Latest Posts

3 kokabiers..

Haris dan Roel bertandang ke kantor.. thanx for coming guys !! sayang ardie ndak bisa dateng karena ada deadline mendadak.. padahal ini usulnya ardie untuk maen ke kantor gw di tanggal merah selasa ini.. bgimana atuh boss ardie !!.. epito juga nggak bisa dateng karena saatnya ambil “jatah” di tegal sono… hayyah… hehehe..

Ngejarah file dari hard disk roel, ngobrol ngalor ngidur bertiga.. waktu terasa cepat berlalu.. sesuai dengan smsnya roel malem ini dah.. Berhubung cuma bertiga, jadinya kurang rame..

dan satu lageh… kurang LAMA !!!.. gyahaha… thanx for all the files guys…… euh… thanx buat cakwenya juga…

Jakarta, needs of improvement..

Description:
dapet dari milis tetangga… miris dah..

Ingredients:
kagak pake !!!

Directions:
Jakarta: In Need of Improvements

diterjemahkan bebas dari tulisan Andre Vltchek
Worldpress.org contributing editor
July 26, 2007

Pada saat ini, gedung pencakar langit, jalanan macet
dipadati oleh ratusan ribu kendaraan, dan mal-mal
raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta , yang
notabene merupakan kota terbesar ke-4 di dunia.
Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar
perkampungan dimana bermukim sebagian besar penduduk
Jakarta yang tidak memiliki akses sanitasi dasar, air
bersih atau pengelolaan limbah.

Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia
Tenggara menginvestasikan dana besar-besaran untuk tr
ansportasi publik, taman kota, taman bermain, tr otoar
besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, gedung
konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara
BRUTAL dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan
TIDAK PEDULI akan nasib mayoritas penduduknya yang
MISKIN.

Kebanyakan penduduk Jakarta belum pernah pergi ke luar
negeri, sehingga mereka tidak dapat membandingkan kota
Jakarta dengan Kuala Lumpur atau Singapura, Hanoi atau
Bangkok . Liputan dan statistik pembanding juga jarang
ditampilkan oleh media massa setempat. Meskipun bagi
para wisatawan asing Jakarta merupakan NERAKA DUNIA,
media massa setempat menggambarkan Jakarta sebagai
kota “modern”, “kosmopolitan” , dan “me tr opolis” .

Para pendatang/wisatawan seringkali terheran-heran
dengan kondisi Jakarta yang tidak memiliki taman
rekreasi publik. Bangkok, yang sebenarnya merupakan
kota yang tidak terlalu ramah publik, masih memiliki
beberapa taman yang menawan. Bahkan, Port Moresby,
ibukota Papua Nugini, yang miskin, terkenal akan taman
bermain yang besar, pantai dan jalan setapak di
pinggir laut yang indah.

Di Jakarta kita perlu biaya untuk segala sesuatu.
Banyak lahan hijau diubah menjadi lapangan golf demi
kepentingan orang kaya. Kawasan Monas seluas kurang
lebih 1 km persegi bisa jadi merupakan satu-satunya
kawasan publik di kota berpenduduk lebih dari 10 juta
ini. Meskipun menyandang predikat kota maritim,
Jakarta telah terpisah dari laut dengan Ancol menjadi
satu-satunya lokasi rekreasi yang sebenarnya hanya
berupa pantai kotor.

Bahkan kalau mau jalan-jalan ke Ancol, satu keluarga
dengan 4 orang anggota keluarga harus mengeluarkan
uang Rp 40.000 untuk tiket masuk, satu hal yang tak
masuk akal di belahan lain dunia. Beberapa taman
publik kecil kondisinya menyedihkan dan tidak aman.

Sama sekali tidak ditemui tempat pejalan kaki di
seluruh penjuru kota (tempat pejalan kaki yang
dimaksud adalah sesuai dengan standar “internasional”
). Nyaris seluruh kota-kota di dunia (kecuali beberapa
kota di AS, seperti Houston dan LA) ramah terhadap
pejalan kaki. Mobil seringkali tidak diperkenankan
berkeliaran di pusat kota . Trotoar yang lebar
merupakan sarana tr ansportasi publik jarak pendek
yang paling efisien, sehat, dan ramah lingkungan di
daerah yang padat penduduk.

Di Jakarta, nyaris tidak dijumpai bangku untuk duduk
dan rileks, tidak ada keran air minum gratis atau
toilet umum. Ini memang remeh, tapi sangat penting,
merupakan suatu detil yang menjadi simbol kehidupan
perkotaan di bagian lain dunia.

Sebagian besar kota-kota dunia, ingin dikunjungi dan
dikenang akan kebudayaannya. Singapura sedang berupaya
mengubah ci tr a kota belanjanya menjadi jantung
kesenian Asia Tenggara. Esplanade Thea tr e yang
monumental telah mengubah wajah kota Singapura, dimana
ia menawarkan konser musik klasik, balet, dan opera
internasional kelas satu, disamping pertunjukan artis
kontemporer kawasan. Banyak pertunjukan yang disubsidi
dan seringkali gratis atau murah, bila dibandingkan
dengan pendapatan warga kota yang relatif tinggi.

Kuala Lumpur menghabiskan $100 juta untuk membangun
balai konser philharmonic yang terletak persis dibawah
Pe tr onas Tower , salah satu gedung tertinggi di
dunia. Balai konser prestisius dan impresif ini
mempertunjukkan grup orkes tr a lokal dan
internasional. Kuala Lumpur juga sedang
menginvestasikan beberapa juta dolar untuk memugar
museum dan galeri, dari Museum Nasional hingga Galeri
Seni Nasional.

Hanoi bangga akan budaya dan seninya, yang
dipromosikan guna menarik jutaan turis untuk
mengunjungi galeri-galeri lukisan yang tak terhitung
jumlahnya, dimana lukisan tersebut merupakan salah
satu yang terbaik di Asia Tenggara. Hanoi juga memugar
Gedung Opera yang secara reguler mempertunjukkan
pagelaran musik Asia dan Barat.

Candi-candi dan istana kolosal di Bangkok eksis
berdampingan dengan teater dan festival film
internasional, klub jazz yang tak terhitung jumlahnya,
dan juga pilihan kuliner otentik dari segala penjuru
dunia. Kalau bicara musik dan kehidupan malam, tak ada
kota di Asia Tenggara yang semeriah Manila .

Nah, sekarang balik ke Jakarta . Siapapun yang bernah
berkunjung ke “perpustakaan umum” atau gedung Arsip
Nasional pasti tahu bedanya. Tak heran, dalam
pendidikan Indonesia, budaya dan seni tidak dianggap
“menguntungkan” (kecuali musik pop), sehingga menjadi
tidak relevan. Indonesia merupakan negara dengan
ANGGARAN PENDIDIKAN TERENDAH nomor 3 di dunia – Masya
Allah! (pent.) – (menurut The Economist, hanya 1,2%
dari PDB) setelah Guyana Khatulistiwa dan Ekuador (di
kedua negara tersebut keadaan sekarang berkembang
cepat berkat pemerintahan baru yang progresif)

Museum di Jakarta berada dalam kondisi memprihatinkan,
sama sekali tidak menawarkan eksibisi internasional.
Museum tersebut terlihat seperti berasal dari zaman
baheula dan tak heran kalau Belanda yang membangun
kesemuanya. Tidak hanya koleksinya yang tak terawat,
tapi juga ketiadaan unsur-unsur modern seperti kafe,
toko cinderamata, toko buku atau perpustakaan publik.
Kelihatannya manajemen museum tidak punya visi atau
kreativitas. Bahkan, meskipun mereka punya visi atau
kreativitas, pasti akan terkendala dengan ketiadaan
dana.

Sepertinya Jakarta tidak punya perencana kota, hanya
ada pengembang swasta yang tidak punya respek atau
kepedulian akan mayoritas penduduk yang miskin
(mayoritas besar, tak peduli apa yang dikatakan oleh
data statistik yang seringkali DIMANIPULIR
pemerintah). Kota Jakarta praktis menyerahkan dirinya
ke sektor swasta, yang kini nyaris mengendalikan semua
hal, mulai dari perumahan hingga ke area publik.

Sedangkan beberapa dekade yang lalu di Singapura, dan
baru-baru ini di Kualalumpur, mereka berhasil
menghilangkan total perkampungan kumuh dari wilayah
kota, namun Jakarta tidak mampu atau tidak mau
memberikan warganya perumahan bersubsidi dengan harga
terjangkau yang dilengkapi dengan air ledeng, lis tr
ik, sistem pembuangan limbah, taman bermain, tr otoar
dan sistem tr ansportasi massal.

Selain Singapura, Kualalumpur dengan berpenduduk hanya
2 juta jiwa memiliki satu jalur Me tr o (Pu tr a
Line), satu monorail, beberapa jalur LRT Star yang
efisien, dan jaringan keretaapi kecepatan tinggi yang
menghubungkan kota dengan ibu kota baru Pu tr ajaya.
Sistem “RApid” memiliki ratusan bus modern, bersih,
dan ber-AC. Tarifnya disubsidi, tiket bus Rapid hanya
sekitar 2 Ringgit (kuranglebih Rp 4600) untuk
penggunaan tak terbatas sepanjang hari di jalur yang
sama. Tiket abonemen bulanan dan harian yang sangat
murah juga tersedia.

Bangkok menunjuk kon tr aktor Siemens dari Jerman
untuk membangun 2 jalur panjang “Sky Train” dan satu
jalur me tr o. Bangkok juga memanfaatkan sungai dan
kanal sebagai tr ansportasi publik dan objek wisata.
Pemerintahan kota Bangkok juga mengklaim bahwa mereka
sedang membangun jalur tambahan sepanjang 80 km untuk
sistem tersebut guna meyakinkan penduduk untuk
meninggalkan mobil me
reka di rumah dan memanfaatkan tr
ansportasi umum. Bus-bus kuno yang berpolusi sudah
sepenuhnya dilarang beroperasi di Hanoi , Singapura,
Kualalumpur, dan Bangkok . Jakarta ? Berkat korupsi
dan pejabat pemerintahan yang tak kompeten, Jakarta
tenggelam dalam kondisi yang berkebalikan dengan
kota-kota tersebut.

Mercer Human Resource Consulting, dalam laporannya
tentang kualitas hidup, menempatkan Jakarta di posisi
setara dengan kota-kota miskin di Afrika dan Asia
Selatan, bahkan dibawah kota Nairobi dan Medellin .

Walaupun Jakarta menjadi salah satu ibukota terburuk
di dunia, hidup disana tidaklah murah.Menurut Survey
Mercer Human Resource Consulting tahun 2006, Jakarta
menduduki peringkat 48 kota termahal di dunia untuk
ekspa tr iat, jauh diatas Berlin (peringkat 72),
Melbourne (74) dan Washington DC (83). Nah, kalau
untuk ekspa tr iat saja mahal, apalagi buat penduduk
lokal yang pendapatan perkapita DIBAWAH $1000??

Anehnya, orang Jakarta diam seribu bahasa. Mereka
pasrah akan kualitas udara yang jelek, terbiasa dengan
pemandangan pengemis di perempatan jalan, dengan
kampung kumuh di bawah jalan layang dan di pinggir
sungai yang kotor dan penuh limbah beracun, dengan
kemacetan berjam-jam, dengan banjir dan tikus.

Kalau saja ada sedikit harapan, kebenaran pasti akan
terucap, dan semakin cepat semakin baik. Hanya
diagnosis kejam dan realistis yang bisa mengarah pada
obat. Betapapun pahitnya kebenaran, tetap saja lebih
baik ketimbang dusta dan penipuan. Jakarta telah
tertinggal jauh dibelakang ibukota lain negara
tetangga dalam hal estetika, pemukiman, kebudayaan, tr
ansportasi, dan kualitas dan higiene makanan. Sekarang
Jakarta telah kehilangan kebanggaan dan mesti belajar
dari Kualalumpur, Singapura, Brisbane, dan bahkan
dalam beberapa hal dari tetangganya yang lebih miskin
seperti Port Moresby, Manila, dan Hanoi.

Data statistik harus tr ansparan dan tersedia luas.
Warga harus belajar bertanya dan bagaimana untuk
memperoleh jawaban dan akuntabilitas. Hanya kalau
mereka memahami seberapa dalamnya kota mereka telah
terperosok, maka barulah ada harapan. “Kita harus
berhati-hati” kata produser film Malaysia dalam
perayaan tahun baru di Kualalumpur. ” Malaysia punya
banyak masalah. Kalau kita tidak hati-hati, dalam
20-30 tahun Kualalumpur akan bernasib sama seperti
Jakarta !”

Dapatkah pernyataan ini dibalik? Mampukah Jakarta
menemukan kekuatan dan solidaritas untuk mobilisasi
sehingga dapat menyaingi Kualalumpur? Mampukah
kecukupan mengatasi keserakahan? Dapatkah korupsi
diberantas dan diganti dengan kreatifitas? Akankah
ukuran vila pribadi mengecil, dan kawasan hijau,
perumahan publik, taman bermain, perpustakaan, sekolah
dan rumah sakit berkembang pesat?

Orang luar seperti saya hanya dapat mengamati,
bercerita, dan bertanya. Dan hanya masyarakat Jakarta
yang punya jawaban dan solusinya… …….

original version by Andre Vltchek
Worldpress.org contributing editor
July 26, 2007

congrats new leader !!!

“Apabila saya terpilih menjadi pemimpin umum, saya akan bla bla bla blu ble” Yaah.. begitulah awal kata yang diucapkan oleh ketiga calon pemimpin untuk mencari dukungan suara di ruangan seminar kampus sabtu kemarin.. Ya gitu deh, gw diundang junior UKM pers mahasiswa dulu untuk menghadiri Musyawarah Suara Ekonomi yang notabene merupakan ajang dimisionernya pemimpin umum lama dan dipilihnya pimum yang baru..

Dateng ke kampus siang hari dan bertemu dengan beberapa alumni lainnya, termasuk si epiet sumemang yang anggota kokabi. Sayang Roel dan Ardie gak bisa dateng. Coba bisa, pendiri kokabi bakal kumplit berkumpul dan sepertinya bakal terjadi nostalgia berdirinya komik karpet biru yang mengharukan di ruangan LPM SE… hehe..

Saat gw dateng, acara udah mulai, terus bosen di ruangan musyawarah (soalnya denger “setujuuuu..” “setujuuuu..:” mulu sama ketukan palu yang tidak jelas berada di nada dasar apa).., kite alumni ke kantin aje makan ayam alaking favorit gw waktu kuliah dulu.

Abis makan, balik ke ruangan.. Melihat Pemimpin Umum lama berdiri di mimbar melaporkan pertanggung jawaban program kerjanya selama satu periode kepada peserta musyawarah. Ditanya segala macam pertanyaan oleh peserta.. Hhh… gak kebayang deh gw… 9 TAHUN yang lalu gw berdiri di tempat yang sama dan melakukan hal yang sama..Gelo’ oi… kok bisa-bisanya gw dulu jadi pimum… wong ancur begeneh… Yah siapa lagi yang mesti tanggung jawab kalo bukan Senior gw Roel dan Ardie… Konspirasi mereka berdua dan bujuk rayu mereka pada para anggota membuahkan hasil.. para anggota milih gw jadi pimum di tahun 1998… uukkhhh…. Dan setelah gw jadi pimum, mereka buka rahasia, ternyata gw bakal jadi pimum sudah diplot sejak lama oleh mereka dan senior lainnya… ALAMMAAAKKK… gw dikerjain..

2008, keadaan agak berbeda.. Berhubung anggotanya sekarang hampir cewek semua, jadi ketiga kandidatnya pun cewek… setelah mempresentasikan program mereka, pemilihan suara pun berlangsung… Dan dalam sejarah Lembaga Pers ini berdiri, akhirnya terjadi untuk kedua kalinya, LPM ini dipimpin oleh seorang wanita… Yeeeyy… hidup Tiwiii !!!.. hehehe…Terakhir LPM ini dipimpin oleh wanita itu periode 96 – 97, oleh mbak windu pangajabsih, teman satu angkatan roel dan ardie yang notabene pada jaman dahulu turut melakukan konspirasi untuk menjadikan gw pimum… Grrrr….

Yah, mau cewek atau cowok, yang namanya leadership itu soal pengaruh… Simpati dari anggota yang dipimpinnya itu tergantung dari sikap pemimpin itu sendiri nanti… Mbak windu menurut gw orang yang cukup ada wibawa dan disegani.. Kalo ngomong tegas dan nyesek masuk ke hati gitu.. Pernah dulu saat gw jadi pimum di acara buka puasa bersama, gw ambil makan duluan… terus gue lewat di di depan mbak windu..terus mbak windu langsung deh ngomong ke gue, “gie… Rasulullah ngajarin, yang namanya pemimpin tuh, kenyangnya belakangan…”………………. GGYYYAAAAA….langsung gak enak ati gitu gw ngeliat sepiring nasi berikut sate yang ada di tangan gw… …..dan akhirnya kalimat mbak windu itu tetep lengket sampe sekarang….Terima kasih mbak windu atas pelajaran berharganya.. katakanlah kebenaran meskipun itu pahit.. (^_^!)….

Periode 2008 ini yang anggotanya 90% cewek, gw berharap mereka tetep bisa show off.. kalo perlu, buktikan pada kami ini para lelaki bahwa kalian bisa berbuat yang “lebih”…untuk pimum yang baru (kadang suka mampir ke blog gw..), semoga sukses deh yeee.. hehehe… GO GO GIRLS !!!

YEEEYYY… dapet arisaannn…

Alhamdulillah.. arisan rutin 3 bulanan temen2 SMA ALpen… baru kali yang ketiga ini ( di putaran ke 2) gw bisa dateng… sebelum-sebelumnya sebetulnya seh bentrok terus.. dan yeeeeyy… sesuai judulnya.. gw langsung dapet… gak perlu-perlu amat seh untuk diposting.. tapi kali ini kayaknya kok kayak kebetulan.. padahal seh sebetulnya gak ada yang kebetulan.. semua udah diatur secara perfect… jadi sampai saat ini pun gw gak bisa nemuin kata pengganti yang tepat dari kebetulan..

Maksud gw kebetulan ituuu, sejak baca buku quantum ikhlas dan artikel-artikel lain yang bau – bau the secret atau law attraction dan sejenisnya, gw belajar mencoba untuk praktek.. sebelum arisan ini pun gw menemukan banyak kebetulan-kebetulan yang menurut gw aneh.. kalo baca quantum ikhlas, terus mau coba praktek, di bukunya dianjurkan tuh untuk nyatet kebetulan sekecil apapun yang kita temui.. kebetulan yang dimaksud disini ituuu hal yang dipikirkan, diinginkan / diharapkan yang tiba-tiba terjadi sekecil apapun itu.. dan gw coba nyatet, eh.. ternyata banyak juga loh…

Yang terakhir yah arisan hari minggu tgl 20 ini.. dari malem harinya sebelum tidur gw udah bikin visualisasi kalo besok gw bakal dapet arisan… gak pernah sedikit pun mikirin atau kebayang bakal gak dapet… tapi settingan dalem hati tetep sama.. dapet ikhlaasss, nggak dapet yah ikhlas juga.. sampe besok siangnya awal nyampe ke tempat arisan di pesona kayangan, hal yang pernah dilakukan seorang trainer workshop E.D.A.N (workshop beraroma mind setting, law of attraction, sukses, motivasi dan sejenisnya) di sebuah arisan gw lakukan juga… yakni berani nyatain ke beberapa orang kalo hari ini bakal dapet arisan…

Nyari momen tepat, seorang teman cowok dateng dengan pacarnya, karena arisan terakhir ledek-ledekan siapa yang bakal bawa pasangan duluan ke arisan, dia ngeledekin gw “HAA.. kalah lu kan.. lu sendirian kaan, gw bawa cewe’ gw neh..”.. ledek die… Terus gw timpalin ajah dengan nada bercanda,”..hehehe.. iye.. urusan gitu gw kalah deh, tapi ntar giliran kocok arisan, bakal gue deh yang menang.. bakal dapet deh gue hari iniii..”

Yah bener.. akhirnya kejadian gw dapet arisan.. bukan berarti gw dah bisa LOA loh.. justru gara-gara kepengen bisa gw coba-coba terus.. baca sana, baca sini.. ngobrol sana ngobrol sini.. Dan dari sudut pandang Islam Law Attraction itu ada juga loh… kalo baca bukunya laa tahzan atau imam al-ghazali, banyak banget yang sesuai dengan LOA.. mungkin ntar lain kali gw tulis di blog.. dulu udah sempat nulis, udah lumayan panjang, ee… filenya ilang ntah kemane… salah gw jugak seh nulisnya di laptop buat presentasi ke klien, di desktopnya lageh… mungkin gak sengaja ada yang apus….

yaah… ikhlaskan sajaaaaaah…

brain wave…

Menepati janji seorang teman yang selasa minggu kemaren sempat tilpunan sampe hampir satu jam lamanya.. untuk itulah tulisan blog ini gw bikin.. ngobrol ngalor ngidul beragam topik di telpon, gak tau gimana, tau tau nyantol sama topik mengenai kekhusyu’an sholat.. dari bermacam buku dan training sholat tahajjud yang pernah gw ikuti, gw bilang ke dia “kalo mao khusyu tuh, gelombang otak kita mesti kita switch ke gelombang alpha..”… Gak banyak balasan kata-kata atas omongan gw itu, tapi temen gw malah terdengar jadi bingung… dan buntutnya, berhubung si boss pembaca setia blog gw, jadinya dia minta ditulisin di blog gw eneh mengenai gelombang otak.. dan ini BUKAN BERARTI GW UDAH BISA… justru gara-gara kepengen bisa itu gw jadi doyan buku yang ber”aroma” otak… pada prakteknya memang agak sulit.. trainernya mah enak ngejelasin dan ngegambarin pada kita kayak apa itu rasanya khusyuk.. tapi yah namanya “rasa”, kan sulit… ibarat contohnya gw mau ngejelasin rasa semangka sama orang yang belum pernah makan semangka.. gimana coba ?? sepinter-pinternya gw ngomong, dan sebanyak-banyaknya meteor yang muncrat dari mulut gw (jigong maksudnya.. hehe).. tetep aja orang itu gak bisa dapet rasa semangka dari gw.. jadi.. solusinya yah praktek… beli semangka, makan dah… beres… nah kalo sholat khusyu ?? yah praktek juga lah.. dicoba dan dilatih sampe ngelotok…

Mengenai gelombang otak sendiri, ternyata otak mengeluarkan gelombang tergantung dari kondisi jiwa seseorang… ini dapat diukur dengan EEG (Elekroensefalogram) yakni sebuah alat perekam gelombag otak.. dari berbagai sumber yang gw temui, berdasarkan frekuensinya gelombang otak terdiri dari 4 kategori:

– Gelombang BETA (14-100 Hz)

Saat konsentrasi serius bekerja, sadar penuh, didominasi logika, otak kiri aktif, multitasking, olah raga, presentasi, menyetir mobil dan hal aktif lainnya, gelombang beta inilah yang dipancarkan oleh otak.. gelombang tinggi ini merangsang otak kita untuk mengeluarkan hormon kortisol dan norefinefrin.. hormon inilah yang menyebabkan kita jadi stress, was was, cemas, mudah marah dan khawatir.. singkat kata, di sebagian besar waktu terjaga, kita berada di gelombang BETA..

– Gelombang ALPHA ( 8 -13.9 Hz)

Nah.. orang yang sedang ngelamun sampe nggak denger kalo dipanggil (digebuk baru deh ‘ngeh… hehe), sedang rileks, tenang, istirahat, santai, berkhayal, fokus dan superlearning, gelombang alphalah yang akan keluar dari otak kita.. gelombang alpha juga dinobatkan sebagai gelombang untuk menciptakan kondisi terbaik untuk menyerap informasi dan munculnya kreativitas.. ini membuktikan teori Golden Ages pada balita yang pada saat umur2 segitu, proses pembelajaran seorang anak sedang tinggi-tingginya.. karena menurut hasil riset, anak-anak balita kondisi otaknya selalu berada dalam gelombang alpha.. pada kondisi ini, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang membuat kita merasa nyaman, tenang dan bahagia.. Hormon ini membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indra meningkat…. jadii, nggak heran toh kenapa ada terapi sholat tahajjud yang bisa nyembuhin penyakit kanker dan penyakit berat lainnya..?? dengan sering dan lamanya sholat tahajjud dalam kondisi gelombang alpha, imunitas menjadi meningkat dan produksi sel makrofag yang tugasnya memakan sel-sel yang abnormal menjadi naik pula.. dan dari buku yang baru aja kelar gw baca, terdapat pergeseran paradigma tentang otak di tahun 2006.. paradigma lama menyatakan kalo otak itu bagaikan komputer, spiritualitas terpisah dari kerja otak, dan bibit penyakit adalah penyebab penyakit.. sedang paradigma baru menyatakan otak itu bagaikan pabrik obat, spiritualitas berkatian dengan kerja otak, dan pikiran dapat mengontrol penyakit..

– Gelombang THETA (4 – 7.9 Hz)

Frekuensi ini dapat ditemukan pada saat seseorang sedang nyaris tertidur atau dalam kondisi tidur dan bermimpi.. pada frekuensi ini, pikiran menjadi sangat kreatif dan inspiratif.. Seseorang yang berada dalam gelombang ini berada dalam kondisi sangat relaks, pikiran sangat hening, indera keenam dan intuisi muncul. Itu semua terjadi karena otak mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine, dan AVP.

– Gelombang DELTA (0.1 – 3.9 Hz)

Saat kita tidur pulas gak pake mimpi, nggak sadar, nggak bisa merasakan badan dan nggak berpikir, frekuensi inilah yang muncul.. Di gelombang ini, otak mengeluarkan hormon pertumbuhan (HGH).

Terus.. setelah tahu 4 jenis gelombang otak diatas.. sekarang apa kaitannya sama sholat khusyu ?? nah ntu dia… balik ke pernyataan gw di awal tulisan.. kalo mau sholat khusyu’, yah kita mesti coba untuk rileks dan nurunin gelombang otak kita.. makin turun makin baik.. memang masalahnya, di jaman sekarang yang serba sibuk dan stress ini, jarang orang yang menyempatkan diri untuk mampir ke frekuensi alpha.. yang sering terjadi itu, kita kerjaaaaa terus (frekwensi beta), sholat jugak pikiran kemana mana..hehe.. kerja ampee capeekk, terus tidur (frekuensi theta atau delta).. jadi mungkin buat kita yang sibuk terus, agak sulit buat tahu gimana seh rasanya ada di gelombang alpha itu ?? yang jelas, fokus pada “satu” topik pikiran saja adalah salah satu kuncinya… ibarat ngelamunin siapa gitu deh… kalo dari tiga tingkat kesadaran (conscious, sub-conscious, dan unconscious) gelombang alpha ini berada di sub-conscious..

nah.. gimana caranya turun ke gelombang alpha ?? ini yang jadi masalah… kalo dari beragam buku dan diskusi ama temen seh, bisa melalu visual seperti melihat sesuatu yang indah, atau lewat penciuman seperti aroma therapy, atau bisa juga lewat pendengaran… sekarang kan udah banyak tuh dijual CD audio atau program soundtheraphy untuk gelombang otak.. seperti CD dari quantum ikhlas misalnya… isinya jugak aneh2.. ada yang suara gemericik air hujan, aliran air, kodok, burung, gesekan daun kalo tertiup angin, debur ombak, ada yang campuran dari itu semua, ada juga yang cuman satu jenis suara aja (kebayang gak seh, beberapa puluh menit itu yang kita dengerin cuman suara angin doang)… eit, tapi jangan salah, ada yang berpendapat kalo Rasulullah waktu menyepi di gua hira’ itu yah yang didenger itu cuman ada suara angin.. pernahkah kita nyoba menerka-nerka apa yang dipikirkan beliau saat puluhan hari di sana ?? apapun yang direnungkan Rasulullah pada saat itu, yang jelas kondisi di gua hira mendukung untuk terus berada di kondisi alpha yang notabene merupakan kondisi superlearning, kreativitas, berkhayal, dan kondisi terbaik dalam menyerap informasi… dan akhirnya, wahyu pertama pun turun.. IQRA !!!

sangat bertolak belakang sama gw yang kalo niat nyepi di kamar selalu bawa HP sony ericsson seri W dengan memory 4 giga…. (T_T)

kalo ada yang udah coba dengerin CD-CD brainwave, mungkin sedikit banyak tahu itu gimana rasanya kondisi alpha.. ada yang bilang seperti melayang, tenggelam, rileks, dll.. kalo menurut gw seh rasanya nanggung, kayak serasa nyaris tidur gituh ?? lewat dikit langsung bablas deh ketiduran.. (ADA WARNING supaya nggak mendengarkan brainwave audio pada saat menyetir..) kalo gak salah, pernah gw baca ada orang yang mampu mempertahankan kesadarannya sampe di gelombang theta atau delta.. mungkin para sahabat di zaman Rasulullah itu adalah beberapanya… kalo mereka sudah bisa tetap sadar sampe gelombang theta atau delta, cerita sahabat nabi yang tertancap panah kemudian minta dicabut panahnya pada saat sholat dan tidak merasakan apa-apa menjadi masuk di akal…

yang agak sulit adalah meng”switch” ke alpha pada saat sholat.. nggak mungkin kan gw sholat pake earphone sambil dengerin CD brainwave ?? apalagi kalo lagi jamaah ?? mo sholat apa mo ajeb-ajeb sendiri ??… kalo dari modul training, bisa lewat lari di tempat 1-2 menit (ane
h yah??), pikirkan sesuatu yang menyenangkan atau menyedihkan.. rasakan relaksasi.. tutup mata, tarik nafas yang dalam, bikin badan serileks mungkin, hembuskan nafas perlahan-lahan… atur nafas saat sholat selembut mungkin, seperti cara bernafas saat orang tidur… Teruuss sumber lain dari buku yang it.. WAKS !! bukunya gak ada !! ternyata lagi dipinjem klien !!!….. eeuh, kurang lebih sih isinya ada yang biar khusyuk tuh inget mati, inget nikmat biar bersyukur, fokus kebesaran Allah, dll.. tapi buku-buku sholat khusyu yang banyak beredar itu pendekatannya spiritual banget… gw pengen nyari buku yang teknis praktis cara naek nurunin gelombang otak, tapi sampe saat ini blom nemu juga… paling banter yah pake CD brainwave itu…

ya gitu deh boss sedikit penjelasannya….

halah.. nih blog jadi panjang begini yah……. udah aaah…..

begadangnya besok ajah.. sambil nonton liga champioooonnn…