All posts tagged: sukses

sukses punya siapa ??

Dalam sebuah acara seminar, si pemberi materi bertanya pada audiensnya: “Nih, jawab dengan tulus yaa… Menurut anda2 sekalian, adakah orang yang direncanakan sukses oleh Tuhan..?” Audiens menjawab: “Aaaaddaaa…..” Lalu si pemberi materi bertanya lagi: “Nah, kalo anda menjawab ada, orang itu orang lain atau diri Anda ??” Audiens tidak menjawab, hanya planga plongo dan ketawa2 aja….. Lalu si pemberi materi menambahkan: “Kalo anda tertawa, berarti orang itu adalah orang lain…” Bener juga seh… Gw pikir, seringkali kita nggak menganggap diri kita pantas untuk bersanding dengan sesuatu yang besar, padahal kita semua berhak untuk mendapatkan sesuatu yang besar itu, apapun halnya “sesuatu” itu… Seringkali kita membuat “batasan” atau bahkan mengkerdilkan diri kita sendiri dibandingan orang laen yang notabene sama2 makan nasi… heheheh… Jadi kalo ditanya “siapa yang pinter ??… jawabnya dia, bukan saya… siapa yang berhak sukses kaya raya ??.. jawabnya dia, bukan saya… Padahal semua itu adalah hak kita semua… Hanya saja kita sering tidak mengambil atau menunda melakukan formulanya, yakni ACTION, atau bertindak mendekatkan diri pada hal2 yang bisa membuat kita lebih “besar” dan …

me on TV(RI) ??

tau acara “Untukmu Indonesia” di TVRI..??. tayang tiap sabtu jam 14.00 kalo gak salah… gw sendiri belum pernah liat seh… tapi setau guwe nih acara host-nya Neno Warisman yang notabene dulu emang pernah jadi klien guwe dan pernah beberapa kali maen ke kantor gue.. beberapa minggu lalu.. kakak guwe ngasi tau, “Woi.. kita diundang mbak Neno nih buat tampil di acaranya di TVRI..”…. HWA ?? ternyata serius… gw dan kakak adik gw beneran diundang jadi narasumber untuk tampil di acara untukmu indonesia, yang kebetulan temanya “Bakat Bawa Kaya, Bakat Bawa Bahagia”.. Mungkin karena Mbak Neno tau gw ngediriin bisnis gw dari bermodal bakat, jadi sepertinya cocok dijadikan narasumber untuk tema tersebut… Selain narasumber dan audiens, di acara itu juga ternyata diundang para pakar yang emang mumpuni dengan topik yang berkaitan dengan tema.. Saat itu pakarnya bapak Munif Chatib dan Asmono Wikan… Akhirnya hari Jum’at tgl 23 Juli kemarin, jadi dah gw bertiga syuting di TVRI… ngobrol santai aja dengan mbak Neno, nggak nganggep ini masuk tipi cukup membuat gw sama sekali nggak deg-degan… hehehe… ini …

bener gak seh ?? sukses ituuu….

dulu pernah ada yang bilang ke gw, kalo sukses tuh tergantung kita lahir dari rahim siapa.. atau gw pernah denger, kasarnya begini: “kalo lu nggak lahir dari si fulan, nggak mungkin lu jadi kayak gini…!!” gw pribadi masi belum tau pernyataan ini bener sepenuhnya, setengah bener, setengah salah atau salah sama sekali… Karena memang pernah gw baca, ada sekian persen kecerdasan yang diturunkan kepada kita melalui orang tua kita… tapi gw pikir bukan lantas semata-mata kita akan sukses begitu saja dengan ngandelin apa yang kita bawa dari lahir… kalo nggak bisa memanfaatkan dan menggunakan secara maksimal apa yang kita bawa dari lahir, kecerdasan tersebut nggak akan berkembang…. kadang gw mikir, alangkah gak adilnya kalo pernyataan di atas sepenuhnya benar… karena sukses seakan memerlukan faktor besar yang namanya keturunan… nah, mosok orang yang dari keturunan biasa-biasa ajah nggak bisa sukses ?? Memang sih, faktor itu rasanya ada.. tapi kayaknya gak sebesar itu deh… Kan itu takdir yang gak bisa dipilih, kita gak bisa memilih kita lahir dari rahim siapa…. Gw liat sendiri seorang kyai sukses anaknya …

10 Rahasia Dibalik Kesuksesan Jepang

Description:kenapa ya Indonesia dari tahun ke tahun tetap saja seperti ini? sulit banget berubah….berbeda dengan negara jepang… apa ya sebabnya? Ingredients:copy paste ajah.. dari seneh : http://pusszy.wordpress.com/2009/04/19/10-rahasia-dibalik-kesuksesan-jepang/ Directions:1. KERJA KERASSudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. 2. MALUMalu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah …