Author: ogieurvil

Lebih Cerdas dengan Permen Karet?

Description:hehehe… kunyah teruuuss… Ingredients:copas dari sene neh… http://abuthalhah.wordpress.com/2009/04/26/lebih-cerdas-dengan-permen-karet/ Directions:Penelitian terbaru Baylor College of Medicine, Houston, menyimpulkan bahwa permen karet dapat meningkatkan konsentrasi sehingga membantu siswa lebih memahami matematika. Salah seorang peneliti, Craig Johnston, menjelaskan, siswa pengonsumsi permen karet selama pelajaran matematika mendapatkan nilai lebih baik daripada rata-rata di kelasnya. “Untuk kali pertama kita bisa melihat bahwa siswa menjadi lebih cerdas ketika diperbolehkan mengunyah permen karet dalam kelas,” ujar Gil Leveille, direktur eksekutif Wrigley Science Institute, seperti dikutip Reuters kemarin (23/4). Para peneliti Baylor mengambil sampel studi empat kelas matematika atau 108 siswa berusia antara 13-16 tahun. Objek penelitian mereka adalah siswa dari keluarga tidak mampu keturunan Hispanik yang bersekolah di Houston, Texas. Setengah dari sampel penelitian tersebut diberi permen karet gratis untuk dikonsumsi selama mengikuti pelajaran matematika, mengerjakan PR, dan ujian. Mereka mengunyah permen karet selama 86 persen dari keseluruhan waktu pelajaran matematika dan 36 persen waktu mengerjakan PR. Sedangkan sisanya tidak mengonsumsi permen karet. Setelah 14 minggu, nilai matematika mereka yang mengonsumsi permen karet meningkat 3 persen dari sebelumnya. Meski secara statistik kecil, perubahan …

holy smoke !!!

bwweehh… lagi UAS… untuk satu mata kuliah, gw milih nulis tentang rokok… nggak tau kenape, kepikir aja pengen bikin event atau entertainment tentang barang kontroversi yang satu ini.. mulai riset cari data… ternyata pecandu rokok tuh emang pada gile yee… hehehe… berikut sedikit data yang gue dapet: – di dalam sebatang rokok terdapat: 4000 jenis racun kimia (10 diantaranya bersifat karsinogenik/merangsang tumbuhnya kanker). – Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah China dan India dalam kasus kematian akibat menghisap rokok. Berdasarkan hasil survei Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007, sebanyak 1.127 orang meninggal setiap hari akibat rokok, dan 67 persennya merupakan laki-laki. – produksi rokok 220-225 miliar batang diserap oleh rakyat miskin. Data BPS menunjukkan masyarakat miskin cenderung mengorbankan alokasi belanja bahan kebutuhan pokok – termasuk beras, susu, tahu dan daging – demi tetap mempertahankan merokok. Pada tahun 1999, proporsi belanja makanan pokok keluarga miskin yang 28% turun menjadi 19% pada tahun 2003. Namun pada periode yang sama, proporsi belanja rokok keluarga miskin justru meningkat dari 8% menjadi 13%. – Sebanyak 83,7 persen anak-anak merokok karena …

“Orang berakal yang bahagia adalah dia yang sifatnya paling baik, pembicaraannya yang paling indah adalah ilmu, miliknya yang paing berharga adalah hikmah, dan hartanya yang paling utama adalah perbuatan baik. Orang tidak menjadi kaya kecuali karena qanaahnya, tidak merasa aman kecuali karena ketidakbersalahannya, tidak bertambah bahagia kecuali karena rasa syukurnya, dan tidak hilang kesusahannya kecuali karena do’anya.” – unknown philosopher –

Alam Semesta sebagai Hologram – And the truth of Islam

Description:dari Buku: Michael Talbot – The Holographic Universe sumpe panjang banget neh artikel.. memusingkan pulak.. tapi buat yang doyan science ras-rasnya seh bakal nyandu.. hehehe… Ingredients:copas dari milis tetangga.. Directions:Pada tahun 1982 terjadi suatu peristiwa yang menarik. Di Universitas Paris,sebuah tim peneliti dipimpin oleh Alain Aspect melakukan suatu eksperimenyang mungkin merupakan eksperimen yang paling penting di abad ke-20. Anda tidak mendapatkannya dalam berita malam. Malah, kecuali Anda biasa membaca jurnal-jurnal ilmiah, Anda mungkin tidak pernah mendengar nama Aspect, sekalipun sementara orang merasa Semuannya itu mungkin akan mengubah wajah sains. Aspect bersama timnya menemukan bahwa dalam lingkungan tertentupartikel-partikel subatomik, seperti elektron, mampu berkomunikasi denganseketika satu sama lain tanpa tergantung pada jarak yang memisahkan mereka.Tidak ada bedanya apakah mereka terpisah 10 kaki atau 10 milyar km satu sama lain. Entah bagaimana, tampaknya setiap partikel selalu tahu apa yang dilakukanoleh partikel lain. Masalah yang ditampilkan oleh temuan ini adalah bahwahal itu melanggar prinsip Einstein yang telah lama dipegang, yakni bahwatidak ada komunikasi yang mampu berjalan lebih cepat daripada kecepatancahaya. Oleh karena berjalan melebihi kecepatan cahaya berarti menembus dinding …