All posts filed under: read|me

brain wave…

Menepati janji seorang teman yang selasa minggu kemaren sempat tilpunan sampe hampir satu jam lamanya.. untuk itulah tulisan blog ini gw bikin.. ngobrol ngalor ngidul beragam topik di telpon, gak tau gimana, tau tau nyantol sama topik mengenai kekhusyu’an sholat.. dari bermacam buku dan training sholat tahajjud yang pernah gw ikuti, gw bilang ke dia “kalo mao khusyu tuh, gelombang otak kita mesti kita switch ke gelombang alpha..”… Gak banyak balasan kata-kata atas omongan gw itu, tapi temen gw malah terdengar jadi bingung… dan buntutnya, berhubung si boss pembaca setia blog gw, jadinya dia minta ditulisin di blog gw eneh mengenai gelombang otak.. dan ini BUKAN BERARTI GW UDAH BISA… justru gara-gara kepengen bisa itu gw jadi doyan buku yang ber”aroma” otak… pada prakteknya memang agak sulit.. trainernya mah enak ngejelasin dan ngegambarin pada kita kayak apa itu rasanya khusyuk.. tapi yah namanya “rasa”, kan sulit… ibarat contohnya gw mau ngejelasin rasa semangka sama orang yang belum pernah makan semangka.. gimana coba ?? sepinter-pinternya gw ngomong, dan sebanyak-banyaknya meteor yang muncrat dari mulut gw (jigong …

“Ayo Menulis!”

Description:ternyata menulis itu manfaatnya gak cuman ke otak yah.. Ingredients:keyboard ?? Directions:“Orang yang memiliki kebiasaan menulis memiliki kondisi mental lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya. ” — James Pennebaker, Ph.D., dan Janet Seagal, Ph.D., University of Texas, Austin, dalam Journal of Clinical Psychology. “AYO BELAJAR!”, begitulah perintah orang tua terhadap anaknya ketika sang anak ketahuan sedang asyik menonton televisi atau bermain game. Kalimat generik dari orang tua mana pun, bahkan hal serupa pernah kita alami ketika kita masih kanak-kanak. Namun, rasanya kita jarang mendengar atau bahkan tak pernah ada orang tua yang menyuruh anaknya untuk menulis? “Ayo menulis!”, pernahkah Anda mendengarnya? Betul, menulis. Tak lazim memang perintah itu. Bagi anak-anak yang masih terbatas kemampuan menulisnya pasti akan mendelik. “BT ah” mungkin kalimat itu yang akan keluar dari mulutnya. Lagi pula, jangankan anak-anak, orang dewasa pun pasti akan kesulitan untuk diberi perintah seperti itu. Menulis? Betul, menulis. Sederet kalimat akan meluncur. Bila semua orang bisa menulis, tentu negeri ini akan penuh dengan karya sastra. Mungkin juga sastra tidak akan ada lagi, kalau semua orang …

mengelola kecerdasan

Description:Lazimnya, orang cerdas jalan pilihannya tepat dan hidupnya sukses,cita-citanya tercapai. Kenyataan menunjukkan fakta yang berbeda. Ingredients:qalbu Directions:Syair dalam kitab kuning berunyi; kam `alimin `alimin dliqat masalikuhu- kam jahilin jahilin wallohh marzuqa, artinya; betapa banyak orang pandaiyang sempit jalan rizqinya, dan betapa banyak orang bodoh yang demiAllah banyak rezekinya. 1. Kecerdasan membuat orang segera mengetahui “kebenaran” dari obyekyang sedang dihadapi, yang oleh karena itu ia dapat cepat memutuskanuntuk mengambil langkah yang tepat.. Ada beberapa jenis kebenaran,masing-masing ada logikanya; kebenaran matematis, kebenaran logis,kebenaran filosofis, kebenaran social dan kebenaran sufistik 2. Oleh karena itu kecerdasan orang juga tidak sama, ada yang cerdasmenyangkut angka, cerdas menyangkut waktu, cerdas menyangkut ruang.Orang yang sopan dalam pergaulan masuk kategori orang yang memilikikecerdasan menyangkut ruang dan waktu. Koruptor adalah orang yangcerdas dalam hal angka tetapi tidak cerdas dalam hal ruang dan waktu Kecerdasan IESQDulu orang hanya mengenal kecerdasan intelektual, tetapi sekarangsudah diperkenalkan dua kecerdasan lainnya yaitu kecerdasan emosionaldan kecerdasan spiritual. Dalam psikologi, kecerdasan dibahas lebihrinci lagi sehingga ada kecerdasan menyangkut angka, musik, ruang,waktu dan sebagainya. 1. Kecerdasan Intelektual dapat dilihat dari kemampuan seseorangmemandang …

Sekolah Hidup Susah

Description:Untuk menjadi kaya, semua orang bisa instan melakoni. Namun, tidak siapa saja siap menjadi orang susah. Ingredients:manusia.. Directions:Orang miskin baru kian banyak. Penganggur baru menambah bengkak angka kemiskinan. Bisa jadi, itu sebabnya, selain angka bunuh diri tinggi, tiga dari sepuluh orang Indonesia tercatat terganggu jiwanya. Tidak siap hidup susah berisiko sakit jiwa. Ada cara sederhana menekan risiko sakit jiwa. Sejak kecil anak dibuat tahan banting. Ketahanan jiwa anak harus dibangun. Untuk itu, jiwa butuh “imunisasi”. Menerima kenyataan Sejak kecil anak diajar lebih membumi. Yang gagal kaya rela menerima kenyataan. Yang belum pernah hidup susah diajar prihatin sedari kecil. Kendati kecukupan, tidak semua yang anak minta perlu diberi. Anak dilatih merasakan kegagalan. Tugas orangtua dan guru mengajak anak berempati pada kesusahan orang lain. Hidup tak luput dari berbagai stresor. Tak semua stresor jelek. Supaya jiwa tahan banting, stresor dibutuhkan. Anak perlu mengalami seperti apa tekanan hidup, konflik, kegagalan, rasa kecewa, dan krisis dalam hidup. Seperti vaksin, biasakan anak memikul aneka stresor yang bikin jiwanya kebal seandainya kelak hidupnya susah. Tanpa dilatih hidup susah, anak yang terbiasa …

otak kiri & kanan.. keputusan intuitif..

Description:insinyur jenius dan seniman nyentrik… Ingredients:otak-otak Directions:Keputusan Intuitif Penuh Percaya Diri Bayangkanlah seseorang menghadiahi Anda, sebuah komputer yang sederhana tapi amat powerful. Super komputer itu punya kemampuan untuk menjawab setiap pertanyaan yang Anda ajukan, dan sekaligus mampu memberi solusi untuk setiap permasalahan yang Anda hadapi. Apa yang perlu Anda lakukan, hanyalah memprogram dengan benar setiappertanyaan dan masalah Anda ke komputer itu. Kemudian, di saat yang tepat,komputer itu akan memberikan jawaban dan solusi yang akurat buat Anda. Enak ya? Wow…woww.. . stop! Berhentilah membayangkan. Karena faktanya, Anda sudah punya komputer semacam itu. Di-install tepat di antara kedua telinga Anda. Ya, komputer Anda lebih canggih dari komputer manapun buatan manusia. Apa yang membedakan antara orang yang berbahagia dan tidak berbahagia dengan segala hasil yang diperolehnya, adalah tingkat utilisasi alias pemanfaatan dari komputer yang ada di kepalanya. Seberapa jauhkah komputernya digunakan? Seberapa akurat, efektif, dan efisienkah mereka menggunakan komputernya? Kemampuan menggunakan komputer yang di-install Tuhanlah, yang bisa membuat kita lebih maju, lebih baik, dan lebih berhasil. Berita bagusnya, ternyata tidak terlalu sulit untuk menerapkan user manual dari komputer …