minimalisir bias pikir..
Lanjut dari postingan sebelumnya, bias pikir / kogintif seringkali terjadi, bahkan terkadang tanpa kita sadari (bias blind spot).. Kalo di Barat sana, ada event April Mop, di saat itu orang boleh berbohong atau bahasa halusnya “menguji keluguan orang lain”.. Hehe.. April Mop di tahun 1957, British Broadcasting Corporation (BBC) menayangkan laporan tentang spageti yang dipanen dari sebuah pohon.. Banyak orang yang terjebak kemudian menelpon BCC dan ingin tahu gimana caranya melakukan itu… Moral dari kisah ini sudah jelas: jangan mempercayai begitu saja atas apa yang dibaca atau didengar.. Isi dari media itu orang2 juga, entah itu “orang kita” atau orang luar.. Dan seperti postingan gw sebelumnya, ada kecenderungan biologis dari otak untuk bias / disimpangkan supaya percaya pada majalah yang kita beli, saluran televisi yang kita tonton, dan orang yang kita sukai.. Menurut Newberg & Waldman (2013) dalam “Born to Believe”, langkah pertama untuk jadi pemikir atau orang beriman yang lebih baik adalah menyadari, bahwa setiap persepsi dan pemikiran mengandung sejumlah bias.. Soalnya, setiap keyakinan yg kita pegang adalah hasil kompromi antara yang sesungguhnya terjadi …



