Bener2 dah… kalo liat gawean2 gw yang udah lama ini, gw jadi teringat masa2 awal jatuh bangung ngerintis usaha desain grafis…
Latest Posts
The power of not knowing..
Kemaren dulu pas menjelang bulan puasa, ada temen kuliah sarjana gw yang lagi dalam kondisi andi lau (antara dilema dan galau).. hehehe… Dia bingung antara mesti harus melanjutkan karirnya di sebuah bank yang sudah dijalaninya bertahun2, atau segera resign dan menjalankan bisnisnya yang dulu sempet ditekuninya sebelum ia bekerja di bank..
Dia bilang begini “Gw kerja di bagian manajemen resiko gie, jadi gw tau banget resiko menjalankan bisnis itu gimana… Karena tau resikonya ini juga neh gie, yang bikin gw jadi maju mundur mau ngejalanin bisnis atau nggak..”
Wakwaaawww… Hehe.. Alhamdulillah, gw dulu saat mau mulai bisnis, gw gak tau apapun tentang manajemen resiko… Nggak tau perhitungan berkembangnya modal, gak tau nanti harus begini begitu… Pokoke bener2 pengetahuan gw tentang bisnis itu NOL BESAR…!! Yang penting Bismillah, jalan ajah dah… Temen gw itu sejak kuliah emang ngeliat sendiri, gw bukan anak orang kaya, pulang pergi kampus naek turun angkot, bukan pulak anak pengusaha, link bisnis juga dulu pas kuliah kagak ada, tapi bisa koq bangun bisnis sampe bisa beli mobil sendiri… Nah, gw sih nangkep dia mikir begini: “kalo Ogie bisa, masak gw kagak.. wong sama2 makan nasi..?”… hehehe…
Menurut gw, orang yang tau sedikit atau nggak tau akan sesuatu itu ada untungnya juga loh ternyata… Untungnya orang yang tau sedikit itu biasanya karena taunya sedikit, jadi dia terus melakukan apa yang sedikit itu.. Nah, karena sebaik-baik ilmu itu ilmu yang diamalkan, jadi yah “maju” dah tuh orang di bidang / ilmu itu…
Terus, Allah kan udah janji, kalo mensyukuri nikmat, pasti bakalan ditambah.. Nah, karena mengamalkan ilmu yang dipunya itu termasuk kategori bersyukur, sadar gak sadar ilmunya bakalan ditambah dah… Inilah salah satu penyebab kenapa banyak orang yang pendidikannya gak tinggi2 amat, tapi bisnisnya bisa sukses.. Sebaliknya yang gelar akademisnya berderet, malah banyak gw liat bisnisnya biasa saja, lebih cenderung ngebayar orang untuk merintis bisnis, atau bahkan bisa dibilang jarang yang berbisnis…
Orang yang gak tau apalagi.. Terkadang mereka2 yang gak tau itu lebih berani dan percaya diri loh… Misal, ada orang lagi presentasi… Presentasinya oke, penuh percaya diri dan improve sana sini sampe bikin audiensnya ketawa-ketiwi… Terus, pas belakangan kelar presentasi dia ngomong ke temennya: “Hehehe, tadi itu kroco semua, gak tegang dah guwe presentasinya..”.. Terus temen presentasinya bilang: “Kroco dari Hongkong ?!?! Itu tadi yang datang telat Direktur Utamanya Loohh.. !!!”
Gyahaha.. Ada hikmah dibalik ketidak tahuan.. Orang yang berani gendong dan belai2 kucing yang suka nyakar dan gigit itu yah cuma orang yang gak tau kalo kucing itu begitu.. Abis ada yang kasi tau: “Woi, kemaren tuh kucing abis ngegigit buaya sampe pingsan loh !!!..” Hehehe.. Setelah tau hal tersebut, besar kemungkinan tuh orang mikir-mikir lagi mau gendong tuh kucing…
Sadar atau tidak.. Nggak ada yang Tuhan ciptakan secara sia-sia, termasuk ketidak tahuan.. Tapi alangkah baiknya kalo kita nih tau juga kalo diri kita nggak tau.. Dan ujung2nya kita bakal mencari tau… Dengan belajar, bertanya, dan berargumentasi.. Karena dari situlah kemajuan akal fikiran serta ilmu akan berkembang…
**GGGYYAAAAAA… toloonggg sotoy guwe kummaaaatt laagiii…!!**
manfaat musik buat body
Sebuah studi menunjukkan, mendengarkan lagu dapat memberikan efek pada beberapa bagian otak, yang bertanggung jawab terkait memori dan pengelihatan.“Sebagai contoh, sebuah penelitian terbaru di Kanada menunjukkan bahwa ada hubungan kausal antara musik dan bagian inti dari otak yang bereaksi terhadap rangsangan (makanan, cahaya, seks),” kata Dr Victoria Williamson, dosen psikologi dari Goldsmith College London.
Reaksi orang ketika mendengarkan musik umumnya berbeda-beda. Tetapi, apapun pilihan musik Anda, sebuah penelitian 2011 di Kanada, yang diterbitkan jurnal Nature Neuroscience menunjukkan bahwa mendengar musik favorit Anda dapat membantu mencairkan suasana hati yang buruk.
Penelitian di McGill University Montreal menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin. “Otak sangat rumit – ada banyak unsur yang terlibat dalam menciptakan perasaan senang – tidak mengherankan jika ada penelitian yang menunjukkan bahwa pelepasan dopamin berhubungan dengan perasaan senang,” kata Bridget O’Connell, kepala informasi dari Mental Health Charity Mind.
2. Fokus
Ini memang sedikit aneh, tetapi bukti menunjukkan bahwa mendenggarkan musik dapat membantu Anda untuk berkonsentrasi. Sebuah alat ‘digital tonic’ yang biasa disebut Ubrain, mengklaim dapat membantu pikiran fokus serta rileks.
Aplikasi ini didasarkan pada binaural beats (yang dapat merangsang aktivitas tertentu di otak) sehingga membantu Anda untuk meningkatkan energi, pikiran dan meningkatkan mood saat mendengarkan musik favorit. “Dengan membantu korteks otak menghasilkan gelombang tertentu, kita dapat menginduksi beberapa bagian pada otak tetap terjaga, tergantung pada tujuan yang ingin kita lakukan,” jelas Paris psikolog klinis dari Brigitte Forgeot.
3. Tingkatkan daya tahan tubuh
Mendengarkan musik tertentu sebenarnya bisa membantu Anda berlari lebih cepat. Sebuah studi di Brunel University, London Barat telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sebesar 15 persen, meningkatkan semangat dan efisiensi energi 1-2 persen.
Sebaiknya, pilihlah lagu yang sesuai dengan tempo olahraga Anda. Mendengarkan musik sambil olahraga akan memberikan efek metronomik pada tubuh, sehingga memungkinkan Anda untuk berolahraga lebih lama.
4. Kesehatan mental lebih baik
Musik dapat menjadi pengobatan yang efektif dan positif bagi orang-orang berurusan dengan kondisi kesehatan mental. “Ada dua cara berbeda yang digunakan dalam terapi musik: baik sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri atau untuk kualitas inheren restoratif atau penyembuhan,” kata Bridget O’Connell.
5. Redakan stres
Riset tahun 2011 dari lembaga sosial kesehatan mental menunjukkan, hampir sepertiga orang mendengarkan musik untuk memberikan semangat ketika sedang bekerja. Dan satu dari empat orang mengaku bahwa mereka mendengarkan musik saat perjalanan ke tempat kerja untuk membantu mengatasi stres.
6. Perawatan pasien
Musik benar-benar dapat memiliki dampak positif yang signifikan pada pasien dengan penyakit jangka panjang, seperti penyakit jantung, kanker dan kondisi pernapasan.
Banyak percobaan telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan detak jantung, tekanan darah dan membantu meredakan rasa sakit, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
“Musik dapat sangat berguna bagi seseorang yang berada dalam situasi di mana mereka telah kehilangan kontrol dari lingkungan eksternal mereka,” kata dr Williamson.
workhardwork..
Minggu kemaren, ada seorang entrepreneur yang dulu pernah mencuat namanya main ke kantor gw.. Euh, mungkin bisa dikatakan beliau kemaren itu sedikit curcol, karena bisnisnya lagi turun.. Unit2 usaha yang dulu pas pertama kali gw ketemu dia sedang bagus, lancar jaya, sekarang satu per satu gulung tikar… Dia cerita rugi satu setengah miliar… Dan sekarang ini dia sedang memulai bisnis yang berbasis online…
Beliau ini kenal dengan Chairul tanjung, sering bersilaturahmi dan dekat dengan Bob Sadino, juga sedikit banyak entrepreneur2 lain selevelnya lah… Dia bilang selama gak kontakan gw beserta tim gw, dia juga sambil merenungi atas apa saja yang sudah ia lakukan.. ia mengamati orang2 yang lebih sukses dari dia menjadi bahan renungannya…
Dan atas hasil pengamatan orang2 itu dia bilang begini pas di kantor gw:
“Ada benang merah antara orang sukses yang satu dengan yang lain… mereka itu gigih banget, tekun, dan ulet…”
Yaah, lagi2 kegigihan bekerja keras… Nggak ada yang lain apah ?? hehehe… Gw juga baca sejumlah buku2 sukses, dan kayaknya kegigihan kerja keras selalu masuk dalam resep keberhasilan orang2 sukses tersebut… Selalu ada kesalahan, kesulitan, pasang surut dan penderitaan saat mereka2 itu sedang menaiki tangga sukses mereka… Hal yang menurut gw sangat menarik untuk dibaca dan diambil hikmahnya..
Gw jadi inget sama materi yang pernah gw sampein ke mahasiswa gw di kelas, kalo IQ itu bukan faktor penentu keberhasilan hidup seseorang.. Di Amerika pernah ada riset 100 faktor yang paling menentukan keberhasilan hidup seseorang… IQ yang tinggi itu ada di urutan 21, masuk sekolah yang top di urutan 23, dan lulus dengan label cumlaude ada di urutan 30..
Nomer satunya itu ternyata adalah bersikap jujur kepada semua orang, dan yang nyambung sama postingan ini ada di urutan ke 4: bekerja lebih keras daripada yang lain…, nomer 2 nya: mempunyai disiplin yang baik… Jadi bisa ditarik sedikit kesimpulan, kalo mau sukses, renungi saja, sudahkah kita bekerja keras diatas rata2 diiringi dengan disiplin diri yang mumpuni ?? Meskipun ada konsep kerja cerdas, kerja keras tetaplah menjadi dasarnya.. Taroklah orang itu sudah “cerdas”, mereka pun tetep harus bekerja keras di dalam kecerdasannya..
Yes, sukses emang gak turun gitu aja dari langit.. Jadiiii… buat kita2 ini yang emang kepengen jadi orang besar..: sadari dan pahami saja bahwa memang banyak yang harus dilakukan dan dilalui oleh orang2 yang kepengen jadi orang hebat… Masalahnya, terkadang dari kitanya sendiri yang enggan melewati proses “menyakitkan” tersebut… Inilah yang menjadi alasan kenapa jumlah orang sukses lebih sedikit daripada orang biasa…
Kalo di komik, cobalah tengok penderitaan Naruto dalam mencapai impiannya menjadi Hokage.. Apa yang dialami Naruto ternyata sejalan dengan apa yang ditulis oleh Dahlan Iskan dalam bukunya:
“Orang yang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan, mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata…”
Euh, kenapa bisa dari Naruto ke Dahlan Iskan ya..?? kayaknya gw menarik benang merah yang terlalu jauh… hehehe… Ah, tak apalah… gwakakak..
Wassalam… SUKSES SEMUANYA !! Amiin… !!
publication works..
Alhamdulillah… punye portfolio project toyota… hehehe.. Thanx to toyota training center team…


























