All posts filed under: me|write

tulisan guwa sendiri

nggak guna, ya terbuang..

Belum lama ini gw ngedaftarin putri gw masuk TK.. Padahal untuk bulan Juli loh, tapi daftarnya mesti dari bulan Desember kemarin.. Hmmm, guwe ?? ngedaftarin anak masuk TK ??.. Makin sadar deh kalo beneran udah jadi orang tua.. Hyaha.. Setelah diminta masuk ke sebuah ruangan, salah seorang staff (atau guru kali yee) menjelaskan metode belajar di TK tersebut.. Cukup panjang lebar dijelaskan oleh beliau.. Dan ada satu hal yang menarik yang dia ungkapkan.. “TK di sini moving class, jadi si anak gurunya akan banyak, dan di jam2 tertentu bebas mau belajar (baca: main) apa saja yang si anak suka..” Cukup seneng dengernya, karena gw sangat terobsesi untuk tau minat atau potensi anak gw sedini mungkin.. Nggak jarang gw sering mikir: buat apa sih dulu pas SMA gw belajar kimia ??.. Padahal sampe detik ini, selama menjalankan profesi, gw ngerasa pelajaran kimia ini nggak pernah gw pake.. Dan seakan “terbuang” begitu saja.. Akhirnya jadi nggak efisien dari segi waktu beberapa tahun belajar kimia.. Gw berharap ada moving class sejak SMP seperti yang sudah dilakukan di sejumlah …

mengeluarkan = memberi, masuknya nanti..

Banyak yang nggak menyadari, bahwa kesemuanya diawali dengan “mengeluarkan”.. Saat bayi lahir, ia mengeluarkan udara di paru2nya dan mulai bernafas.. Saat sedang ingin menguasai sesuatu, seseorang akan mengerahkan (baca: mengeluarkan) perhatian terbaiknya supaya bisa menyerap sesuatu tersebut.. Bahkan, untuk bisa melakukan sholat dengan  khusyu’ pun pada dasarnya seseorang harus bisa “mengeluarkan” niat terbaiknya.. Sepertinya, memang nggak ada yang bisa dihasilkan dari sebuah “kekosongan”.. Ruang kosong hanya menghasilkan kesunyian, dibandingkan sebuah ruang studio yang berisi banyak hal, jelas ruang berisi bisa lebih banyak menghasilkan sesuatu.. Filosofi peribahasa “Tong kosong nyaring bunyinya” pun sejatinya mensimbolkan “minus”nya manusia tanpa isi.. Jadi, supaya “berisi” mesti gimana ?? Apa hubungannya dengan “mengeluarkan” ?? Banyak juga dari kita tidak menyadari, kalo aktivitas “mengeluarkan” selalu akan diikuti oleh aktivitas masuk.. Banyak referensi menyebutkan ini merupakan hukum dari alam semesta.. Apabila seseorang mengeluarkan sesuatu, maka suatu saat akan ada sesuatu yang masuk, dan tidak menjadi kosong begitu saja.. Oleh sebab itu juga, banyak yang meyakini, kalo “mengeluarkan” sedekah nggak akan bikin seseorang miskin.. Mengeluarkan bisa berwujud dalam aktivitas memberikan.. Jadi, mungkin dalam keadaan …

kreativitas grafis sampingan ??

Ngeliat orang2 dengan kemampuan artistik dan kreativitas tingkat tinggi, gw seringkali terkagum-kagum.. Kok bisa2nya mereka sampai berpikiran & punya skill ngebikin karya2 yang demikian luar biasa.. Kreativitas memang unik sekaligus absurd.. Sampai sekarang sangat sulit menemukan tes yang bisa menyimpulkan secara presisi derajat kreativitas seseorang.. Saking “ajaib”nya kreativitas, di zaman dulu, kreativitas malah seringkali dihubungkan dengan sesuatu yang bersifat kodrati, atau bahkan mistikal.. Plato percaya bahwa orang2 kreatif sebenarnya adalah orang2 terpilih.. Mereka yang kreatif adalah orang2 yang dipilih dewa dewi dari gunung Olimpus sebagai penyampai pesan mereka.. Guru plato sendiri: Socrates, juga meyakini kalo ilmu pengetahuan yang didapatnya, sebagian besar didapat dari arwah yang memasuki dirinya.. Padahal kan yah, kalo kita liat acara dunia lain, nggak ada tuh orang yang kesurupan terus jadi kreatif, yang ada malah jadi seperti hewan tertentu.. Hehe.. Ada yang beranggapan karena faktor “gaib” itulah, dalam bahasa Latin kata “inspirasi” itu artinya “meniup ke dalam”.. Jadi, ya cuman para dewa dewi yang bisa “meniupkan” kreativitas ke dalam diri manusia.. Para ilmuwan masih terus penasaran mengenai awal mula terciptanya kreativitas.. Masih …

Ulama canggung versi Hamka..

Makin aneh2 aja ya sekarang ini soal haram mengharamkan.. Pas Pemilu kemaren ada yang bilang milih salah seorang capres itu haram.. Ada yang bilang hormat kepada bendera merah putih haram.. Bikin peringatan Maulid Nabi haram juga.. Padahal kalo dampaknya positif, gaung kisah & nilai2 kebaikan Rosul makin “viral”, kan tambah bagus ya ?? Ada juga di sebuah acara tivi yang artis mendadak ‘ngustad’ pernah bilang: kalo ngirim Al-Fatihah untuk orang yang sudah meninggal itu bid’ah.. Dulu Rosul nggak pernah melakukan.. Dan katanya juga, kalo kirim2 Al-Fatihah dan do’a ke orang2 yang sudah meninggal itu nggak akan sampai.. Kalo gw sih sama sekali nggak berani ngomong sebuah bacaan atau do’a nggak akan sampai, atau nggak akan terkabul.. Karena terkabul / sampai atau tidaknya sebuah do’a itu mutlak hak Alloh semata.. Mosok manusia mau menandingi Alloh ??.. Terus ada juga yang lebih aneh.. Kuliah di ITB dibilang haram.. Karena logo ITB menyerupai Dewa Ganesha yang notabene milik orang Hindu.. Problem semiotika neh..  Dan ternyata, yang ini cuma humor satir yang dianggap serius.. Hyaha.. Ngucapin selamat natal juga …

putus dulu, cemas kemudian..

Di kalangan psikolog, beredar sebuah cerita unik: di tahun 1920, seorang mahasiswa pasca sarjana sekolah psikologi Rusia, Bluma Zeigarnik sedang bertamasya ke kota Wina dan ngopi2 bareng guru pembimbingnya di sebuah cafe.. Sebagai orang “jebolan” psikologi, mereka malah lebih tertarik dengan orang2 di sekitar mereka ketimbang kopi yang mereka pesan sendiri.. huhu.. Mereka mengamati pelayan di cafe tersebut.. Hasil pengamatan mereka: si pelayan cafe dapat dengan mudah mengingat makanan dan minuman yang dipesan oleh pelanggannya sebelum membayar.. Namun kedua psikolog ini menemukan ada yang aneh.. Ternyata setelah pelanggan membayar, si pelayan kalo ditanya lagi tadi pelanggannya pesan apa aja, mereka udah lupa sama sekali..!!  Seakan-akan, saat pelanggan membayar menjadi tombol “reset” ingatan si pelayan untuk nggak perlu lagi mengingat pesanan pelanggan.. Zeigarnik menjadi kepo & penasaran melihat hal tersebut.. Dia kemudian menguji “kasus aneh” pelayan cafe ini di sebuah laboratorium.. Sejumlah orang diminta melakukan suatu pekerjaan yang sederhana, seperti nyusun mainan di dalam kotak, numpuk barang berurutan, dan sejenisnya.. Namun, untuk beberapa orang, pekerjaan mereka diminta diputus / berhenti di tengah jalan.. Di akhir eksperimen, …