Year: 2015

dream excecution..

Jack Ma (yang pernah jadi orang terkaya no. 1 di China) pernah gw denger ngomong begini di sebuah video youtube: “Money follow the people, people should follow the dreams, and the dreams follow the execution capability..” Yang menarik di sini buat gw itu yang “execution capability”, atau kemampuan untuk mengeksekusi.. Mengeksekusi apa ?? Ya mengeksekusi rencana, langkah2 kongkrit menuju tujuan besar, atau impian.. Karena kalo direnungkan dalam2, punya mimpi besar memang relatif lebih mudah ketimbang bisa menjalankan cara eksekusinya.. Richard Wiseman, seorang psikolog terkenal asal Inggris pernah melakukan studi berskala besar tentang ini.. Nggak tanggung2, partisipan yang dilibatkan sejumlah 5.000 orang dari berbagai belahan dunia.. Para partisipan diminta mencoba mencapai target pribadinya yang sederhana, seperti berhenti merokok, menurunkan berat badan, atau mencari pekerjaan yang lebih baik.. Sebagian ditanyai soal perkembangan usahanya setelah 6 bulan, dan sebagian lagi setelah 1 tahun.. Di awal proyek, hampir semua partisipan yakin kalo mereka bisa mencapai target2 mereka.. Ternyata di akhir projek, hasilnya menurun cukup signifikan, HANYA 10% dari mereka yang berhasil mencapai targetnya.. Kalo liat pengalaman di lapangan kite2 …

“Nggak Ada Nabi Yang Mengaku Alim..”

Cak Nun itu salah satu tokoh yang juga gw kagumi dengan pemikiran2nya yang “out of the box”, bisa menilai dari sudut pandang yang lain, bahkan aneh apik.. Hehe.. Meski tidak jarang dibilang sesat, kafir atau pun liberal, gw nggak ambil pusing.. Yang jelas banyak kalimat2nya yang membuat gw berpikir ulang soal cara2 diri gw menjalankan hidup & agama.. Berikut tulisan yang gw comot dari blog seseorang di sini: http://www.kompasiana.com/robbigandamana/nggak-ada-nabi-yang-mengaku-alim-think-different-ala-cak-nun-2_55a318d1937a61ea0a280ba0 “Nggak Ada Nabi Yang Mengaku Alim..” Jujur aku rodok sungkan nulis koyok ngene iki rek. Yang saya takutkan adalah orang menganggap saya ini hebat, pinter ngaji, tahu agama. Ketahuilah mblo, saya ini cuman seorang gentho bosok yang sedang berproses belajar agama. Maka saya sebisa mungkin tidak menyantumkan dalil-dalil biar tidak terkesan ngustadz (tapi pitutur Cak Nun nggak asal ngablak, semua ada dalilnya dan atau melalui proses ijtihad yang panjang). Semoga bisa menjadi bahan renungan dan pembelajaran. Yo wis lah, zuukk mariii.. ————————————————————————- Walaupun seorang ulama atau kyai, tapi Cak Nun selalu berpakaian seperti layaknya orang biasa. Bisa dikatakan ganok bedane karo wong dodol akik, buruh pabrik …

shopping dropping..

Dah mau lebaran nih.. Mall rame bingits.. Mau parkir aja mesti Thawaf dulu.. Hyaha.. Nggak tau kenape, gw selalu nggak pernah betah berlama2 kalo diajak istri gw belanja.. Belanja di tempat seenak apapun itu, buat gw seakan ada “timer” di diri gw yang udah disetting dengan waktu yang terbilang pendek.. Bukan cuman pas gw udah beristri sekarang ini aja.. Kalo gw inget lagi, saat jomblo nganterin nyokap belanja dulu2 itu pun perasaan “nggak nyaman” saat berbelanja itu juga udah ada.. Mungkin jawabannya: karena gw COWOK tulen !!.. Hehe.. Loh ?!? kok bisa ??.. Ternyata ada loh penelitian yang berkesimpulan para cowok itu bisa menjadi amat rentan stress di saat berbelanja.. Dan level stressnya lumayan tinggi, jauh melebihi level stress wanita dalam situasi yang sama.. Bahkan di riset tersebut, 70 persen cowok mengalami stress yang levelnya sama dengan tingkat stress yang dialami polisi saat sedang baku tembak dengan penjahat.. Atau pilot pesawat tempur yang sedang berhadapan dengan lawannya..!!.. Gokil nih riset.. David Lewis Ph.D, seorang pakar psikologi dari Inggris pernah juga melakukan penelitian sebagai berikut: responden …