entrepreneurship, me|write, think sotoy
Comments 2

dream excecution..

01111Jack Ma (yang pernah jadi orang terkaya no. 1 di China) pernah gw denger ngomong begini di sebuah video youtube: “Money follow the people, people should follow the dreams, and the dreams follow the execution capability..”

Yang menarik di sini buat gw itu yang “execution capability”, atau kemampuan untuk mengeksekusi.. Mengeksekusi apa ?? Ya mengeksekusi rencana, langkah2 kongkrit menuju tujuan besar, atau impian.. Karena kalo direnungkan dalam2, punya mimpi besar memang relatif lebih mudah ketimbang bisa menjalankan cara eksekusinya..

Richard Wiseman, seorang psikolog terkenal asal Inggris pernah melakukan studi berskala besar tentang ini.. Nggak tanggung2, partisipan yang dilibatkan sejumlah 5.000 orang dari berbagai belahan dunia.. Para partisipan diminta mencoba mencapai target pribadinya yang sederhana, seperti berhenti merokok, menurunkan berat badan, atau mencari pekerjaan yang lebih baik.. Sebagian ditanyai soal perkembangan usahanya setelah 6 bulan, dan sebagian lagi setelah 1 tahun..

Di awal proyek, hampir semua partisipan yakin kalo mereka bisa mencapai target2 mereka.. Ternyata di akhir projek, hasilnya menurun cukup signifikan, HANYA 10% dari mereka yang berhasil mencapai targetnya.. Kalo liat pengalaman di lapangan kite2 sih yee, hehe.. ini nggak mengherankan, emang seringan begini hasilnya.. hihi..

Nah, si Wiseman ini tertarik sama yang 10%, dan mencoba meng-korek2, apa sih yang bisa membuat mereka berhasil mencapai targetnya ??.. Ada beberapa hal yang ditemukan Wiseman.. Pertama, mereka yang berhasil umumnya punya rencana yang realistis, mereka mampu memecah tujuan besar mereka ke tujuan2 yang lebih kecil, yang bisa dicapai dengan selangkah demi selangkah.. Tujuan besar yang nggak bisa dipecah justru akan menjadikan seseorang merasa frustasi..

Kedua, mereka yang berhasil bisa memanfaatkan bantuan orang2 di sekitar mereka.. Jadi mereka menceritakan tujuan mereka ke orang2 terdekat.. Nah, orang2 terdekat ini bisa menajamkan langkah2 yang mesti diambil.. Dukungan sosial ini juga bisa bikin mereka cepet bangkit kalo lagi jatoh atau terjangkit rasa putus asa.. Dan yang ketiga, mereka yang berhasil selalu berfokus pada hal2 yang positif yang akan mereka capai, jadi lebih memilih untuk mengabaikan kegagalan, kekecewaan, dan rasa2 negatif lainnya..

Jadi bener lah itu kalo perlu “SMART” untuk penetapan tujuan: “(S)pecific, (M)easurable, (A)chievable, (R)ealistic, dan (T)imely.. Contoh implementasinya, kalo pengen bikin komik 200 halaman, jangan maen targetin sebulan dua bulan harus jadi.. Pecah saja menjadi 2 halaman per hari, itu lebih realistis, logis dan terukur..

Pernah baca juga hasil riset lain dari Howatt (1999): “Orang yang menyusun tujuannya secara konkrit, 50% cenderung lebih merasa percaya diri bisa mencapai tujuan tersebut.. Dan 32% lebih merasa memegang kendali penuh atas hidupnya..”

So, have a dream, and have a set of concrete step to achieve it..!!

Advertisements

2 Comments

  1. Saya ngerasa udah mecah target jadi daftar pekerjaan yang lebih detail dan bertahap, tapi masih sering ‘melanggar’… rasanya masih sulit bangun konsistensi dan disiplin

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s