Month: May 2016

derita konsentrasi..

Dalam buku Zen Mind – Beginners Mind (1995), Shunryu Suzuki menuliskan sebuah metafora tentang mereka yang bisa belajar dengan cepat, dan belajar dengan lambat.. Metafora yang diambil adalah 4 ekor kuda, dengan tingkatan: kuda terbaik, kuda yang bagus, kuda kurang bagus, dan kuda yang jelek.. Kuda terbaik bisa lari sesuai keinginan penunggangnya tanpa perlu dicambuk, kuda bagus bisa lari seperti kuda terbaik namun mesti ditakuti dengan cambuk meski nggak perlu sampe dicambuk.. Kuda kurang bagus baru akan lari setelah cambuk mengenai kulitnya.. Dan kuda jelek yang terakhir baru akan berlari setelah cambuk merobek kulit, mengoyak daging, dan bahkan hingga tulangnya.. Kebayang deh, betapa susahnya membikin kuda terakhir ini berlari.. Sebetulnya cerita ini bisa berkatian dengan konsep “deliberate practice” dari teori 10.000 jam.. Deliberate practice bisa dibilang latihan dengan konsentrasi tingkat tinggi untuk meningkatkan kualitas kemampuan.. Jadi bukan latihan “ala kadarnya”.. Konsentrasi & fokus tinggi menjadi kuncinya.. Terdengar gampang, tapi coba lakukan sendiri, terlebih di saat era “distraction” dari teknologi dan media sosial sekarang ini.. Gw jamin pasti akan lebih sulit.. Ngerjain sesuatu yg sifatnya “nyambi”, …

dididik mendidik..

Kalo inget2 masa sekolah dulu, sampe sekarang gw masih ngerasa jadi produk gagal dari sebuah sistem pendidikan.. Yah, mungkin segelintir orang juga ada yang merasa begitu.. Gw setuju sama yang bilang: pendidikan yang berhasil itu pendidikan yang bisa bikin muridnya cepat berpikir mandiri.. Sedangkan gw ngerasa gw orang yang telat berpikir mandiri.. Gw berharap gw bisa berada di “level berpikir” yang sekarang ini di umur 20an.. Terlalu cepat kah ??.. Kayaknya nggak tuh, di negeri yg sistem pendidikannya oke sepertinya ada banyak.. Bisa berpikir mandiri menemukan jati diri, menemukan passion pribadi, lantas menentukan target2 mimpi untuk diraih, kan lebih enak dilakukan di usia yang sangat dini.. Tentu saja bukan hanya faktor pendidikan yang bisa membuat seseorang mendapatkan itu semua di usia muda.. Namun kalo seandainya dari SD gw udah “digembleng” untuk tau potensi terbaik gw dimana, sangat bisa jadi perusahaan desain yang gw bangun ini bisa berdiri lebih cepat.. Namun semuanya memang berubah, termasuk pendidikan.. Dilansir di situs Wired (ini website & majalahnya sungguh keren loh..), belum lama: Linda Darling-Hammond, seorang profesor pendidikan di Stanford, …