Entah kenapa belakangan ini gw jadi tambah kepo soal cara kerja alam semesta, tentang jiwa, meditasi, dan yang nyerempet2 spiritual gitu deh.. Berasa ajaaaiiibb banget alam semesta ini.. Baik itu bangun strukturnya, maupun cara kerjanya..
Menyepi dan cuti ngeblog beberapa minggu ini cukup bikin gw tambah menyadari sejumlah hal.. Diantaranya ya, berpikir atau ber-emosi negatif itu beneran bisa berbahaya.. Tanpa disadari, mental pun bisa tergerus.. Terlebih pemuda generasi sekarang, banyak yang emang effort dan work ethic-nya kurang oke, tapi impiannya malah besar (seperti sukses di usia semuda mungkin..) Bisa kena mental dah tuh..
Pikiran negatif juga bisa mempengaruhi cara pandang kita terhadap diri dan segala sesuatu.. Ujung2nya orang jadi sulit bahagia dengan kondisi sekarangnya.. Pernah dengar Ho’ Oponopono ??.. Sebuah metode terapi dari Hawaii kuno.. Dalam psikoterapi, ini merupakan terapi untuk menyingkirkan emosi dan pikiran negatif..
Dipopulerkan oleh Dr. Ihaleaka Hew Len sekitar tahun 2000an.. Ia bekerja di sebuah rumah sakit di Hawaii, tempat perawatan para pelaku kejahatan plus bonus: terkena gangguan mental !!.. Tempatnya dianggap berbahaya.. Banyak karyawan sering bolos, ataupun psikolog yang behenti kerja dalam waktu beberapa bulan saja karena takut.. Khawatir diserang pasien2, yang udahlah jahat, mentalnya nggak bener pulak..
Dr. Hew Len menceritakan metodenya dalam buku Zero Limits: The Secret Hawaiian System for Wealth, Health, Peace, and More (2007).. Ia tidak melakukan konseling ataupun pemeriksaan psikologis pada para pasiennya.. Ia malah membaca berkas2 dan catatan medis para pasien secara intensif, sambil mengucapkan ‘mantra’ Ho’ Oponopono: “(1.) I am sorry.. (2.) Please forgive me.. (3.) Thank you., dan (4.) I love you..”
Beberapa bulan melakukan hal tersebut, perubahan mulai terjadi.. Pasien yang awalnya kaki dan tangannya mesti diikat, sudah bisa berjalan bebas tanpa perlu dikhawatirkan akan membahayakan orang lain.. Penggunaan obat2an bagi para pasien mengalami penurunan dosis, bahkan pasien yang sepertinya nggak mungkin sembuh, sedikit demi sedikit mulai keluar dari rumah sakit..
Ajaib ya.. Itulah keajaiban cara kerja alam semesta, dan keajaiban diri.. Dalam perspektif filsafat timur, diri manusia adalah alam semesta kecil.. Keempat mantra Ho’ Oponopono, bisa juga ditujukan pada diri sendiri.. Meminta maaf, tolong maafkan, berterima kasih, dan cinta kepada diri sendiri, yang seringkali tanpa sadar kita ‘peras’ tanpa ampun buat ngasilin cuan.. (*_*!)..
Banyak cara atau teknik melakukan Ho’ Oponopono di google.. Tapi gw suka memodifikasi-nya dengan cara sendiri.. Karena gw muslim, gw gunakan saat wudhu sebelum sholat.. Saat membasuh tiap2 bagian tubuh: syukurilah, pujilah, minta maaf, cintailah, atau sejenisnya.. Mana tau mereka sebenarnya beneran “hidup”..
“Dan pada dirimu sendiri, tidakkah kamu perhatikan?” (QS:51.21)..
