Author: ogieurvil

nilai dalam dari luar..

Michael Michalko adalah seorang ahli kreativitas.. Sudah menulis beberapa buku bertema kreativitas, seperti Cracking Creativity, Thinker Toys (2006), dan Creative Thinkering (2011).. Kebetulan dua terakhir ini gw punya, dan gw jadikan buku rujukan untuk bekal ngajar matkul kreativitas.. Pernah saat beliau berumur sepuluh tahun, Michalko diajak kakeknya untuk memetik blackberry.. Saat itu kakeknya menemukan sebuah ulat, mengambilnya, dan kemudian menunjukkan ke Michalko.. Kakeknya berkata, suatu saat ulat ini akan menjadi seekor kupu2 yang cantik.. Kakeknya kemudian berujar: “Coba kamu amati ulat ini secara teliti, dan beritahu kakekmu ini satu atau dua tanda2, yang bisa membuktikan kalo nantinya ulat ini akan jadi kupu2 yang cantik..” Michalko pun “mempelajari” ulat tersebut dengan seksama, dan berusaha menemukan paling nggak satu buah “gejala”.. Namun akhirnya hasilnya adalah nihil.. Ia pun melapor pada kakeknya: “Nggak ada tanda2nya nih kek, yang bisa nunjukin kalo ulat ini akan berubah jadi cantik..” Kakeknya menjawab “Tepat”.. “Dan juga nggak ada bagian fisik luar dirimu yang bisa menunjukkan pada orang lain bahwa kamu akan menjadi apa.. Kamu nggak bisa lihat apa yang sedang terjadi di …

untung sial..

Belum lama, ada mahasiswa yang tanya ke gw.. Ngaruh nggak sih, dulu mas itu pernah kuliah akuntansi dulu untuk jadi seorang entrepreneur desain grafis..?? Yah jujur aja, setelah lulus, ilmu akunting gw nggak kepake, bahkan melegalisir ijazahnya pun gw lakukan kurang lebih 8 tahun kemudian, dan hanya untuk melengkapi persyaratan masuk kuliah S2.. Sekarang ini, gw sepenuhnya lupa cara bikin laporan rugi laba, neraca, dan sejenisnya.. Kalo pertanyaannya ada pengaruh atau nggak, jawabannya adalah ada.. Namun bukan secara keilmuan, tapi secara pembentukan cara gw berpikir.. Itung2an adalah “makanan” otak kiri.. Mungkin gara2 itulah otak gw jadi nggak terlalu “kekanan-kananan”.. Ujungnya, gw jadi bisa mikir secara runut, sistematis, dan logis nyusun sebab akibat.. Gw pikir, hal2 begini cukup diperlukan untuk membangun sebuah perusahaan desain, dan bukan semata kemampuan artistik.. “Salah jurusan nih, apes dah 4 taon kebuang..”.. Dulu sempat juga berpikir begitu, tapi akhirnya gw revisi..  Seringkali Tuhan bekerja dengan cara yang nggak kita mengerti.. Terkadang yang kita anggap apes, eh pada akhirnya ternyata adalah keberuntungan.. Atau bisa sebaliknya.. Ada cerita, seorang pedagang sedang melakukan perjalanan …

fusi[on]..!!

“Jangan pisahkan agama dan politik”..??  Hmm.. Gimana ya ?? Seakan ada paradoks di pernyataan itu.. Dibilang dipisah, tapi agama (Islam) meliputi segala aspek kehidupan.. Dibilang “dicampur”, tapi kok jadinya malah aneh, jadi doyan mengkafirkan, nggak mau mensholati jenazah, “halal” memfitnah, dan berkesan “menyerang” yang berseberangan pilihan politik.. Tiap2 pemeluk agama pasti meyakini kalo agamanya-lah yang paling benar.. Pas kuliah S2 dulu, gw jadi paham, kalo agama itu dogma, posisinya lebih tinggi dari perspektif atau tradisi dari teori2 yang ada.. Lah wong firman Tuhan.. Saat seseorang meragukan sebuah teori, dia bisa langsung bertanya kepada si “empu”nya teori, atau melihat teori2 bantahannya, atau teori2 lain yang mengkritisinya.. Namun kalo kita ingin tau sebenar2nya tentang firman Tuhan, kepada siapa kita harus bertanya ??.. Sangat kecil kemungkinan bisa bertanya langsung ke Tuhan.. Dan kalo kata Cak Nun, sepinter2nya ustad atau ulama bicara tentang Alloh, mereka pun “menafsirkan” juga, belum tentu benar, karena tidak ada sesuatu pun yang menyerupai Alloh.. Karena agama adalah dogma, hal tersebut menjadi nggak penting untuk diperdebatkan, apalagi di”versus”kan, karena semua itu adalah pilihan, yang akan …

berbeda untuk bertemu..

Saat pertama kali teleskop Hubble diluncurkan, ternyata tuh teleskop nggak langsung ‘mulus’ bekerja sesuai harapan loh.. Ada masalah dalam pem-fokus-annya.. Cukup mendasar sih, karena mana enak menggunakan sebuah teleskop yang gagal fokus ??.. Para ahli NASA pun cukup puyeng mikirin solusi dari masalah ini, dan project yang bernilai jutaan dollar ini seakan ditakdirkan untuk gagal.. Insinyur listrik James Crocker (yang tahu masalah ini dari sebuah seminar di Jerman) pada akhirnya berhasil memberikan solusi terbaik bagi NASA.. Lucunya, ia mendapat inspirasi solusi dari pancuran kamar mandi bergaya Eropa yang susunan tangkainya bisa diatur sesuka hati di sebuah hotel.. Di kepalanya terbayang lengan2 bersendi yang bisa dikendalikan pada pancuran air, dengan ujungnya adalah kaca2 dari Hubble.. Penggabungan konsep teleskop dan kepala pancuran mandi menghasilkan solusi yang oke bagi NASA.. Dua hal / konsep yang bisa dibilang jauh berbeda, saat dipertemukan bisa menghasilkan hal yang luar biasa.. Tau kamera kapsul (pill camera) ??.. Sebuah kapsul yang bisa kita telan pada umumnya, hanya saja isinya bukan obat, tapi lampu kecil dan kamera.. Fungsinya untuk melihat “isi” perut / saluran …

Buya Hamka keren.. (^_^)/

Entah kenapa, gw ngerasa mesti nge-share lagi beberapa paragraf dari tulisan Buya Hamka.. Asli, gw sangat merindukan kembali kehadiran ulama2 seperti beliau.. Buat gw, ulama2 model beginilah yang bisa bikin damai, sesuai dengan kekinian, namun tetap mengambil esensi kebaikan dari masa lalu.. Ini dari buku “Falsafah Hidup”, cetakan XII (1994), saat beliau membahas mengenai Islam dan Negara: “Orang yang mempelajari Islam secara ilmiah TIDAK AKAN DIPENGARUHI OLEH RASA SAYANG ATAU BENCI, akan dapat mengetahui bahwasanya ISLAM ADALAH MELIPUTI SELURUH KEGIATAN HIDUP MANUSIA.. Islam bukan semata-mata ibadah daripada makhluk kepada Tuhan, dan bukan pula semata-mata politik, hubungan antara seseorang dengan masyarakat, dan bukan pula semata-mata urusan daripada ulama atau kepala2 agama, tetapi MELIPUTI SELURUH ASPEK KEHIDUPAN..” “Menurut ajaran Islam yang lebih dahulu harus dijelaskan ialah tauhid mengakui ke-esaan Tuhan, satu kekuasaan tertinggi, satu pengatur alam raya.. SEMUA MANUSIA SAMA DI HADAPAN TUHAN.. TIDAK ADA PERBEDAAN WARNA KULIT, ATAU RAS DISKRIMINASI.. Tidak ada perbedaan karena perlainan keturunan.. Yang semulia-mulia makhluk di hadapan Alloh ialah yang setakwa-takwanya kepada-Nya.. Hak manusia sama, dan kewajibannya pun sama..” “Seorang diri pribadi …