me|write, spiritual
Comments 8

Ulama canggung versi Hamka..

Untitled-1Makin aneh2 aja ya sekarang ini soal haram mengharamkan.. Pas Pemilu kemaren ada yang bilang milih salah seorang capres itu haram.. Ada yang bilang hormat kepada bendera merah putih haram.. Bikin peringatan Maulid Nabi haram juga.. Padahal kalo dampaknya positif, gaung kisah & nilai2 kebaikan Rosul makin “viral”, kan tambah bagus ya ??

Ada juga di sebuah acara tivi yang artis mendadak ‘ngustad’ pernah bilang: kalo ngirim Al-Fatihah untuk orang yang sudah meninggal itu bid’ah.. Dulu Rosul nggak pernah melakukan.. Dan katanya juga, kalo kirim2 Al-Fatihah dan do’a ke orang2 yang sudah meninggal itu nggak akan sampai.. Kalo gw sih sama sekali nggak berani ngomong sebuah bacaan atau do’a nggak akan sampai, atau nggak akan terkabul.. Karena terkabul / sampai atau tidaknya sebuah do’a itu mutlak hak Alloh semata.. Mosok manusia mau menandingi Alloh ??..

Terus ada juga yang lebih aneh.. Kuliah di ITB dibilang haram.. Karena logo ITB menyerupai Dewa Ganesha yang notabene milik orang Hindu.. Problem semiotika neh..  Dan ternyata, yang ini cuma humor satir yang dianggap serius.. Hyaha..

Ngucapin selamat natal juga katanya haram.. Sementara menurut Quraish Shihab, selama di mesir, beliau kenal dan sering membaca di koran kalo Ulama2 Al-Azhar berkunjung pada pimpinan umat kristiani dan mengucapkan “Selamat Natal..”

Perayaan tahun baru 31 Desember pun meski bentuknya dzikir dan renungan masih ada aja yang bilang haram.. Padahal apa salahnya dzikir dan merenung bersama di tengah malam di penghujung tahun ?? Kan malah bagus untuk evaluasi diri, dan berdo’a untuk kebaikan di tahun depannya.. Alasannya: kalo menyerupai suatu kaum, dia jadi bagian dari mereka..

Mungkin bisa dibilang sebagian besar manusia di dunia ini merayakan tahun baru dengan cara2nya sendiri.. Sama2 merayakan kan nggak identik dengan menyerupai.. Si A makan pisang, monyet juga makan pisang.. Sama2 makan pisang, apakah si A menyerupai monyet ??. Kan nggak toh… Namanya beda, akal pendidikan beda, keyakinan masing2 beda, budaya dan latar belakang beda, personalitas beda, kok dibilang menyerupai ??.. Kalo mau “fair” jangan pake facebook atau ngeblog dong.. Karena yang bikin dan yang menggunakan pada awalnya kan orang2 yang mereka sebut kafir itu.. Kalo fesbukan juga, ya berarti menyerupai kafir juga, dan jadi bagian dari mereka..

Tapi kemaren pas pemilu (mungkin sampe sekarang) kok fitnah / jelek2in orang lain malah boleh, dan  bertubi-tubi lagi.. Padahal di Al Qur’an jelas2 dibilang jangan.. Terus ada juga kemaren itu yang bilang: nggak apa2 korupsi, yang penting seiman.. Padahal jelas2 mencuri / mengambil hak orang lain itu dilarang.. Gimana sih ?? Kok jadi kebolak balik gini..?? hehe.. Gw bukan ustadz, gw hanya orang biasa yang penasaran sama agama gw sendiri.. Dan buat gw pribadi ini hal yang aneh..

Ini gw mau sharing sesuatu.. Satu paragraf yang bisa “nyangkut” dengan fenomena sekarang.. Gw kutip langsung dari bukunya Buya Hamka yang “Falsafah Hidup” (1984), diterbitkan oleh Pustaka Panjimas di halaman 55.. Beliau menggunakan istilah Ulama canggung:

“Ulama canggung, yang setengah matang.. Sebagai seorang yang bukan apoteker mencoba mencampur obat, disangkanya akan jadi obat, kiranya jadi racun.. Ulama begini bernama Ulama ‘us su’.. Yaitu yang menghalalkan yang haram, dan mengharamkan yang halal.. Atau diambilnya ilmu itu untuk menjadi jerat, sehingga orang yang termasuk ke dalam tiada harapan akan keluar lagi.. Atau digunakan ilmunya untuk memutuskan tali kasih sayang, atau diambilnya ilmu menjadi kuda-kuda pencapai kemegahan dan mencari nama.. Ilmu begini, lantaran terletak pada batin yang rusak, tentulah akan menghasilkan kerusakan pula.. Oleh sebab itu maka sebelum suatu ilmu dituntut, janganlah dilupakan kemana tujuannya..”

Advertisements

8 Comments

  1. aslm. mas, saya dah lama nih sering baca blgnya mas. saya liat, blog nya mas ini, gambarnya lucu2 ya… kalo blh tahu, mas dpt darimana ya gambarnya? ato dibikin sendiri ya? penasaran saya. wkwkkwk

    Like

    • Wa’alikum salam.. Gambar2nya itu semua saya bikin sendiri kok.. Kecuali yang di kolom komentar kayak di sini yg bisa gerak2.. Itu memang nyomot banyak di situs emoticon gratisan.. Tengkyu yaa udah sering baca2 blog sayaahh.. hehe..

      Like

      • wkwkwk. sip mas. mantap. btw, kalo sibuk, kapan tu mas bikin gambarnya? ada aplikasinya gtu?
        soalnya saya kalo ngeblog, kbykan saya pake gambar sendiri..

        Like

        • Kalo sibuk ??.. Mmmm.. Sebenernya bikin gambar kayak yang sering ada di blog ini nggak terlalu lama kok.. Bagi mereka yang cukup sering latihan bertahun2, atau bahasa kerennya “skilled”, paling cuman butuh hitungan menit.. Hampir semua gambar yang ada di sini dibuat dalam waktu kurang dari 15 menit.. Paperless memang.. Software gambar yang sering saya gunakan itu ArtRage & Adobe Photoshop..

          Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s