read|me
Comments 42

fakta ilmiah aneh

Description:
mungkin blom tau jugak…

Ingredients:
copy paste.. hehe

Directions:
1. Bulan Semakin Menjauh dari Bumi

Orbit bulan bertambah lebar, kira-kira 3.8 cm pertahun. (Radius orbit Bulan kira-kira 384,000 km). Ini dikarenakan Bulan menyebabkan pasang di Bumi. Karena sisi Bumi yang menghadap Bulan lebih dekat, maka tarikan gravitasi menjadi lebih kuat dari pada pusat bumi, hal yang sama berlaku pada sisi Bumi yang menjauhi bulan jika dibanding pusat Bumi. Efek ini akan merentangkan bumi sedikit, dan membuatnya sedikit gepeng. Diperkirakan 15 milyar tahun lagi hari di bumi akan menjadi 55 hari lamanya, tidak 30 lagi, sesuai dengan waktu yang dibutuhkan bulan untuk mengitari Bumi.

2. Hujan Binatang Dari Langit

Hujan binatang sudah jadi fenomena cuaca yang relatif umum, dilaporkan terjadi di berbagai belahan dunia. Binatang seperti jatuh dari langit layaknya hujan, biasanya ikan atau kodok. Kadang binatang yang jatuh masih hidup, menunjukkan bahwa rentang waktu ekstraksi dan saat jatuh lumayan pendek. Beberapa saksi menggambarkan binatang-binatang itu tampak takut, meskipun sehat, dan berlaku lumayan wajar setelah kejadian. Pada beberapa kejadian, binatang jatuh dalam keadaan beku dan mati, bahkan ada yang masih terkurung dalam balok es. Bukti betapa kuatnya kekuatan cuaca membawa mereka ke ketinggian di bawah nol derajat.
Peristiwa hujan kodok terakhir terjadi di Serbia (2005), London (1998) dan hujan ikan di India (2006) dan Wales (2004). Di Honduras, Lluvia de Peces (Hujan Ikan) adalah fenomena unik yang sudah terjadi selama lebih dari seabad, Terjadi di Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi dari peristiwa ini menyatakan bahwa ini dimulai dengan awan hitam gelap di langit yang dibarengi dengan guntur dan angin kencang dan hujan lebat selama 2 sampai 3 jam. Setelah hujan berhenti , ratusan ikan hidup ditemukan di tanah. Orang-orang mengambilnya untuk dimasak.

3. Jagad Raya Memiliki Warna Beige

Cosmic Latte adalah warna alam semesta, menurut tim astronomi dari John Hopkins University pada 2001, Karl Glazebrook dan Ivan Baldry menentukan warna dari alam semesta adalah putih kehijau-hijauan, tapi mereka segera mengoreksi analisa mereka di “The 2dF Galaxy Redshift Survey: constraints on cosmic star-formation history from the cosmic spectrum” yang dipublikasikan pada tahun 2002. Pada esei ini mereka melaporkan bahwa survey warna dari seluruh cahaya di alam semesta menghasilkan warna sedikit putih beige (abu2 agak kuning). Survey termasuk lebih dari 200,000 galaksi dan mengukur rentang spektral dari cahaya dari alam semesta yang besar. Nilai hexa RGB untuk warna Cosmic Latte adalah #FFF8E7. Pada artikel di Washington Post, warnanya di tampilkan. Glazebrook berkelakar bahwa dia mencari saran untuk menamai warna baru tersebut. Beberapa orang yang membacanya mengirim saran, dan “Cosmic Latte” yang kemudian dipilih.

4. Keracunan Bisa Menyebabkan Massa Menari Histeris

Dancing Mania adalah nama yang diberikan fenomena yang terjadi kebanyakan di tanah daratan Eropa dari abad 14 sampai 17an, dimana sekelompok orang akan menari di jalanan kota, kadang dengan mulut berbusa atau mengoceh sampai roboh kelelahan. Mania terjangkit masal di Aachen Jerman pada juli 1374. Penari menuju jalanan dan berteriak-teriak dan terus menggeliat meskipun sudah roboh kelelahan. Tarian ini menyebar dengan cepat melalui Prancis dan ke kota-kota kecil. Dan puncaknya pada 1418 di Strasbourg. Bagaimanapun, banyak orang telah terjangkit dancing mania, atau terperangkap dalam dancing mania, berusaha membantu, atau hanya melihat kejadian ini, yang membuat kegiatan kota terhenti.
Meski tidak ada konsensus yang ada mengenai penyebab, beberapa kasus, khususnya di Aix-la-Chapelle, mungkin memiliki penyebab phisik yang bisa dijelaskan. Gejala penderita bisa digolongkan pada keracunan semacam jamur, ergotism, dikenal pada Abad Pertengahan sebagai “St. Anthony’s Fire”. Ini disebabkan karena memakan gandum yang terinfeksi Claviceps purpurea, jamur kecil yang mengandung racun dan mengandung kima psikoaktif (alkaloid), termasuk lysergic acid (digunakan pada masa modern untuk sintesa LSD). Gejala keracunan ergot termasuk nervous spasms, psychotic delusions, keguguran, gemetar dan mati rasa. Beberapa penari menyatakan mengalami penglihatan alam religi.

5. Larva Lalat Membantu Menyembuhkan Luka Lebih Cepat

Dulu, beberapa dokter menyadari bahwa tentara yang di lukanya terdapat belatung sembuh lebih cepat daripada yang tidak. Belatung memakan sel-sel kulit mati dan bakteri. Terapi Belatung (dikenal juga dengan Maggot Debridement Therapy –MDT-, terapi larva) adalah menaruh dengan sengaja belatung pembasmi kuman atau larva lalat ke kulit yang luka atau jaringan lembut di luka manusia atau binatang. Praktek ini digunakan secara luas sebelum ditemukannya antibiotik, untuk membersihkan jaringan mati di luka guna mempercepat penyembuhan.

6. Binatang Yang Meledak

Binatang Meledak Secara Alami bisa terjadi karena berbagai alasan. Pada tahun 2004, pengumpulan gas di dalam bangkai sperm whale, berukuran 17 meter panjang dan 50 ton berat, mengakibatkan ledakan di Taiwan. Ledakan dilaporkan menyemprotkan darah dan isi perut paus berceceran di sekitar emperan toko, saksi mata dan mobil. Populasi kodok cukup banyak di Jerman dan Denmark meledak pada April 2005 pada aksi yang digambarkan sebagai mekanisme pertahanan diri yang gagal, ktika kodok-kodok itu menggembungkan diri agar terlihat lebih besar saat diserang burung gagak.

7. Kuda Laut Jantan Bisa Hamil

Kuda laut bereproduksi dengan cara yang tidak biasa: Yang jantan yang mengandung. Pipefishes dan seahorse adalah spesies di dunia binatang yang mengalami “male pregnancy”. Kudalaut Jantan memiliki kantong benih yang digunakan untuk menyimpan telur yang diberikan sang betina. Saat kawin mereka saling melilitkan ekor dan sang betina memasukkan tabung panjang yang dinamakan ovipositor ke katong benih sang jantan. Telur-telur mengalir melalui tabung ke kantong benih dimana kemudian mereka dibuahi.
Embrio berkembang selama 10 hari sampai 6 minggu, tergantung pada spesies dan kondisi air. Saat sang jantan ‘melahirkan’ dia memompa ekornya sampai bayi kudalaut keluar. Kantong kudalaut jantan juga mengatur kadar garam, dengan perlahan meningkatkan kadar garam di kantong agar sesuai dengan lingkungan luar saat telur dewasa. Telur yang menetas tidak bergantung pada induk. Beberapa berkembang bersama dengan plankton. Bahkan kadang-kadang induk jantan memakan telur yang baru dilahirkannya. Spesies lain (H. zosterae) saat menetas memulai hidup sebagai benthos.

8. Janin Bisa Terjebak Di Dalam Kembarannya

Fetus in fetu (atau Foetus in foetu) digambarkan sebagai kelainan yang sangat jarang yang melibatkan janin terjebak di dalam saudara kembarnya. Janin ini terus hidup sebagai parasit bahkan setelah kelahiran dengan membentuk struktur saluran umbilical yang menyedot suplai darah kembarannya dan tumbuh membesar bahkan mulai membahayakan inangnya. Janin parasit ini anancephalic (tanpa otak) dan kekurangan organ internal, dan tidak bisa bertahan hidup sendiri, meskipun ini ‘hampir’ manusia (sekalipun belum berkembang dan aneh)memiliki fitur otot, jemari, rambut, kuku dan gigi. Fetus in fetu hanya ada sekitar 91 kasus di seluruh dunia dan tidak dilaporkan.
Fetus in fetu terjadi sangat dini pada kehamilan kembar, saat satu janin membungkus yang lainnya. Janin dominan tumbuh, sedang janin kembar lainnya hidup selama masa kehamilan menyerap makanan dari inang kembarannya seperti semacam parasit. Biasanya, kedua kembar mati sebelum lahir, namun ada juga yang survive.

Advertisements
This entry was posted in: read|me
Tagged with:

by

"Tuhan.. tolong berikan rejeki berlimpah pada semua orang yang udah mampir ke blog ini.. Amiiinn.." ......(^_^!)

42 Comments

  1. Ga kebayang kalo hujan binatang terjadi di kampus pas siang bolong…Hebohnya kayak apa yah!! Anak2 gtu loh..Pecicilan…Apalagi anak baru…Hehe…kayak elo gtuh Gie…Mahasiswa baru, bukan??

    Like

  2. Ini fakta ?aneh ya apalagi yang hujan binatang, misal kita lagi jalan tiba – tiba keujan terus yang berjatuhan kodok, nemplok deh di kepala hiii…

    Like

  3. awanragil said: Ini fakta ?aneh ya apalagi yang hujan binatang, misal kita lagi jalan tiba – tiba keujan terus yang berjatuhan kodok, nemplok deh di kepala hiii…

    gue berharap tidak pernah terjadi hujan sapi..!!

    Like

  4. punyatiwi said: Klo fenomena hujan duwit dah ada Lom ya??

    gak bakal ada wi… Allah sepertinya udah menggariskan… karena kalo beneran ada, past akan terjadi bunuh-bunuhan karena rebutan duit secara massal…

    Like

  5. ogieurvil said: gue berharap tidak pernah terjadi hujan sapi..!!

    hujan sapi agak tidak mungkin terjadi. karena hujan binatang itu terjadi karena angin puting/tornado yang kuat mengangkat hewan-hewan di permukaan laut (ikan) atau hewan hewan ringan di darat (kodok, misalnya) ke awan dan menurunkannya kembali bersama hujan….jadi, kalo untuk mengangkat sapi….yang bisa kita harapkan adalah jatuhnya sapi itu bersama peternaknya, atau bahkan bersama traktor si peternaknya…hehehe…btw, thx for sharing, gi! cosmic latte? nice name, isnt it?

    Like

  6. buat nambah serem yang no.8….bayi bayi hiu bisa saling memakan (kanibal) satu sama lain ketika masih berada di dalam kandungan ibunya….maka yang lahir adalah bayi hiu terkuat…(seleksi alam sejak awal)….

    Like

  7. dayorules said: coba itu direview bahan2 kuliahnya di sini…

    maksut ?!? nguli gw emang menarik… tapi gak semenarik ini… grrrrrr…ngereview bogem aje yee… kekekek…

    Like

  8. harlia said: bahkan dalam suasana hati yang putus asa Ogie masih terlihat menggemaskan.. ^o^

    gyaaarrghhh… gw jadi bingung neh ley mo pasang gambar ape… dah… teks aje deh…. gyahaha..awas lu ye kalo masi bisa bilang ketikan gue okeh !!!

    Like

  9. ogieurvil said: gyaaarrghhh… gw jadi bingung neh ley mo pasang gambar ape… dah… teks aje deh…. gyahaha..awas lu ye kalo masi bisa bilang ketikan gue okeh !!!

    owhh.. Ogie… ketikanmu mempesona sekaliiiii!!XD

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s