All posts tagged: think

nilai dalam dari luar..

Michael Michalko adalah seorang ahli kreativitas.. Sudah menulis beberapa buku bertema kreativitas, seperti Cracking Creativity, Thinker Toys (2006), dan Creative Thinkering (2011).. Kebetulan dua terakhir ini gw punya, dan gw jadikan buku rujukan untuk bekal ngajar matkul kreativitas.. Pernah saat beliau berumur sepuluh tahun, Michalko diajak kakeknya untuk memetik blackberry.. Saat itu kakeknya menemukan sebuah ulat, mengambilnya, dan kemudian menunjukkan ke Michalko.. Kakeknya berkata, suatu saat ulat ini akan menjadi seekor kupu2 yang cantik.. Kakeknya kemudian berujar: “Coba kamu amati ulat ini secara teliti, dan beritahu kakekmu ini satu atau dua tanda2, yang bisa membuktikan kalo nantinya ulat ini akan jadi kupu2 yang cantik..” Michalko pun “mempelajari” ulat tersebut dengan seksama, dan berusaha menemukan paling nggak satu buah “gejala”.. Namun akhirnya hasilnya adalah nihil.. Ia pun melapor pada kakeknya: “Nggak ada tanda2nya nih kek, yang bisa nunjukin kalo ulat ini akan berubah jadi cantik..” Kakeknya menjawab “Tepat”.. “Dan juga nggak ada bagian fisik luar dirimu yang bisa menunjukkan pada orang lain bahwa kamu akan menjadi apa.. Kamu nggak bisa lihat apa yang sedang terjadi di …

fusi[on]..!!

“Jangan pisahkan agama dan politik”..??  Hmm.. Gimana ya ?? Seakan ada paradoks di pernyataan itu.. Dibilang dipisah, tapi agama (Islam) meliputi segala aspek kehidupan.. Dibilang “dicampur”, tapi kok jadinya malah aneh, jadi doyan mengkafirkan, nggak mau mensholati jenazah, “halal” memfitnah, dan berkesan “menyerang” yang berseberangan pilihan politik.. Tiap2 pemeluk agama pasti meyakini kalo agamanya-lah yang paling benar.. Pas kuliah S2 dulu, gw jadi paham, kalo agama itu dogma, posisinya lebih tinggi dari perspektif atau tradisi dari teori2 yang ada.. Lah wong firman Tuhan.. Saat seseorang meragukan sebuah teori, dia bisa langsung bertanya kepada si “empu”nya teori, atau melihat teori2 bantahannya, atau teori2 lain yang mengkritisinya.. Namun kalo kita ingin tau sebenar2nya tentang firman Tuhan, kepada siapa kita harus bertanya ??.. Sangat kecil kemungkinan bisa bertanya langsung ke Tuhan.. Dan kalo kata Cak Nun, sepinter2nya ustad atau ulama bicara tentang Alloh, mereka pun “menafsirkan” juga, belum tentu benar, karena tidak ada sesuatu pun yang menyerupai Alloh.. Karena agama adalah dogma, hal tersebut menjadi nggak penting untuk diperdebatkan, apalagi di”versus”kan, karena semua itu adalah pilihan, yang akan …

berbeda untuk bertemu..

Saat pertama kali teleskop Hubble diluncurkan, ternyata tuh teleskop nggak langsung ‘mulus’ bekerja sesuai harapan loh.. Ada masalah dalam pem-fokus-annya.. Cukup mendasar sih, karena mana enak menggunakan sebuah teleskop yang gagal fokus ??.. Para ahli NASA pun cukup puyeng mikirin solusi dari masalah ini, dan project yang bernilai jutaan dollar ini seakan ditakdirkan untuk gagal.. Insinyur listrik James Crocker (yang tahu masalah ini dari sebuah seminar di Jerman) pada akhirnya berhasil memberikan solusi terbaik bagi NASA.. Lucunya, ia mendapat inspirasi solusi dari pancuran kamar mandi bergaya Eropa yang susunan tangkainya bisa diatur sesuka hati di sebuah hotel.. Di kepalanya terbayang lengan2 bersendi yang bisa dikendalikan pada pancuran air, dengan ujungnya adalah kaca2 dari Hubble.. Penggabungan konsep teleskop dan kepala pancuran mandi menghasilkan solusi yang oke bagi NASA.. Dua hal / konsep yang bisa dibilang jauh berbeda, saat dipertemukan bisa menghasilkan hal yang luar biasa.. Tau kamera kapsul (pill camera) ??.. Sebuah kapsul yang bisa kita telan pada umumnya, hanya saja isinya bukan obat, tapi lampu kecil dan kamera.. Fungsinya untuk melihat “isi” perut / saluran …

dasar setan..

Dulu temen gw pernah ada yang ngomong kurang lebih begini: “Gie, selingkuh tuh bisa kejadian kalo dua2nya ‘setan’.. Kalo salah satunya orang ‘bener’, nggak mungkin jadi dah tuh selingkuh..” Logikanya bener juga sih.. Soalnya diantara dua orang yang berselingkuh, kalo salah satunya orang ‘bener’, dia pasti akan ngingetin yang satunya.. Misal salah satunya udah punya pasangan atau berumah tangga, si orang ‘bener’ normalnya akan berkata: “Hei, gw nih (atau elu tuh), udah bini / suami orang..”.. Si orang bener bakal ngingetin, kalo ada sesuatu yang nggak bener, atau berpotensi timbulnya dosa di situ.. Yang gw heran, kok ya bisa puluhan orang dengan mudahnya rame2 buat rencana nilep uang rakyat melalui proyek bernilai triliunan.. Padahal kalo ada beberapa saja orang ‘bener’ di situ, ngingetin “Hoi, ini duit rakyat loh, bukan duit engkong lu..”.. Bisa aja beda cerita.. Walau tetep sih, gw nggak seyakin itu.. hehe.. Gw nggak mau berprasangka buruk.. Apa iya di “situ” tuh dominan orang2 ‘setan’nya ??.. Tindakan korupsi berjama’ah itu gokil.. Manusia2 tanpa rasa malu, tanpa kepedulian, dan sepertinya sama sekali nggak inget …

self-transcendence..

Dulu pas kuliah pernah dapet teori kebutuhan Abraham Maslow, tapi seinget gw, dulu itu puncak tertingginya Self-Actualization.. Kalo googling, banyak juga sih yang puncak tertinggi dari piramida kebutuhuan Maslow itu Self-Actualization.. Pas baca buku terbitan 2012, “The Psychology Book – Big ideas simply explained“, kayak kumpulan teori psikologi gitu, editor dan kontributornya banyak, ternyata masih ada satu tingkat lagi di atas Self Actualization.. Yakni Self-transcendence.. Self-transcendence merupakan kebutuhan manusia untuk “bergerak” keluar diri, dan terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri, seperti Tuhan misalnya.. Atau melakukan sesuatu diluar ego diri, seperti membantu orang lain tanpa berpikir imbalan.. Self-transcendence ada di puncak tertinggi piramida kebutuhan.. Berarti bisa dibilang teori Maslow juga bersinggungan dengan teorinya Pierre Teilhard de Chardin (seorang filsuf sekaligus palaentologist).. Pierre menyatakan: “We are not human beings having a spiritual experience; we are spiritual beings having a human experience.” Sebagai makhluk spiritual, bisa jadi kebutuhan tertingginya adalah menjadi “terhubung” kepada penciptanya.. Di situ sepertinya kedamaian terhebat bisa didapat.. Bukan dari sesuatu yang sifatnya material, seperti harta, kuasa, narkoba, dsb.. Pernyatan Maslow …