lautan ilmu dan samudera hiburan…
Antrian sangat panjang memenuhi ruangan besar… Para pendaftar yang terdiri dari muda-mudi belasan tahun dan dua puluh tahunan berdesak-desakan membawa map berisikan formulir persyaratan untuk ikut kompetisi… Di ujung antrian terdapat beberapa orang panitia yang sangat sibuk mengurus pendaftaran… dan di belakang serta atas meja panitia terdapat spanduk besar tulisan “pendaftaran ilmuwan idola indonesia…” hehehe… Entah kapan kejadian kayak gini bisa terwujud di negeri ini… dimana banyak juga orang2 pinter alias ilmuwan pada kabur dan ditawarin jadi warga negara negeri2 asing dan tetangga…. Mungkin lamunan gw ini belum bisa terwujud 5 tahun ke depan, atau lebih malah… Gw kenal seorang ilmuwan fisika muda yang dulu turut ngewakilin Indonesia di olimpiade fisika dunia… Dan sekarang memilih untuk jadi karyawan di sebuah perusahaan otomotif swasta… Nggak milih jadi dosen atau peneliti, dikarenakan kondisi penghargaan terhadap ilmuwan di negeri ini sangat kurang… Ditambah banyaknya “atmosfir” politik kampus gak beres yang menghambat naiknya “jenjang” seorang dosen atau ilmuwan, meski pinter banget sekalipun… Belum lama gw baca di kompas, gaji ilmuwan di sini cuman sepertujuh dari ilmuwan Malaysia, atau hanya …




