Month: June 2015

money & creativity..

Ada beberapa orang yang gw tau, dia jadi demikian termotivasi untuk bekarya kalau “ada duitnya”, alias kalo karyanya udah jelas akan dibayar dengan sejumlah uang.. Kalo contoh kasusnya mahasiswa, ya si mahasiswa ini hanya akan sangat bersemangat kalo ngerjain hal2 yang sifatnya “projekan” alias ada duitnya.. Kalo project tugas2 dari dosen, ya gitu deh, karena nggak ada duitnya, jadi melempem abis.. Hehe.. Iya kalee si dosen ngebayar karya tugas mahasiswanya ?!?!.. Seakan2 kreativitas mereka meningkat kalo ada imbalan uangnya.. Euh, ini mungkin kalo versi mereka sih.. Makin ke sini makin banyak pengertian kreativitas, dan makin berkembang pula.. Dari yang dikaitkan dengan ekonomi, cara kerja otak, dan ada juga yang mengaitkan dengan pengenalan diri sendiri.. Apapun pengertiannya, kreativitas selalu terhubung dengan menciptakan sesuatu yang baru.. Namun kreativitas sendiri memang tidak baku, nggak seperti ilmu pasti, malah lebih perlu intuisi dan imajinasi.. Kreativitas bisa diartikan sebagai hasil pemikiran yang tergugah dari pertanyaan, keadaan,  kemungkinan, rasa penasaran, kepo, dan motivasi dari diri seseorang.. Karena itu munculnya kreativitas bisa dibilang nggak selalu karena “uang” di awal.. Bach, Van Gogh, …

Qur’anic Inspiration..

Al Qur’an memang bukan kitab sains.. Tapi isinya bisa sangat menginspirasi bagi mereka yang suka atau bergelut di dunia sains.. Yang jelas untuk bisa terinspirasi dari Al-Qur’an, harus ada proses tafakkur atau berfikirnya.. Ada yang berpandangan, uniknya dorongan inspirasi dari Qur’an itu tergantung dari niat si pencari inspirasi.. Kalo niatnya jelek, ia akan bisa terinspirasi jelek, dan sebaliknya, kalo niatnya baik, ia akan terinspirasi baik.. Jadi orang bisa saja menafsirkan Al-Qur’an untuk kepentingan2 yang sifatnya keburukan berdasarkan niat yang ada di dalam hatinya.. Dasarnya ya ayat berikut QS. At Taubah (9): 124-125;  Dan apabila diturunkan suatu surat (Al Qur’an), maka di antara mereka (yang munafik) ada yang berkata: “Siapakah di antara kamu yang bertambah keimanannya dengan (turunnya) surat ini?” Adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah keimanannya, dan mereka merasa gembira. Sedangkan orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit (berniat jahat), maka dengan surat itu bertambah keingkaran mereka, disamping keingkarannya (yang telah ada), dan mereka mati dalam keadaan ingkar. Kalo yang niat jelek, yah mungkin para ektrimis yang senengnya bunuh membunuh itu, atau …