me|write, my life stories
Comments 5

maju berharap..

Gyaarrghh, akhirnya sempet nulis lagi.. Stop nulis sebentar sebetulnya bukan nggak sengaja sih, tapi memang disengaja.. Hehehe.. Berminggu2 secara sadar hanya jadi silent reader.. Ya gitu deh.. Mungkin karena hawa introvert gw lagi bener2 keluar juga.. So, meskipun nggak ngepost apapun di medsos berminggu2, ya nggak berasa apa2..

Sudahlah introvert, terus kalo kata sohib dari zaman kuliah sarjana dulu, gw ini tipikal orang yang kalo udah punya mau, bakalan akan dikejar mati2an.. Ya mungkin gitu kali ya kalo dari pandangan “orang luar”..

Memang kemarin2 itu banyak nyoba hal2 baru.. Abis gimana ya, udah jelas berbulan2 ke depan akan tetap lebih banyak di rumah.. Mengajar pun belum boleh di kampus, masih harus dari rumah.. Musnahlah itu kepenatan bermacet2 ria saat pulang dan pergi mengajar..

Tenaga fisik yang biasanya udah disiapkan untuk beberapa jam berdiri “nyerocos” presentasi materi di depan kelas pun jadi nggak kepake.. So, gw akan punya lebih banyak simpanan tenaga dan waktu.. Tinggal gimana menggunakan hal tersebut seefisien mungkin..

Jadi gw pikir, kalo pengen nyoba hal2 baru yang khususnya masih bisa dilakukan di rumah atau di depan komputer, ya sekarang inilah saatnya.. Mulai dari belajar ini itu, coba2 mencari cara baru untuk lebih meng-efisienkan target harian, sampe coba2 untuk edit video sendiri buat ngajar.. Intinya sih, berharap untuk mencapai hal baru, dan bisa lebih produktif lagi di saat WFH gini..

Sebetulnya yang gw praktekkan itu salah satu teorinya Hankel, PhD dari bukunya “Black Hole Focus” (2014).. Jadi saran beliau, kalo sedang berupaya mencoba mencapai suatu harapan / keinginan, berusahalah untuk memiliki fokus seperti lubang hitam / Black Hole.. Yang bisa “menghisap” semuanya, ya energi, materi, termasuk waktu..

Mungkin karena terlalu fokus, minggu2 kemarin itu buat gw terasa cepet banget…. Nggak peduli kiri kanan, fesbukan pun seringan cuman pas mau menjelang tidur doang lewat tablet..

Tapi entah kenapa, kalo gw perhatiin orang lain juga, justru saat seseorang mencoba mengejar sesuatu yang baru itu dia bisa menjadi lebih bersemangat.. Merasa lebih hidup, dan jadi nggak berpikir kalo hidup cuma begini2 aja..

Seringkali, kemajuan seseorang memang ditentukan oleh harapan2 dan keinginan2 pribadinya sendiri.. Mungkin itu sebabnya Tuhan melarang kita untuk putus asa dan berhenti berharap.. Karena hanya orang yang masih punya harapanlah yang bisa membangun tujuan, dan menjadi tahu kemana kakinya akan dilangkahkan..

“The more purpose you inject into your life, the brighter your internal spark will burn, the longer you will live, and the more productive you will be while you’re alive..” – Isaiah Hankel, PhD in “Black Hole Focus” (2014).

5 Comments

  1. Yes setuju… saya juga senang belajar hal baru, dan pastinya karena baru kita pelajari, kita menjadi “bodoh”, dan sangat menyenangkan untuk menjadi “bodoh” kembali, karena itu memancing rasa ingin tahu dan tanpa disadari pada akhirnya selama serius mempelajari hal baru tersebut, kita mendapatkan ilmu yang baru.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s