Latest Posts

tukang sayur dan tukang dugem…

sebenarnya pada awalnya siapa seh yang mencap awalan “tukang” ?? yang jelas arti tukang disitu identik dengan hal yang paling sering dikerjain sama seseorang.. pak tomo disebut tukang sayur karena hampir tiap hari atau seringkali pak tomo berjualan sayur.. si mince disebut tukang dugem karena hampir tiap malem atau seringkali mince nongkrong di tempat dugem.. akibat “sering” itulah muncul julukan tukang, ada tukang makan (gara-gara sering makan), ada tukang jajan (gara-gara sering jajan), tukang pacaran (karena pacaran mulu), tukang tidur (karena tidur mulu) dan tukang2 lain sebagainya.. “sering” itu ada kaitannya sama waktu yang kita gunain..

Tukang sayur pasti karena banyaknya waktu ia luangkan untuk ngurusin sayur, pasti dia ngerti itu tentang sayuran, tau ilmunya motong atau ngupas sayur ini itu, dan ilmu sayur lainnya.. Tukang dugem dengan banyaknya waktu yang ia luangkan untuk dugem, pasti dia tau macem-macem minuman owkeh, ataw gaya joget dan musik yang paling hot, kumplit dengan jurus-jurus dugem lainnya.. Kalo kita naik ke scope yang lebih luas, gw pikir sebenernya hidup kita ini pada dasarnya kayaknya sama dengan tukang-tukang itu.. hanya saja pada level yang lebih tinggi..

Kita mau bisa apa atau jadi apa dalam hidup ini tergantung kepada kemauan kita kemana sebagian besar waktu kita bersedia kita luangkan.. Gak percaya ?? coba tanya taufik hidayat yang sempat meraih emas di olimpiade, kemana sebagian besar waktunya dia curahkan.. pasti jawabannya maen badminton.. Seorang musisi, sebagian besar waktunya pasti dia luangkan untuk ngilik musik.. seorang penulis professional, sebagian besar waktunya pasti dia gunakan untuk menulis dan hal lain yang ada kaitannya sama tulis menulis.. Seorang manajer marketing, sebagian besar wakutnya pasti ia luangkan untuk ngutak-ngatik dan mraktekin ilmu marketing.. Gak mungkin seorang dengan track record bagus di marketing tau-tau jadi manajer HRD.. atau seorang murid kursus gitar yang tahunan lamanya tau tau nanti jadi seorang peniup terompet.. ( kecuali dia diem-diem kursus terompet jugak.. hehe..)

Kalo temen gw yang minta ajarin piano ngomong ke gw: “gie, enak lu ye bisa maen piano ama gitar.. koq gw susah banget seh gak bisa-bisa..”.. Yah gw jawab ajah “Ya iya lah.. lu belajar belom ada dua bulan.. gw udah dari kuliah udah megang gitar ama piano.. kalo lu sekarang tau-tau jago, justru gw yang bingung !!”….. Sudah jelas gw udah lebih banyak meluangkan waktu untuk belajar maen gitar dan piano dari dia.. kalo aja dia dulunya bersedia meluangkan waktu untuk maen gitar dengan jumlah waktu yang sama kayak gw, ceritanya pasti beda.. Belakangan ini, mungkin karena sibuk kerjaan, temen gw ini udah gak belajar lagi.. (^_^!).. Yap.. itu emang yang paling sulit.. tekad buat TOTAL !!! gw bisa gitar jugak sekedar bisa, setengah2.. bisa piano, setengah2 jugak… maen basket paling mentok juara se RT.. maen minton malah lebih parah, gak ada prestasi sama sekali.. hihihi…

Kalo gw pikir-dipikir, pekerjaan kita adalah hidup kita.. bayangin aja, 8 jam lebih kita berkutat sama pekerjaan di kantor.. Gimana kite jadi gak ahli ?? kalo minjem istilah tukang diatas, gw udah pasti jadi tukang desain.. karena sebagian besar waktu gw, ya gw abisin buat bikin desain.. yang patut disyukuri banget adalah kalo kerjaan kita emang hal yang kita doyan.. biasanya jauh dari stress, jarang ngeluh, muke gak ketekuk mulu, biar capek tapi hati tetep seneng.. hehehe.. kalo memang dapet gawean yang gak cocok itu yang agak repot.. well.. try to love it.. masa depan gak ada yang tau.. hati juga bisa terbolak-balik.. Gw salut ama temen gw yang punya impian konkrit… they know the goals, and seek or make their own track to achieve.. rasanya kalo gw perhatiin kok ya efisien sekali waktunya.. Yah.. sesuai dengan implementasi dari kata trainer gw di sebuah training leadership.. “kalau hidup ini ibarat sebuah hutan rimba yang penuh ketidak pastian, mana yang bakal kamu liat duluan ?? kompas dulu atau jam tangan dulu ??”

my personality type.. the strategist..

ngeliat blog bapak ranger about personality type test, gw jadi pengen coba.. soalnya di graphic resultnya gw liat ada type sensing, thinking, intuiting dan feeling.. pengkategorian jenis mesin kecerdasan yang sama dengan workshop yang pernah gw ikutin dulu.. hasil test workshop leadership gw dulu itu bilang kalo mesin kecerdasan gw yang paling dominan itu intuiting.. terus termasuk orang introvert.. kata trainernya, orang model gw begini neh yang cocok jadi dukun !!! hehe.. gokil ye..

ternyata hasil tes kali ini gak jauh beda.. gw sendiri ajah kaget ngeliat graphic resultnya yang ada di bawah ini.. bagian intuitive gw angkanya 100% mentok !!! introvertnya dominan jugak.. kalo disini sih disebutnya tipikal Strategist.. Orang yang model begimanakah ini ?? baca sendiri aja yah dibawah graphicnya… minat mencoba ?? go to the link of the graph..

Click to view my Personality Profile page

INTJ – The “Strategist”

INTJs are introspective, analytical, determined persons with natural leadership ability. Being reserved, they prefer to stay in the background while leading. Strategic, knowledgable and adaptable, INTJs are talented in bringing ideas from conception to reality. They expect perfection from themselves as well as others and are comfortable with the leadership of another so long as they are competent. INTJs can also be described as decisive, open-minded, self-confident, attentive, theoretical and pragmatic.

About the INTJ Expert Quotes & Links

“…approach reality as they would a giant chess board, always seeking strategies that have a high payoff, and always devising contingency plans in case of error or adversity.”
– The Portrait of the Mastermind Rational (iNTj) (Keirsey)

“…observer, values solitude, perfectionist, detached, private… does not talk about feelings, hard to impress, analytical, likes esoteric things…”
– Jung Type Descriptions (INTJ) (similarminds.com)

“To outsiders, INTJs may appear to project an aura of “definiteness”, of self-confidence. This self-confidence, sometimes mistaken for simple arrogance by the less decisive, is actually of a very specific rather than a general nature; its source lies in the specialized knowledge systems that most INTJs start building at an early age. When it comes to their own areas of expertise — and INTJs can have several — they will be able to tell you almost immediately whether or not they can help you, and if so, how.” – INTJ Profile (TypeLogic)

“At work, INTJs use their conceptual strengths to analyze situations and then develop models to understand and anticipate through relentlessly to reach their goals. They will continue on with their plans, even in the face of adversity and data that might suggest to other more practical types that their goals are no longer feasible. By nature, INTJs are independent individualists.” – INTJ – The Free-Thinker (Lifexplore)

“INTJs are natural leaders, although they usually choose to remain in the background until they see a real need to take over the lead. When they are in leadership roles, they are quite effective, because they are able to objectively see the reality of a situation, and are adaptable enough to change things which aren’t working well. They are the supreme strategists – always scanning available ideas and concepts and weighing them against their current strategy, to plan for every conceivable contingency. ” – Portrait of an INTJ (The Personality Page)

INTJ Career Matches

INTJs are often happy with the following jobs which tend to match well with the Strategist/Intellectual personality.

Business Administrator
Computer Programmer
Computer Specialist
Corporate Strategist
Dentist
Engineer
Judge
Lawyer/Attorney
Manager
Medical Doctor
Military Officer
Organization Founder
Photographer
Psychologist
Researcher
Scientist
Systems Analyst
Teacher/Professor

masa bujang kurang bahagia..

hari minggu kedatangan teman yang ngebet banget maen Xbox 360 di tempat gw.. ampe kebawa mimpi katanye.. gak ketinggalan seorang teman lagi yang notabene anggota karpet biru turut datang menyusul ke tempat gw.. yap, siapa lagi kalo bukan epiet sumemang.. dari kondangan di ciputat, si epiet bermaksud bermain ke tempat gw sekalian membawakan oleh-oleh dari tegal buat temen gw yang ngebet maen Xbox itu… oleh-oleh bakpia buat disantap saat bemain, dan kalo ndak habis boleh dibawa pulang (halah).. sayang epiet agak telat datangnya karena dicegat hujan deras dan baru sampai ke tempat gw menjelang maghrib.. Nggak cuman maen, kite makan2 delivery kentucky dulu sambil ngobrol ngalor ngidur.. dari masalah rumah tangga sampe kerjaan dan planning ke depan..

hehehe.. asyik maen, lupa waktu, dan lupa istri.. si epiet sibuk smsan sama bininya, dan temen gw satunya beberapa kali ditilpun bininya jugak.. gwahaha.. kalo liat foto yang gw tarok disini bener-bener mirip orang dengan “masa bujang kurang bahagia”..

woi mas… inget istri mas !!! gwahahahaha…

mengelola kecerdasan

Description:
Lazimnya, orang cerdas jalan pilihannya tepat dan hidupnya sukses,
cita-citanya tercapai. Kenyataan menunjukkan fakta yang berbeda.

Ingredients:
qalbu

Directions:
Syair dalam kitab kuning berunyi; kam `alimin `alimin dliqat masalikuhu- kam jahilin jahilin wallohh marzuqa, artinya; betapa banyak orang pandai
yang sempit jalan rizqinya, dan betapa banyak orang bodoh yang demi
Allah banyak rezekinya.

1. Kecerdasan membuat orang segera mengetahui “kebenaran” dari obyek
yang sedang dihadapi, yang oleh karena itu ia dapat cepat memutuskan
untuk mengambil langkah yang tepat.. Ada beberapa jenis kebenaran,
masing-masing ada logikanya; kebenaran matematis, kebenaran logis,
kebenaran filosofis, kebenaran social dan kebenaran sufistik

2. Oleh karena itu kecerdasan orang juga tidak sama, ada yang cerdas
menyangkut angka, cerdas menyangkut waktu, cerdas menyangkut ruang.
Orang yang sopan dalam pergaulan masuk kategori orang yang memiliki
kecerdasan menyangkut ruang dan waktu. Koruptor adalah orang yang
cerdas dalam hal angka tetapi tidak cerdas dalam hal ruang dan waktu

Kecerdasan IESQ
Dulu orang hanya mengenal kecerdasan intelektual, tetapi sekarang
sudah diperkenalkan dua kecerdasan lainnya yaitu kecerdasan emosional
dan kecerdasan spiritual. Dalam psikologi, kecerdasan dibahas lebih
rinci lagi sehingga ada kecerdasan menyangkut angka, musik, ruang,
waktu dan sebagainya.

1. Kecerdasan Intelektual dapat dilihat dari kemampuan seseorang
memandang masalah secara ilmiah, menerangkan masalah secara logis dan
menyusun rumusan problem solving berdasarkan teori. Hanya saja orang
yang hanya cerdas secara intelektual terkadang tersesat kepada logika
yang tidak relevan dengan problem solving itu sendiri. Ia puas dengan
analisanya yang masuk akal dan bangga dengan kesetiaannya kepada
kaidah keilmuan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang IQ nya sangat
tinggi jarang sukses memimpin sebuah institusi, sebaliknya kebanyakkan
mereka justru bekerja pada institusi yang dipimpin oleh orang yang
justru IQ nya sedang-sedang saja.

2. Kecerdasan Emosional (EQ) ditandai dengan kemampuan seseorang
mengendalikan diri dalam menghadapi keadaan yang sulit. Dengan
pengendalian diri yang kuat, ia bisa dengan tenang melihat
permasalahan dan dengan tenang memperhitungkan dampak dari suatu
keputusan atau suatu tindakan. Perhatian orang yang cerdas secara
emosi bukan pada kaidah ilmu atau kaidah logika tetapi pada bagaimana
problem solving dapat dijalankan, oleh karena itu ia bukan hanya
berpikir logis tetapi juga berpikir arif dan bijak. Ia bukan hanya
mengenali siapa dirinya, tetapi ia juga bekerja keras mengenali orang
lain yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi. Baginya bukan
kemenangan yang menjadi target, tetapi keberhasilan. Banyak orang yang
menang diawal tapi gagal di belakang, sebaliknya orang yang cerdas
secara emosi tak mengapa mengalah di depan demi untuk kemenangan yang sesungguhnya dibelakang nanti.

3. Kecerdasan Spiritual (SQ) ditandai dengan kemampuan seseorang
memandang masalah secara batin sebagai lawan dari pandangan mata
kepala. Jika pandangan mata kepala terhalang sekat ruang dan waktu.
Orang yang memiliki kecerdasan spiritual bukan saja bisa melihat
hal-hal dibalik ruang tetapi juga bisa berkomunikasi dengan siapa saja
di masa lalu dan yang akan bermain di masa depan. Jika ciri utama
orang yang memiliki kecerdasan emosional itu mampu berinteraksi secara
hamonis dengan keadaan atau problem hari ini, maka cirri orang yang
memiliki kecerdasan spiritual adalah memiliki visi jauh ke depan,
melampaui zamannya. Jika ramalan masa depan dari dukun biasanya tanpa
analisa kecuali analisa mistis maka ramalan masa depan (visi) orang
yang memiliki kecerdasan spiritual bisa dipaparkan secara terbuka dan
ilmiah.

by:
agussyafii

refresh !! (mestinya sih..)

pulang liburan dari surabaya malah kena flu.. tenggorokan gatel banget.. tapi, tetep puas sama liburan kemaren.. tiap hari ada acara.. dari nyobain virtual strike sampe ditraktir tante yang ulang taon… liburan bukannya sempetin istirahat, malah sering begadadang ngobrol2 sama sepupuan ampe pagi.. malem terakhir di sana niatnya mo tidur cepet, eh malah diajakin karaokean ama sepupu-sepupu nan gokil.. niatnya cuman 2 jam. eh addict, jadi nambah satu jam lagi.. jadilah pulang karaokean jam 2 pagi.. gak langsung balik, tapi cari makan dulu makan nasi sambel apa gituh, gw lupa namanya.. tp gw kagak makan.. udah cukup.. dua hari belakangan, tiap malem gw makan tuh nasi sambel mulu.. dan tiap subuh pula perut gw melilit, akibatnya jadi “throw-throw water” meskipun durasinya sedikit dan gak parah.. hehe..

REFRESH !!! keep up the good work for you all to meet the new period !!