All posts tagged: brain

sinergis-iqra’..

Otak bekerja secara sinergis.. Jadi apa2 yang masuk ke otak, akan “bersinggungan” dengan apa yang sudah kita ketahui selama ini.. Kaitannya sama mendapatkan ide gimana ??.. Untuk pencetusan ide, gw paling suka dengan analogi kelereng.. Ibaratnya, isi otak kita adalah kelereng2 listrik, dan masing2 butir kelereng merupakan satu informasi/pengetahuan yang sudah kita ketahui.. Saat ada informasi baru masuk, maka satu butir kelereng baru pun masuk.. Apa yang terjadi saat otak seseorang PENUH dengan kelereng, lantas dimasukkan satu atau lebih kelereng lagi ??.. Kelereng baru tersebut akan menggeser kelereng2 lain, dan menyebabkan kelereng2 yang sudah ada saling beradu / bersinggungan satu sama lain.. Nah, saat kelereng2 saling bersinggungan, keluarlah percikan2 listrik akibat “beradu” itu.. Dan percikan itulah yang disebut IDE.. Itulah kenapa referensi, dan “koleksi” menjadi perlu.. Seorang komikus legendaris umumnya referensi / koleksi komiknya juga banyak, atau seorang pembuat film mumpuni, koleksi filmnya juga banyak, dan seorang ulama sejati koleksi buku2nya pun banyak.. Hal tersebut seakan “mempermudah” mereka untuk mencetuskan ide2 baru atau pemikiran2 yang berbeda saat menyerap informasi2 baru.. Sebaliknya, kalo kelereng di dalam …

sinergi-di-otak

Udah beberapa kali gw “left” dari grup WA yang kontennya berseliweran nyinyiran, hoax, dan berita2 negatif lain.. Yah, gw males aja baca2 begitu, bikin otak jadi mikir nggak bener.. Mau ngingetin juga males.. Pernah coba, eh malah dibilang bodoh.. Hyaha.. Menurut Toni Buzan, pencetus konsep mind mapping, salah satu prinsip kerja otak adalah repetisi.. Apa2 yang berulang diinput ke otak, akan “nempel” di situ.. Termasuk respon kita atas informasi yang masuk, bisa nempel menjadi kebiasaan.. Misal, seseorang dapet info “nyinyir” terbaru, lantas emosi menanjak, langsung deh jari cepet banget mencet tombol share.. Rentetan aktivitas tersebut seakan membuat “sirkuit” baru di otak, dan akan makin lancar jaya kalo terus berulang.. Emosi atas nyinyir makin cepat, jari2 makin luwes, dan akhirnya hoax pun menyebar melebihi kecepatan cahaya..(Hyahaha..) Awalnya ilmuwan beranggapan bahwa proses berpikir kita seperti prinsip matematis sederhana.. Jadi jika kita nambah satu data baru ke dalam otak, seperti hanya menambah satu bahan ke gudang penyimpanan.. Di pertengahan abad 20, ditemukan bahwa cara kerja otak tidaklah seperti itu.. Otak bekerja secara sinergis. Dalam sistem sinergis, 1 + …

ter-ikat akal..

Sebenarnya apa sih maksud dari kata “orang yang berakal” di dalam Qur’an ??.. Apakah mereka yang berpendidikan tinggi ?? Tapi ada yang berpendidikan tinggi, doyannya “makan” hoax dan nyebar hoax, bahkan melakukan korupsi, berjama’ah pulak.. Padahal berpikir korupsi = mencuri = dosa, adalah hal yang sangat sederhana.. Mosok udah sekolah tinggi mikir gitu aja nggak nyampe’ ??.. Apakah mereka berakal ??.. Jelaasss, wong udah S1, S2, bahkan udah sampe S9+ (Hyahaha, ini hape apa orang ?!?.).. Tapi kenapa perilakunya seperti itu ??.. Sejauh ini, jawaban paling memuaskan gw dapet dari Prof. Quraish Shihab di buku “Logika Agama”.. Beliau membahas dari kata “akal” itu sendiri, yang berasal dari bahasa Arab: aqala, ya’qilu, aqlan.. Pakar berpendapat, makna dari ketiganya berkisar pada “menghalangi”, dan dari sana lahir kata “iqal” yang artinya “tali”.. Kenapa “menghalangi” dan “tali” ??.. Orang2 arab biasanya menggunakan kain yang menutup kepala mereka, dan supaya nggak mudah jatuh atau terbang tertiup angin, dipakaikanlah atau dililitkan tali hitam (iqal) untuk mengikat kain tersebut.. Jadi maksudnya, tali itu untuk “menghalangi” si kain kepala supaya nggak “kabur”, sebagaimana …

pain and brain..

Gw pernah ketemu orang yang kayaknya sih, sakitnya gara2 pikirannya.. Mungkin karena depresi, atau hal2 lain yang membuat isi kepalanya jadi mumet banget.. Pernah suatu malam ni orang ngerasa sakit.. Sambil berbaring di tempat tidurnya dia bilang “Gimana inii, badanku kok nggak enak banget ya, huu, kayak mau matii..”.. Yaah, dan banyak lagi keluhan yang mengarah ke situ.. Sampe kasian ngeliatnya.. Terus saat itu dia minta tolong untuk dipanggilin ambulans dan dibawa ke rumah sakit.. Gw dan beberapa orang yang ada di kamar itu segera mencoba menenangkan dirinya.. Tapi ya gitu, tetep masih agak maksa dipanggilin ambulans.. Akhirnya ditawarin dibawa ke klinik aja, untuk diperiksa, nggak perlu jauh2 ke RS.. Kebetulan di deket rumah ada klinik yang gw anggap dokternya cukup oke dan teliti.. Walhasil, dia pun setuju dibawa ke klinik.. Lantas, yah gw anter deh tuh orang ke klinik ditemani bini’ gw.. Sesampainya di klinik, dia cerita keluhannya apa aja.. Dokter pun memeriksa dengan seksama.. Hasilnya, tekanan darah, detak jantung, perut, dan lainnya kesemuanya normal.. Sebelumnya dulu juga pernah tes macem2, dan hasilnya normal.. …

awasiotak..

“Dan pada dirimu sendiri, apakah kamu tidak memperhatikan ?” (QS.51:21).. Buat gw, salah satu yang menarik perhatian pada diri ini adalah otak.. Karena cara bekerjanya, masih sangat penuh misteri.. Ada sebuah kisah nyata.. Pernah ada pria yang bekerja di perusahaan pengemasan daging.. Jadi orang ini pekerjaannya memasukkan daging yang sudah dikemas ke dalam gerbong2 kereta api.. Setelah penuh, maka pintu gerbong akan ditutup rapat supaya dagingnya awet, dan kemudian langsung berjalan dikirim ke kota lain.. Suatu hari, ia menjalankan pekerjaannya seperti biasa.. Namun apes, entah gimana, saat mengisi gerbong terakhir, pintu gerbongnya tiba2 tertutup.. Ia menggedor2 pintu minta tolong, tapi nggak ada yang mendengar.. Lantas kereta pun berjalan.. Ia sudah berpengalaman 20tahun di situ.. Jadi dia tahu persis jumlah oksigen yang tersedia di dalam gerbong itu, dan berapa lama waktu yang tersisa untuknya sebelum kemudian akan mati kehabisan oksigen.. Dia juga tahu persis gejala2 yang akan terjadi pada tubuhnya saat kekurangan oksigen.. Dengan bermodal senter gantungan kunci yang kecil, dan buku jurnal di saku celananya, ia menulis pesan untuk keluarganya.. Keesokan harinya, kereta sampai di …