Latest Posts

mik komik…

dua minggu yang lalu… gue nginterview calon karyawan buat kantor… cewek, berjilbab, dan termasuk lulusan terbaik dari Univ. Paramadina… ngeliat portfolionya cukup lumayan… terus ngobrol-ngobrol biasa ajah…sampe ujung-ujungnya gue iseng nanya… “suka komik nggak ?”…. eh dia jawab suka banget… koleksinya udah sampe 3000an judul.. Gelo !!… terus dengan modal jumlah komik yang bejibun itu dia coba buka2 usaha penyewaan komik di bilangan srengseng sawah…

Satu lagi nambah temen yang doyan komik dan berprestasi… gue jadi mikir, apa ada kaitannya yah antara banyak baca komik ama kecerdasan ?? soalnya dari jaman kuliah akuntansi kenal sama orang-orang yang maniak komik, biasanya IPKnya tinggi-tinggi… ada juga yang kalopun IPnya nggak tiga koma, setelah lulus dia ambil kuliah desain lagi, eh tugas akhirnya dapet A… orang jepang yang perbulannya bisa terbit bejibun komik perasaan bukannya tambah bodo tapi makin pinter… hehehe…

sayangnya di sini komik punya stereotype negatif… bikin anak males belajar lah, bikin kelakuan nggak bener lah dan lain sebagainya.. bahkan kite-kite yang “tua’an” kalo baca komik sering dipandang aneh… kalo yang gue dan temen gue pernah alamin sendiri dibilang “kayak anak kecil aja lu masih baca komik..!!’… atau “buang-buang duit ama waktu aje lu baca-baca komik..!!”… baca komik saat antri di bank atau di dokter pun gue masih merasakan adanya “hawa tatapan aneh” yang tertuju ke gue… tapi emang kadang kalo pas gue cekikikan ndiri lagi baca komik, tatapan itu gue anggep hal yang mahfum lah… kekekeke….

mengutip artikel di kompas.com, di negri ini “komik emang masih dipandang sebelah mata”…. padahal komik adalah sebuah media potensial untuk nyampein pesan… Menurut Will Eisner, seorang komikus Amerika yang sukses, komik merupakan montase kata dan gambar dimana seorang pembaca harus melatih kemampuannya dalam menginterpretasikan hal-hal yang secara verbal dan visual bersamaan. Rezim seni (seperti perspektif, komposisi, sapuan kuas) dan rezim literatur (seperti: tata bahasa, plot, sintaksis) keduanya menjadi saling terataskan, Membaca komik adalah sebentuk upaya melakukan persepsi estetik (keindahan) dan pengejaran intelektual…

Gile nggak tuh… memang sih, beberapa artikel yang gue temuin di dunia maya untuk bahan riset UAS dan Midtes kemaren masih ada yang pro terhadap komik.. seperti misalnya artikel “manfaatkan.komik.anak.pun.berkembang” dan ini “Mari Membaca Komik”... yang jelas sayang banget komik di sini masi jadi industri yang belum besar.. padahal potensinya luar biasa… sampe yang sebelumnya kita sendiri gak terpikir… contohnya di tahun 2008 kemaren Doraemon jadi Duta Besar di Jepang untuk menyebarkan budaya jepang ke negara-negara lain… gokil dah…

siapa yang mengira coba’, karir Doraemon jadi sedemikian tinggi… awalnya cuman dari sebuah bentuk seni yang turut mendukung tumbuhnya budaya yang dianjurkan Rasulullah sejak dulu.. IQRA’ !!!

10 Fakta Tentang Mimpi

Description:
Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Apakah kita tahu sebenarnya sepanjang waktu kita bermimpi, meski disaat kita sedang bangun , hanya saja proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :

Ingredients:
copy paste sajah…

Directions:
Orang Buta Juga Bermimpi
Orang yang terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar-gambar” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yang mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu
Sekitar 5 menit setelah kita terbangun, kita akan segera melupakan 50% dari mimpi kita, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpi kita akan terlupakan. Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yang indah, lalu dia segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-tiba ada orang yang datang kerumahnya. Setelah urusan dengan orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tidak berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai. Puisi yang tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris. Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yang mereka alami.

Semua Orang Bermimpi
Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ), mimpi antara pria dan wanita berbeda dan beda pula reaksi fisiknya. Pria cenderung bermimpi tentang pria lain sedangkan wanita mimpinya cenderung berimbang memimpikan soal pria atau wanita lain.

Mimpi Mencegah Gangguan Emosi
Pada penelitian mengenai tidur baru-baru ini, percobaan pada orang yang dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-tanda gangguan emosi lainnya. Jadi kita jangan sering-sering begadang dari malem sampai subuh, lama-lama bisa sakit jiwa ntar.

Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita
Disebut “Dream Incorporation” dan kita pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi seperti ini, kita rasanya haus banget etrus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi, minum lagi, haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita memang lagi kehausan. Contoh yang lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis, setelah kita bangun ternyata beneran pengen pipis.

Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh (sementara)
Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita tidak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangkan saja kalo kita mimpi dikejar massa, kalo kaki kita tidak lumpuh (sementara) bisa-bisa kita lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran sama satpam. Ada hormon yang dihasilkan saat kita tidur yang membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-lama lumpuh (sementara).

Kita Hanya Memimpikan Apa Yang Kita Ketahui
Seringkali kita bermimpi berada di tempat yang asing dan ketemu dengan orang-orang yang tidak kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenarnya semua itu itu sudah pernah kita lihat cuma kita sendiri tidak mampu untuk mengingatnya lagi. Mungkin kita pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yang mau bunuh kita, tapi mungkin saja dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun. Sepanjang hidup kita sudah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak tidak akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yang akan direplay dalam mimpi kita.

Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat
Apa yang kita lihat dalam mimpi sebenarnya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita itu kreatif banget saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita (padahal semuanya sumbernya ya dari semua yang udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yang sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yang tertarik dengan buku tafsir mimpi.

Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna
Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kayak tipi aja).

Kita Juga Cenderung Mengalami Mimpi Dengan “Tema” Yang Sama, yaitu:
Mimpi di sekolah,
Mimpi dikejar-kejar (mending kalo dikejar-kejar sama cewek tapi ceritanya jadi maling ini),
Mimpi lari dalam gerak lambat atau lari tapi tidak maju-maju (padahal ada kereta api mau lewat) atau mimpi basah (mimpi paling seru ini, ha..ha..ha..),
Mimpi jadi super hero,
Mimpi bisa terbang,
Mimpi pacaran sama orang yang kita incer (biasanya yang mimpi ini jomblo, ha..ha..ha..)
Mimpi ketemu orang yang sudah meninggal, dll.

Mimpi Kita Seperti Nyata
Kalo kita terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.

Saat kita mendengkur atau ngorok kita tidak sedang bermimpi. Dan bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun. Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yang jauh lebih sering daripada orang dewasa. Itu jadi jawaban kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dari tidurnya.

copas dari seneh: http://coretanq.wordpress.com/2009/04/22/10-fakta-tentang-mimpi/

kata dia kuncinya bersatu…

di sebuah kaijan islam, si pembawa materi mempermasalahkan kenapa umat Islam sekarang kalah dalam beragam aspek… menurut dia adalah karena umat islam sekarang tidak bersatu…. yang penting adalah bersatu bersatu bersatu !!… begitu sih kalo gue tangkep maksutnya dia… diantara peserta ada seh yang agak-agak kurang sreg dengan pendapatnya, …termasuk gue…

kalo gue pikir, emang bener seh ada masalah dalam persatuan.. tapi bukan disitu inti permasalahannya… akar permasalahannya kalo menurut gue yang harus ditemuin solusinya itu adalah KENAPA umat kok nggak bersatu ?? kalo cuman sampe masalah pokoknya bersatu !!!… yeee… nggak segampang itu kalee… kalo bersatu itu semudah orang muhamadiyah dateng ke orang NU terus “tok tok tok… hallooo N.UUUU… kita bersatu yuuukkk…”… udah daru dulu kalee umat islam bersatu dan bahkan mungkin bisa terbentuk dalam beberapa partai saja….

tapi pada kenyataannya kan lain… dubutuhkan kedewasaan untuk bisa bersatu… selain itu, karena gw bersenggolan sama akademisi, gue pernah denger seorang temen gue yang seorang dosen bertanya sama calon profesor… “pak… di level mana sih pak yang biasanya membedakan antara lulusan S1 dan S2..” .. lalu dijawab begeneh..”biasanya seorang S2 lebih bisa menghargai perbedaan pendapat… karena udah terbiasa dengan beragam teori-teori yang berbeda, bahkan bertolak belakang sekalipun… tanpa harus ngotot dirinya lah yang paling benar… “

secara gak langsung rasanya gue menangkap adanya benang merah antara luasnya ilmu seseorang, kedewasaan, dan menghargai perbedaan pendapat.. di level anak SD, perbedaan pendapat bisa jadi berantem, maen pukul buat rebutan maenan dan sangat sulit ngasi win win solution… di SMP SMA hampir sama… tawuran dan memperebutkan sesuatu akibat perbedaan yang nggak jelas model rebutan cewek atau zona kekuasaan bisa jadi masalah… di level mahasiwa, kasus yang samapun masih bisa terjadi… maen hajar tanpa berpikir jernih akibat beda pemikiran… padahal kalo kita mau naik ke tingkat yang lebih tinggi dan melihat masalah-masalh itu dari atas atau dari luar… semua bisa diselesaikan baik-baik…

gue rasa hal yang sama bisa terjadi sama umat… saat kita pada ngeributin perbedaaan kasus bid’ah, subuh pake qunut atao kagak, atau maulid nabi tuh bid’ah pa kagak… di negri sebrang sana orang lain udah pada diskusiin cara bikin roket ke luar angkasa… beberapa peserta kajian temasuk gue berpendapat kalo akar masalahnya adalah kita neh masih kurang elmu… ilmu agama emang perlu dikuasai, tapi itu aja belum cukup… ilmu Allah kan luas banget, termasuk iptek dan elmu laen… wawasan seseorang gue rasa ngaruh dengan cara dia menanggapi perbedaan pendapat… makin luas wawasan dan ilmu, makin banyak sudut pandang untuk liat masalah… dan solusi yang paling oke pun bisa didapet, karena masalah akan terlhat dan terurai sampe ke akar-akarnya….

hhhhhhh…. lagi-lagi sotoy gue keluar…

STMJ..

meski gue udah lama liat dan tau, gue masih heran kenape ada aja orang model begeneh… di musholla jadi imam, begitu diluar mabok-mabokan.. nggak cuman satu dua aja seh orang yang gue tau idupnya model begeneh… sholat terus maksiat jalan alias STMJ… kan katanya sholat itu mencegah perbuatan munkar… ada yang bilang itu pasti sholatnya mereka yang nggak bener… kalo gue pikir seh, bukan sholatnya yang salah, tapi orangnya… sholat mah dari dulu sampe sekarang yah begitu-begitu ajah…

mungkin yang patut dipermasalahkan itu motivasi atau niat orang itu untuk sholat… dalam teori psikologi, motivasi ada dua macem, motivasi eksternal dan motivasi internal… yang gue curiga seh, motivasi sholat orang-orang model begeneh jatohnya motivasi eksternal… biar dibilang alim, biar orang lain pikir dia amanah dan nggak bokis, supaya orang lain pikir dia sudah ngerjain kewajiban… mbok ya dipikir lageh gituh siapa yang dia sholatin, dan kenapa sih salah satu rukun kita tuh ada yang namanya sholat… Islam kan bukan cuman sholat… ada kewajiban, ada larangan… kalo kewajiban dilakonin, larangan dibablas ya sama juga bodong…

secara bahasa, sholat itu artinya do’a… buat orang yang udah mumpuni, sholat udah jadi kebutuhan… buat yang model STMJ, mungkin sekedar kewajiban seperti harus punya KTP… yang penting punya… sholat, yang penting ngelakuin… buat apa yah nggak ngerti… mo ngepek apa nggak ya kagak ngurus… kalo yang sering gue liat model STMJ begini sih… mungkin karena pergaulan gue kali yee… biasanya loh yaa… orang-orang yang berkecukupan… eksmud yang dunianya “dapet”… nggak punya masalah dengan materi… yah, mungkin memang itu yang mereka cari… dunia… abis capek cari duit… YAHOOOYY !!! party party party !!! minum nyok pren… tapi jangan ampe mabok ya coy….!!! tapi gue yakin, orang-orang yang pas-pasan, atau tidak berkecukupan juga ade yang idupnya kayak gitu…

yang gue gak abis pikir, apa seh sebenernya do’a orang-orang model begene di dalem sholatnya ??

—————————————————————————————————————————————-

(*wah-waahh… rasanya malem ini sotoy gue lagi mendominasi….)

14 Negara Terkorup Asia 2009

Description:
yaaah… pokoke masih banyak PR ajah buat yang menang pemilu sekarang…

Ingredients:
copy paste sajah…

Directions:
Bagi para pengusaha iklim usaha dan investasi sangatlah penting untuk menggapai kesuksesan,tidak sampai disitu saja tujuan utama untuk menjalankan Peluang Usaha selain mengamankan investasi, adalah bagaimana caranya usaha tersebut berkembang dangan baik tanpa harus mengeluarkan biaya-biaya yang tidak perlu.

Tentunya iklim usaha yang sehat di impikan oleh banyak kalangan pebisnis atau pengusaha,hal ini pun berlaku di Negara Indonesia,namun sayangnya Negara Indonesia dipersepsikan sebagai negara terkorup di Asia,kok bisa demikian?

Publikasi 14 Negara terkorup yang baru kemaren disiarkan oleh sebuah perusahaan konsultan yang bermarkas di Hongkong, Political and Economic Risk Consultancy (PERC). Publikasi daftar negara terkorup itu dilakukan hari Rabu (8/4) di Singapura.

PERC menyusun daftar tersebut setiap tahun. Dasarnya adalah survei yang dilakukan dengan menjadikan para pebisnis asing di setiap negara yang disurvei sebagai responden,daftar tersebut disusun untuk mengukur iklim investasi, apakah baik atau buruk. Salah satu indikator yang dijadikan sebagai pengukur iklim investasi adalah faktor korupsi.namun daftar PERC itu kontroversial, kontradiktif sekaligus bisa diperdebatkan.

Untuk mengetahui Negara-negara mana yang terkorup,simaklah ke 14 Negara Terkorup di Asia :

1. Indonesia Skor 8,32
2. Thailand Skor 7,63
3. Kamboja Skor 7,25
4. India Skor 7,23
5. Vietnam Skor 7,11
6. Filipina Skor 7,0
7. Malaysia Skor 6,7
8. Taiwan Skor 6,47
9. China Skor 6,16
10. Macau Skor 5,34
11. Korea Selatan Skor 4,6
12. Jepang Skor 3,99
13. Hongkong Skor 1,89
14. Singapura Skor 1,07

2 Pembanding Negara Besar Terkorup:

1. Amerika Serikat Skor 2,89
2. Australia Skor 2,40

Indonesia, dalam sejarah penyusunan peringkat daftar negara-negara terkorup, tidak pernah berada dalam kategori negara terbersih. Jika ada perbaikan, secara umum posisi Indonesia selalu masuk kategori terburuk.PERC, biasanya melakukan survei dengan responden pebisnis asing atau ekspatriat yang ada di Indonesia. ”Mereka tentunya berurusan dengan masalah perizinan, keimigrasian, bea dan cukai, kepolisian, dan lainnya,” (seperti juga tersiar di kompas cetak)

Kalau sudah demikian berarti apakah jika kita menjalankan usaha di Indonesia mempersiapkan dana-dana ‘siluman’?sahabat yang bisa merasakan dan menilainnya,pilihan tak banyak namun dengan kesungguhan berusaha di iringi filosfi usaha rintangan ini dapat kita halau dengan baik.

diambil dari sene neh…
http://www.kreditmart.co.id/2009/04/14-negara-terkorup-asia-2009.html