All posts tagged: manfaat

tarian kontribusi..

Pertama kali gw “berkenalan” dengan psikologi-nya Adler itu saat nggak sengaja sekilas liat dorama jepang di tipi.. Pas makan siang, bini’ gw kebetulan lagi nonton itu.. Dan pas betul, saat itu adegannya tokoh utama lagi ngikutin perkuliahan di kelas.. Si dosen dari depan kelas menyatakan salah satu dari konsep teori Adler: “Sikap / attitude seseorang di masa sekarang, ditentukan oleh masa depannya..” Teori2 Adler banyak bertentangan dengan teori Sigmund Freud.. Adler pernah menjadi siswa dari Freud.. Usianya terpaut 14 tahun lebih muda.. Bertolak belakang dengan Adler, Freud-ian menganggap: sikap2 atau attitude seseorang di saat sekarangnya / masa kininya, ditentukan oleh masa lalunya.. Akhirnya Adler “keluar” dari paham Freud dan mengembangkan teori2nya sendiri yang kemudian dikenal sebagai psikologi individual.. Karena penasaran, gw mencoba menggali lebih dalam tentang psikologinya Adler melalui sebuah buku.. Ternyata pemikiran yang ditawarkan Adler benar2 gokil.. Banyak konsep2 yang layak direnungkan, bahkan “menyentil-nyentil” apa2 yang udah gw pegang selama ini.. Saat baca buku itu, beberapa kali bertanya sendiri: “Ini serius nih beneran begini ?? Tapi kok cocok ya ??..” Hehe.. Salah satu konsep …

tadabbur kontekstual..

Bolehkah seorang manusia biasa, dengan latar belakang rata2, dengan profesi2 biasa pada umumnya, mencoba memaknai Qur’an dengan pengetahuan & akalnya sendiri ??.. Tanpa “background” pesantren, ustad, atau apapun yang terkait ke-religiusan ??.. Yang dicari bukanlah tafsir yang ukurannya benar atau tidak, namun untuk bisa mengambil manfaat dari Qur’an (tadabbur), supaya “tune-in” dengan problem2 hidup kekinian bagi dirinya sendiri.. Hasil pikirannya pun tidak dijadikan kebenaran final, tidak juga dia paksakan kepada siapa pun.. Mutlak hanya untuk kebenaran subjektif dia sendiri atas firman Tuhan untuk menjalani hidup.. Bolehkah seseorang “mencabut” konteks dasar dari firman Tuhan yang turun di masa lalu, lalu memaknainya dalam konteks kekinian ??.. Jadi nggak terlalu memperhatikan pembenaran tafsir historisnya, bukan soal kebenaran fakta sejarah, melainkan melahirkan manfaat dari Kitab suci setelah dikaitkan dengan keilmuan seseorang.. Pertanyaan2 ini cukup mengusik pikiran gw saat membaca sebuah buku yang menantang untuk itu.. Buku yang membangun seseorang menjadi pembelajar: “Manusia yang terus mencari kebenaran, tanpa pernah sekalipun merasa paling benar terhadap penafsirannya sendiri..” Contoh, dalam surat yang menceritakan beberapa pemuda yang terkurung di dalam gua selama ratusan …

gaming good for you..

Sebagai gamer, gw penasaran riset2 terakhir dari manfaat maen video game… ternyata nemu neh infografisnya… Secara bebas, terjemahannya kayak gini deh: Ada banyak video game yang didesain sebagai media terapi, sebagai solusi penyembuhan untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus. Contohnya? Game berjudul SnowWorld dihadirkan untuk membantu para penderita luka bakar untuk melupakan rasa sakit mereka, SpiderWorld untuk mengatasi arachnophobia, dan Chez Fortune untuk melawan adiksi pada judi. Konsep bahwa gamer adalah anti-sosial terbukti salah. 65 persen gamer bermain dengan kehadiran temannya secara fisik di sekitar mereka. World of Warcraft sendiri bahkan memiliki 12 juta pemain di seluruh dunia yang memungkinkan Anda untuk berinteraksi. Gaming menghancurkan pernikahan? Penelitian membuktikan bahwa 76% dari  pasangan sudah menikah yang bermain MMORPG bersama akan terlibat dalam pernikahan yang lebih positif. Video game dapat membuat anak-anak berusia 4 dan 5 tahun untuk belajar pengenalan huruf dan pemahaman cerita lebih baik. Lebih dari 100 perusahaan terbesar dan terkaya di dunia menggunakan video game sebagai bagian dari pelatihan karyawan mereka. Dengan bantuan game seperti Galaxy Zoo, para astronot berhasil menemukan lebih dari 50 juta …