Latest Posts
fakta aneh kostum bola
Description:
ternyata eh ternyata, kostum bola ada sejarahnya…
Ingredients:
copas dari sini neh :
http://www.danand.co.cc/2010/09/fakta-aneh-kostum-bola.html
Directions:
FAKTA ANEH KOSTUM BOLA..
Sepakbola tidak lagi menjadi hanya sebuah permainan. Ini adalah industri, bisnis, politik, dan jati diri sebuah bangsa. Hal ini jelas mempengaruhi sepakbola bahkan hingga ke kostum yang dikenakan para pemain.
1. KOSTUM KIPER
Sampai dengan sebelum tahun 1909. kiper selalu menggunakan kostum atau seragam tim yang sama dengan pemain lainnya. Akibatnya, wasit selalu kesulitan mengidentifikasi mana kiper, mana pemain belakang. Mana kasus handball, dan mana yang penyelamatan oleh kiper. Jadi di tahun 1909 ditegaskan aturan baru sepakbola, bahwa kiper harus mengenakan seragam berbeda dari pemian lainnya. Warnanya pun telah ditentukan: Scarlet (merah cerah) atau biru laut. Belakangan di tahun 1912 ditambahkan pilihan ketiga, yaitu Hijau. Masa kini seragam kiper makin warna-warni dengan kasus ekstrim adalah Jorge Campos, kiper timnas Meksiko.
2. PENOMORAN KAOS
Di sekitar tahun 1920-an mulai ada ide untuk melakukan penomoran kaos seragam. Tapi masih kadang-kadang ada, dan lebih sering lagi, tidak. Laga besar pertama dengan penggunaan nomor punggung adalah final FA Cup tahun 1933 antara Everton dan Manchester City. Tapi konsepnya pun masih aneh. Satu tim akan memperoleh nomor 1 sampai 11, dan tim lainnya 12 sampai 22. Siapa pakai yang mana diundi dengan koin. Selain itu satu tim pakai nomor berwarna putih, dan lainnya merah. Waktu itu Everton kebagian 1-11, dan City 12-22. Penomoran yang benar seperti saat ini baru terjadi sekitar masa Perang Dunia II, dengan setiap tim mengenakan nomor 1 sampai 11.
3. LOGO SPONSOR
Tak ada cerita soal logo sponsor di dada kaos pemain bola sampai tahun 1973. Sebuah klub Jerman bernama Eintracht Braunschweig mengikat kontrak dengan sebuah produsen minuman beralkohol lokal bermerek Jagermeister. Sejak saat itu model sponsor serupa mewabah ke seluruh dunia. dan nilai sponsorshipnya naik terus dari tahun ke tahun. Sebagai contoh, salah satu klub terkuat di Jerman, Bayern Munich, menerima sponsor sebesar 25 juta Euro untuk memasang logo Deutsche Telekom di dada para pemainnya. Nilai sponsor itu setara dengan Rp 350,5 milyar. Meski begitu ada beberapa klub yang tetap menolak sponsorship. Salah satunya Barcelona. Bukannya terima duit, mereka malah menyumbangkan uang 1,5 juta Euro(Rp 21 milyar) per tahun kepada Unicef, sebuah badan PBB yang mengurusi anak-anak.
4. TELANJANG DADA
Tidak heran jka Cristiano Ronaldo dikartu merah. Ia mencopot kaosnya saat melesakkan sebuah gol dalam laga Real Madrid vs Almeria di pekan pertama Desember 2009. Itu adalah pelanggaran aturan bola sejak tahun 2004. Beberapa menit sebelum laga usai, ia kena kartu kuning kedua karena sebuah pelanggaran lain. Keluarlah dia dari lapangan. Kenapa ada aturan yang melarang pencopotan kaos seragam? Karena sebelum tahun 2004 ada beberapa kasus ketika pemian mencopot seragamnya saat merayakan kemenangan tim, lalu memperlihatkan berbagai simbol, pernyataan berbau keagamaan dan politik. FIFA memandang hal itu sebagai mencampuradukkan politik dan olahraga, sesuatu yang dipandang tabu sejak lama.
5. CELANA KETAT
Celana rada longgar yang sekarang dikenakan tim bola di seluruh dunia relatif baru. Sampai dengan awal tahun 1990-an, semua tim bola masih mengenakan celana ketat setengah paha. Adalah Tottenham Hotspur yang memulai dengan setelan celana longgar, baggy, yang mendekati lutut. Dan dalam waktu 1-2 tahun kemudian model celana yang sama sudah digunakan di seluruh dunia.
6. ERA FASHION
Di dekade yang kurang lebih sama, 1990-an, adalah awal era fashion di lapangan bola. Berbagai tim merancang model kostum yang aneh, ajaib, dengan warna-warni yang juga menyala dan penuh eksperimen. Di era inilah Manchester United keluar dengan ide seragam abu-abu untuk kaos tandang. Seragam model begini hanya bertahan beberapa pertandingan saja setelah Sir Alex Ferguson melihat statistik bahwa setiap kali laga tandang dengan kaos abu-abu, lebih sering kalah daripada draw. Para pemain mengeluhkan warna itu tidak eye-catching, dan sukar melihat keberadaan sesama pemain MU. Apalagi ditambah dengan latar belakang stadion dan para penonton.
7. REPLIKA SERAGAM
Kenapa setiap tim tidak bertahan dengan seragam yang sama sepanjang masa? Karena replika seragam tim telah menjadi bisnis besar dengan nilai sekitar 200 juta pound (Rp 3 trilyun) per tahunnya. Dan itu baru di pasar Inggris saja. Setiap kali kostum ganti, setiap kali itu juga fans antri membeli kostum yan baru. Kadang-kadang perubahannya tidak banyak, seperti menambahkan garis V di bagian dada, atau mengubah bentuk leher V menjadi bulat.
8. DESAIN ANEH
Salah satu contoh kasusnya adalah Kamerun dengan seragam kaos atas tanpa lengan. Menurut aturan FIFA, itu bukan seragam yang diizinkan. Kamerun diminta tidak mengenakan kaos itu tapi peringatan diacuhkan. Akibatnya Kamerun dihukum potongan 6 poin saat kualifikasi Piala Dunia 2006. Hukuman itu belakangan dibatalkan setelah timnas melakukan banding. Kasus lain yang berakhir sukses adalah kaos tipe ketat yang menapak ke tubuh pemain, seperti rancangan Kappa untuk timnas Italia. Tipe kaos yang satu ini berlalu tanpa keberatan dari badan otoritas bola dunia.
“orang-orang biasa hanya percaya pada hal yang mungkin… orang-orang luar biasa tidak memvisualisasikan apa yang mungkin, tetapi lebih pada apa yang tidak mungkin.. dan dengan memvisualisasikan hal-hal yang tidak mungkin, mereka mulai melihat bahwa hal tersebut mungkin..” – Cherie Carter Scott –
Dosa Bu Sri…
Setelah beberapa bulan ngubek-ngubek dunia maya untuk kepentingan tesis.. ternyata banyak banget buku-buku elektronik (ebook) bergelimpangan di internet.. emang masi banyakan yang bahasa inggris sih daripada yang indon.. tapi tetep aja kesimpulannya kalo mau cari bacaan sekarang ini, nggak kayak jaman gw kuliah S1 dulu… sekarang relatif lebih mudah…
Terkait sama hal tersebut, tadinya gw pengen melakukan gerakan DOwnload SAtu BUku Setiap HaRI.. alias Dosa Bu Sri… yang penting donlot, ntah ntar bacanya kapan… wakakak…
Pas gerakan ini mau gw mulei, speedy gw mati sampe hampir 3 hari.. orang telkom dah satu atau dua kali dateng… sempet bisa, terus modar lageh… Jadi terbengkalai dah ni gerakan.. termasuk keinginan gw untuk ngempi nggak bisa tersalurkan..
Gw nggak tau hasil riset terakhir tentang minat baca nih bangsa… tapi yang jelas, menurut harian kompas masih rendah.. dan menurut tuh artikel, secara teoritis ada hubungan yang positif antara minat baca (reading interest) dengan kebiasaan membaca (reading habit) dan kemampuan membaca (reading ability). Rendahnnya minat baca masyarakat menjadikan kebiasaan membaca menjadi rendah. Dan kebiasaan membaca yang rendah ini menjadikan kemampuan membaca rendah…
Gw juga nggak tau apa gw bener-bener bisa ngejalanin gerakan Dosa Bu Sri secara konsisten.. konsisten kan susah bo’… Tapi kalo ntar misalnya internet kantor gw modar idup terus koit lagi, jelas bukan Bu Sri yang berdosa, tapi dosa si telkom speedy….
another dream come true…
Dulu, pas gw bangun neh perusahaan, keempat pendirinya, termasuk gw suka nyeletuk2 impian yang rasa-rasanya agak-agak berat untuk jadi kenyataan.. Misalnya diantara kita berempat ada yang nyeletuk: “pokoknya ntar kita semua ownernya ini kudu punya mobil semua.. Bayangin, di depan kantor, empat mobil kita parkir berjejer.. Woow.. Keren banget gak tuuh ?!?..” Biasanya gw nambahin sambil becanda: “amiiinn.. tenang aja, cepet atau lambat insya Allah bisa daaah…”
Dan Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari dua tahun, hal itu atas izin Allah menjadi kenyataan.. Saat ini, keempat mobil ownernya bisa diparkir berjejer di depan kantor kapan aja.. Meskipun diantaranya masih ada yang cicilannya belum lunas.. termasuk guwe… Wakakak…
Ntah setahun atau dua tahun yang lalu, kita para owner sempat nyeletuk impian lagi: “kita semua nanti kudu pake Mac doonkk, biar tambah oke, paling nggak direktur-direkturnya yang ngurusin dapur punya duluan, abis itu semua karyawannya juga pake Mac semua..”
Minggu ini Alhamdulillah impian itu terwujud.. Dari 3 direktur yang berkaitan sama dapur desain, akhirnya gw yang paling bontot menggunakan Mac.. Mulai kemarin, nggak ada lagi kabel2 dan CPU dibawah kaki gw yang menghalangi gw duduk selonjoran.. Karena eh karena, yang akan nemenin gw begadangin kerjaan dan bermultiply ria mulai saat ini adalah: iMac core i5 27 inch !!.. YEEEYYY !!!.. ringkes, mantebh, dan layarnya gwedee.. Hehe.. Meskipun gw tetep perlu waktu untuk beradaptasi lagi dengan OS-nya si Mac..
Di beberapa buku emang dianjurkan, kalo punya mimpi, sering2 lah diomongin.. Biar getarannya “nyampe” dan menarik ketemunya kita dengan impian itu di masa depan.. Naah, biar nggak dibilang belagu, sombong, atau sesumbar, yah jangan ngomongin impian kita ke setiap orang atau temen kite laah.. Omonginlah impian kita ke orang2 yang kita anggap dekat.. Yang tau dan kenal banget ama kita, yang nggak akan memandang tindakan kita itu bukan sesuatu yang sesumbar, tapi sebuah keinginan atau candaan yang perlu diaminkan..
Meskipun kadang gw juga diketawain ama sohib gw sendiri saat gw nyebutin impian2 muluk gw, tapi ujung2nya pasti diaminin, dan gak ada pernyataan yang terlontar berbau nggak mungkin atau nggak bisa.. Paling hanya komentar2 penguji kesungguhan, dan buntutnya yah ketawa bareng ajah.. Termasuk kedua impian yang gw ceritain diatas, gw masih inget, itu diucapkan dalam suasana seneng dan becanda, bukan dalam kondisi serius..
Pendek kata, jangan remehkan perkataan dan impian kita akan masa depan.. Ada yang bilang, perkataan kita adalah do’a.. Jadi pilah pilihlah perkataan yang beraroma positif.. Jangan pernah berhenti bermimpi, karena masa depan masih misteri..
“Kita tidak boleh kehilangan kemampuan untuk bermimpi, sebab mimpi merupakan benih realitas. Ia akan berakar, kemudian berbunga. Ia menjadi hidup dan berarti..” – Jonathan Saturo –