All posts tagged: kreativitas

Go DaiGo !!

Pernah denger nama Daigo Umehara ??.. Kalo bukan penggemar game Street Fighter (SF), hampir bisa dipastikan nggak akan kenal nama ini.. Yang doyan main SF pun belum tentu tau nama ini kalau nggak memperhatikan perkembangan turnamen SF di kancah internasional.. Media Jepang sering menyebut Daigo sebagai “2D Kakutō Gēmu no Kami”, atau Dewa game fighting 2D.. Ini orang emang jago banget maen game fighting 2 dimensi, terutama game Street Fighter.. Karir sebagai gamer profesionalnya berawal di umur 10 tahun (sekarang usianya 35), saat mesin game Arcade lebih berjaya ketimbang console.. Usia 13 tahun, dia mulai rajin ikut2 lomba & turnamen.. Dan di usia 17 tahun (1998) Daigo ikutan turnamen nasional Street Fighter yg diselenggarakan oleh CAPCOM selaku publisher dari game tersebut.. Kemenangan membawanya pergi ke Amerika untuk melawan jawara nasional dari sana.. Dari 3 pertandingan, Daigo menang dengan score 2-1 setelah awalnya kalah dulu.. Sejak saat itu popularitasnya pun melambung di dunia persilatan Street Fighter.. Sampai tahun 2010, Daigo mampu memenangkan 15 turnamen Street Fighter nasional dan internasional.. Atas prestasi tersebut, namanya berhasil tercantum dalam …

bintang yang jatuh..

Tahu Bernard Loiseau ??.. Dia ini seorang chef terbaik di zamannya.. Punya beberapa restoran terbaik di Paris, menerbitkan beberapa buku masak, dan memproduksi merk makanan beku sendiri.. Restoran2 miliknya dirating tinggi oleh banyak buku & majalah.. Buku panduan restoran terkemuka di Eropa yang “pelit nilai” Guide Michelin pun, memberikan 3 bintang pada salah satu restorannya.. 3 bintang dari Guide Michelin adalah barang langka.. Namun di puncak masa jayanya (tahun 2003), si Bernard malah bunuh diri.. Aneh ya ??.. Sebelum lanjut cerita Chef yang aneh itu, simak dulu cerita si profesor berikut ini.. Namanya Carol Dweck.. Dia ini seorang profesor psikologi dari Stanford University yang penasaran mengenai mindset.. Berdasarkan beberapa studinya, ia menyatakan bahwa ada dua tipe mindset: yakni fixed mindset, dan growth mindset.. Dalam suatu studinya ia membuat pertanyaan2 pada mahasiswa2 yang baru masuk kuliah bahasa Inggris di Hong Kong.. Ia melalui pihak fakultas menawarkan kursus tambahan peningkatan kemampuan untuk mahasiswa2 baru yang dinilai kurang fasih berbahasa inggris.. Sebelumnya “calon2” yang akan ikutan kelas tersebut diberikan sejumlah pertanyaan.. Dengan menjawab setuju atau tidak, dari sekian …

memperhatikan bosan..

Udah 8 tahun lebih gw ngeblog, tapi nggak tau kenapa, nggak ada rasa bosan untuk ngeblog yang muncul.. Kalo dalam seminggu nggak ada postingan sama sekali, itu bukan berarti gw bosan.. Tapi lebih ke rasa males gw yang lagi menang, atau kesibukan kerjaan maksimal yang bikin otak gw jadi “gosong”.. hehe.. Lantas gw pun jadi kepo, emang bosan secara science tuh gimana sih ??.. Kalo dari sudut pandang otak, Scheneider dkk (2007)  dalam “A Qualitative Examination of Risk Among Elite Risk Adventure Racers” – Journal of Sport Behavior, menyatakan: orang yang sedang bosen itu punya zat dopamine dalam jumlah rendah di dalam otak.. Dopamine ini zat yang bertanggung jawab untuk memberi rasa joy & excitement, yang bisa didapat dari mengerjakan suatu hal yang baru.. Jadi, salah satu cara menghilangkan rasa bosan, ya temukanlah “kebaruan”, baik itu dalam hal baru, maupun cara2 baru dalam melakukan pekerjaan sehari2.. Supaya kadar dopamine di dalam otak jadi naik.. Gosline (2008), dalam artikelnya “Bored ??” – Scientific American menemukan, ternyata orang yang frontal cortex di otaknya mengalami gangguan, lebih beresiko …

terjajah oleh “atau”..

Jangan pernah berpikir kalo sudah menemukan jati diri atau passion diri, terus boleh senang dan santai begitu aja, terlebih sering menggunakan jurus andalah Son Goku, jurus “Berleha-leha”.. Hyaha.. Passion yang ada di dalam diri itu seperti bibit yang siap untuk ditanam, dirawat dan ditumbuhkan.. Dan sebagaimana tanaman, sangat perlu waktu untuk menumbuhkannya.. Pernah gw baca di sebuah buku, passion memang nggak akan bisa berubah ataupun hilang dari dalam diri seseorang.. Tapi sangat mungkin bisa memudar, apalagi kalo nggak pernah dikenali, nggak pernah digali, dan nggak pernah dicoba untuk dipahami.. Bibit passion itu dari Tuhan, dan Dia sudah berjanji, kalo disyukuri pasti akan dilipat gandakan.. Passion adalah hadiah unik tersembunyi yang sudah pasti berbeda2 pada setiap orang.. Belum lama ini pernah liat ada meme2 yang membandingkan prestasi anak bangsa ini yang mendunia.. Mengklaim kalo prestasi yang satu lebih baik dari yang lain, buat gw itu sangat lucu.. Kenapa juga mesti dibandingkan ?? Buat gw itu ibarat membandingkan dua bibit passion yang berbeda.. Lah mereka kan berprestasi di bidang yang berbeda.. Jadi seperti membandingkan melon dengan semangka.. …

koruptor tanpa passion..

Meski gw orang yang terlambat menemukan passion diri, namun gw sangat bersyukur pada akhirnya bisa menemukan passion.. Dan lebih bersyukur lagi, berkat penemuan passion tersebut, gw ngerasa berada “on the right track”.. Sebagian besar pekerjaan dan kegiatan yang gw kerjain rutin sekarang ini, memang berasa selalu ada passionnya di situ.. Kalo boleh dibilang karier, ya karier gw sebagai pengusaha & pengajar sekarang ini, rasa2nya cukup selaras dengan visi misi hidup pribadi yang gw mau.. Beruntunglah mereka yang berkarier di organisasi / perusahaan yang bisa selaras dengan passion mereka.. Tempat dimana passion individu2 bisa tersalurkan.. Karena kata “karier” sendiri sebetulnya berasal dari bahasa Latin “carriere” yang artinya carrier atau kendaraan.. Alhamdulillah banget kan kalo “kendaraan” yang seseorang kendarai atau tumpangi saat ini bisa satu tujuan dengan tujuan hidup orang tersebut.. Setuju banget sama Rene Suhardono & Team Impact Factory (2015) dalam bukunya “Passion 2 Performance”..  Tuhan pasti punya maksud dalam penciptaan setiap individu, dan passion adalah jejak2 dari tujuan individu tersebut diciptakan.. So, kalo kepingin tau “misi dunia” seseorang yang diberikan Tuhan padanya, bisa ditelusuri dari …