All posts tagged: spiritual

cetakan kesukaan..

Ada seorang dokter, dia cerita waktu magang dulu, seringkali ditempatkan di ruang paliatif.. Ruang yang menyediakan perawatan bagi pasien dengan penyakit serius atau kronis yang tidak dapat disembuhkan.. Fasilitas perawatannya fokus pada pengelolaan gejala, dukungan psikologis, sosial, dan spiritual.. Karenanya, si dokter ini jadi sering mendampingi orang2 yang (sudah tahu) akan meninggal dalam waktu yang tidak lama lagi.. Di situ dia banyak melihat tatapan mata orang2 yang menurut dia berada dalam kesadaran paling tinggi, karena mereka tahu dirinya akan meninggal.. Saat itu dia terpikir untuk bertanya kepada para pasien di situ: “Kalau seandainya diizinkan untuk kembali mengulang hidup, apa yang akan Anda lakukan ?” Jawabannya terbanyak cukup mengejutkannya.. Jawaban apa yang paling banyak atau berada di urutan pertama ?? Ternyata: “Saya akan lebih banyak melakukan apa2 yang saya sukai..” Jawaban kedua yang paling banyak dia temukan: “Saya akan lebih banyak mengatakan I love you pada pasangan saya..”. Dan yang ketiga: “Saya akan lebih banyak memberi..” Berkat jawaban pertama itu, si dokter ini jadi nggak mengambil kesempatan menjadi PNS.. Karena ia mau melakukan apa yang dia …

ho’oponopono..

Entah kenapa belakangan ini gw jadi tambah kepo soal cara kerja alam semesta, tentang jiwa, meditasi, dan yang nyerempet2 spiritual gitu deh.. Berasa ajaaaiiibb banget alam semesta ini.. Baik itu bangun strukturnya, maupun cara kerjanya.. Menyepi dan cuti ngeblog beberapa minggu ini cukup bikin gw tambah menyadari sejumlah hal.. Diantaranya ya, berpikir atau ber-emosi negatif itu beneran bisa berbahaya.. Tanpa disadari, mental pun bisa tergerus.. Terlebih pemuda generasi sekarang, banyak yang emang effort dan work ethic-nya kurang oke, tapi impiannya malah besar (seperti sukses di usia semuda mungkin..) Bisa kena mental dah tuh.. Pikiran negatif juga bisa mempengaruhi cara pandang kita terhadap diri dan segala sesuatu.. Ujung2nya orang jadi sulit bahagia dengan kondisi sekarangnya.. Pernah dengar Ho’ Oponopono ??.. Sebuah metode terapi dari Hawaii kuno.. Dalam psikoterapi, ini merupakan terapi untuk menyingkirkan emosi dan pikiran negatif.. Dipopulerkan oleh Dr. Ihaleaka Hew Len sekitar tahun 2000an.. Ia bekerja di sebuah rumah sakit di Hawaii, tempat perawatan para pelaku kejahatan plus bonus: terkena gangguan mental !!.. Tempatnya dianggap berbahaya.. Banyak karyawan sering bolos, ataupun psikolog yang behenti …

meta-pusing..

Hal2 ghaib seperti jin, hantu, astral, Qaromah, sihir, santet dan sejenisnya seringkali mengundang pro dan kontra.. Sebagian percaya itu beneran ada, sebagian menganggap itu mengada-ada.. Sebagai orang yang pernah “nyerempet” ngalamin model2 gitu, terlebih di Qur’an juga disebutkan ada jin dan keghaiban lain di alam ini, gw memilih untuk percaya.. Padahal ini fenomena menarik untuk dilihat dari kacamata sains.. Masuknya mungkin bisa lewat meta-fisika.. Tapi memang jarang banget ada buku yang berani ngebahas ini lewat sains secara gamblang.. Poin yang sering gw temui: itu ghaib, ya cukup diyakini aja.. Ada satu buku jadul bertema metafisika yang gw suka.. Judulnya“Setetes Rahasia Alam Tuhan – melalui peristiwa metafisika Al-Mi’raj.”. Penulisnya KH. Bahaudin Mudhary (1921-1979).. Beliau ulama Madura yang bisa berbahasa Arab, Inggris, Jerman, Belanda, dan Perancis.. Pantes pas gw liat rujukan bukunya ada yang berbahasa Arab, Belanda dan Perancis.. Dan hebatnya, beliau menulis ini sekitar tahun 60an.. Di dalam bukunya beliau menuliskan bahwa ilmu pengetahuan itu ada beberapa macam: (1.) Ilmu pengetahuan Eksakta, yaitu ilmu pengetahuan yang membahas objek2 yang kasar dan bisa ditangkap oleh panca-indera manusia. …

yakin tenang..

Kemarin sempet rame soal penendang sesajen.. Yaah, gw awam soal agama sih.. Paling tau ada ayat “Bagimu agamamu, bagiku agamaku..”.. Tapi dengan dasar satu ayat itu aja, tindakan model begitu udah nggak masuk ke logika gw.. Menyamakan tindakan tersebut dengan tindakan Nabi Ibrahim dulu pun, menurut Quraish Shihab sudah nggak relevan, karena Nabi Muhammad tidak mengajarkan menghancurkan berhala.. Malah turun ayat yang melarang memaki sembahan2 yang lain (QS.06:108).. Bayangin, memaki aja udah nggak boleh, apalagi melakukan ‘kontak fisik’.. Ya begitulah, kalau beragama nggak substansial.. Ada yang beranggapan, banyak orang sekarang ini beragama hanya untuk berkesan jadi religius, tapi tidak sampai pada tatanan spiritual.. Dari luar tampilan agamis, tapi spiritualnya nggak tergodok matang.. Mungkin akibat belajarnya maunya cepet dan instan.. Persis kayak goreng chicken nugget dengan api yang besar.. Iya sih cepet berkesan mateng, dari luar udah keliatan berwarna ke-emasan, tapi dalemnya masih banyak bagian yang mentah.. Atau mungkin juga karena terlalu semangat belajar agama, tapi salah cari guru, dan akhirnya kena2 doktrin ngawur yang malah mematikan akal.. Pahamnya cuman ada hitam dan putih, padahal hidup …

materi-materi-an..

Di sebuah WA grup, pernah ada yang nulis / copas gini: “Kerja keras tidak ada korelasinya dengan rejeki..”.. Pahahal, rejeki kan ada beberapa jenis yah, salah satunya; jenis rejeki yang datang karena usaha (QS.53:39).. Dalam hal rejeki berbentuk materi, atau kasarnya “duit”, kerja keras bisa sangat ada korelasinya dengan rejeki.. Amati saja, orang2 sukses / berhasil, selalu merupakan pekerja keras.. Meski bukan jaminan sukses, tapi gw meyakini, kalo kerja keras adalah syarat dari sebuah keberhasilan (dengan cara yang benar).. Kalo pake tipu2 atau pake hasil nyolong uang rakyat, atau lu anak orang super kaya 7 turunan 8 tanjakan 9 belokan, teori ini bisa nggak berlaku.. Sebagian orang memang ada yang berpaham: biarlah kalah di dunia, yang penting menang di akhirat.. Jadi semua yang berbau dunia atau materi dikesampingkan.. Tanpa sadar, keinginan untuk jadi “the best” nggak akan muncul, dan hidup tanpa prestasi pun nggak papa.. Padahal ada juga ayat tentang umat yang terbaik.. Jadi inget kalimat di sebuah buku: Dari 5 rukun Islam, cuman baca syahadat doang yang nggak pake duit.. Sisanya keempat2nya perlu duit.. …