me|write, think sotoy
Comments 3

innocent vs naive..

MInnocent YES, naive NO.. Begitu tulisan pembuka review sebuah komoditi minuman bermerk innocent asal Inggris yang cukup sukses, sampe2 Coca Cola Company pun turut berinvestasi di merk itu.. Tapi kali ini, yang lebih menarik buat gw itu ya kalimat pembuka dari reviewnya: Innocent yes, naive no..

Innocent dan naive bisa berkesan punya makna yang agak dekat.. Namun kalo dicermati lebih dalam, ternyata innocent cenderung lebih ke hal2 yang bersifat positif.. Innocent sering kita ketahui artinya adalah nggak bersalah atau tanpa dosa.. Dalam kamus, ada yang mengartikan innocent dengan uninformed, not causing physical or moral injury, free from moral wrong, without sin, dan sejenisnya.. Pendek kata polos gitu deh..

Nah kalo naive ternyata cenderung lebih ke hal yang sifatnya negatif.. Ada kamus yang mengartikan naif itu nggak cukup berpikir, lack of experience, percaya begitu saja tanpa mempertanyakan benar atau salah.. Bahkan di KBBI, naif bisa berarti bodoh dan nggak masuk akal.. Singkat kata lugu kali yee..

Innocent YES.. Setuju banget.. Orang2 innocent, akan bertindak tanpa rasa bersalah (takut salah), meski kurang informasi tetap saja bertindak, namun tetap dalam koridor tidak menyebabkan “luka” fisik ataupun moral.. Makna kamus dari kata innocent bisa jadi masuk dalam salah satu ciri dari orang kreatif, yang selalu polos untuk mencoba suatu hal yang baru tanpa merasa bersalah..

Mengapa naive NO ??.. Banyak gw perhatikan orang muda cenderung punya sifat naif ini.. Ya sesuai makna kamusnya: “lack of experience”, kebanyakan yang kurang pengalamannya adalah orang muda.. Ingin jadi sukses luar biasa tapi disiplin diri saja nggak punya, kerja standar biasa alias teng-go (jam 5 teng langsung go), mudah percaya begitu saja pada informasi bersifat ‘katanya’, pengen termotivasi tapi malah baca2 quote galau mendayu2, dan kalo ada yang nggak beres sering menyalahkan faktor luar diri ketimbang di dalam diri..

Ya ini sesuai dengan makna kamus dari naif: nggak berpikir, nggak masuk akal, dan nggak mempertanyakan mana yang benar dan mana yang salah..

Tapi kasus beredarnya rekaman dewan yang katanya terhormat yang belakangan ini lagi rame malah bikin makna kamus ini jadi terbalik.. Dia pikir publik begitu naif, percaya saja kalo “nggak ada apa2” di rekaman itu, meski niat beli private jet, dan maen golf bareng sudah jelas2 terlontar dari mulut.. Naif kan nggak berpikir ya, masak sih kita nggak mikir yang macem2 kalo ada pejabat ngomong begitu.. Emang kita naif ya ??.. Haha..

Dan anehnya, si pelaku malah berkesan & bilang innocent, alias “saya tidak bersalah”… Padahal makna kamusnya innocent itu: nggak menyebabkan luka fisik atau moral.. Aneh, nggak sadar kalo moralnya udah terluka.. Terus menyebabkan luka fisik ??.. Itu tinggal soal waktu.. Kalo diterusin tuh project mengenyangkan perut diri, sudah bisa dipastikan akan banyak rakyat yang kelaparan / menderita secara fisik nantinya..

Harusnya, si pelaku yang naif, dan rakyat yang innocent kan ??..
Yaah, di negeri ini, rasanya yang berduit memang lebih bisa pegang kuasa dan kendali.. Mungkin aja, suatu saat nanti mereka akan bayar yang bikin kamus supaya arti kata dari innocent dan naive dibalik aja.. (^_^)..

Advertisements

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s