Ternyata ber-kepo pun berdampak pada kehidupan seseorang.. Studi Todd Kashdan dari George Mason University, menyimpulkan: mereka yang rasa ingin tahunya besar, …