me|write, think sotoy
Comments 2

get read – y

01Ada banyak cara belajar, dan salah satunya adalah melalui literatur atau tulisan2 / bacaan.. Membaca bagi sebagian orang adalah cara belajar yang asik dan menghemat waktu.. Karena, melalui tulisan2 / buku, semua hal2 yang dipelajari, diteliti dan dialami oleh penulis dalam waktu yang lama, bisa kita ketahui dalam waktu singkat dengan “sedikit” biaya dan usaha.. Meski sekarang harga buku lumayan juga sih.. hehe.. Tapi kan masih ada blog atau Ebook gretongan..

Di sebuah referensi juga menyebutkan, buku2 merupakan aset yang paling rendah resiko, namun bernilai tinggi di dunia ini.. Gw nggak tau maksudnya rendah resiko itu apa ya ??.. Apa mungkin maksudnya resiko ilang gitu ??.. Atau mungkin maksud dipasangkannya dengan kata “nilai tinggi” itu, karena biasanya kan, sesuatu yang bernilai tinggi itu gampang hilangnya dan perlu dijaga dengan pengamanan ekstra ketat.. Misalnya emas, nilainya kan tinggi tuh, jadi mesti dijaga dengan satpam berlapis2 biar nggak beresiko hilang..

Bagi sebagian orang, bisa saja buku memiliki nilai yang demikian berharga.. namun uniknya ya itu tadi, nggak perlu susah2 dijaga juga kali ya..??.. Jarang banget kan kita denger ada maling masuk ke rumah, terus dia ngambilin buku2 yang punya rumah ??.. Hehe.. Pasti yang diambil ya harta yang notabene “nilai”nya secara material langsung keliatan tinggi… Kalo pun tuh maling ngambil buku, bisa jadi si maling mungkin calon doktor / S3 yang sedang menyelesaikan desertasinya, tapi lagi gak punya duit buat beli buku.. Hyaha.. Gak mungkin ya ??.. Orang bergelar S2 atau S3 masak sih jadi maling ??.. Euh, tapi kalo di negeri ini mungkin juga sih ya ??.. Kan ada juga maling duit rakyat yang gelarnya berderet.. Cuman emang caranya aja yang lebih “pinter”.. Kalo soal dosanya sih sama.. (^_^!)..

Mungkin masih banyak juga orang “sini” yang belum bisa melihat nilai yang tinggi dari buku2.. Terbukti dengan rendahnya index minat baca Indonesia di tahun 2012 yang diumumkan oleh UNESCO = 0,001.. Itu artinya dari seribu orang, hanya ada satu orang yang punya minat membaca tinggi.. Nggak tau deh kalo sekarang, mungkin nggak terlalu banyak perubahan.. Padahal banyak orang2 yang bisa menjadi hebat karena banyak membaca..

Gw pernah baca ada tukang fotokopian sukses jadi pebisnis tambang, gara2 dia baca dan pahami fotokopian pelanggannya yang kontennya soal pertambangan.. Budaya baca sini memang agak2 mengkhawatirkan.. Ditambah lagi dihajar dengan budaya “bergadget ria”.. Mungkin masih banyak yang kurang merenungi, kalo wahyu pertama yang turun itu kata “IQRA”..

Peneliti asal Jerman, Friedrich Wilhelm Ostwald melakukan penelitian panjang mengenai orang2 terkenal.. Kesimpulan dari penelitiannya: “Semua orang terkenal di masa lampau menjadi terkenal karena membaca dan menerima nasihat..”

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s