me|write, think sotoy
Comments 14

berilmu koq digituin..

Untitled-1Belum lama ini, gw baca link postingan di FB yang cerita soaaall, euuhh.. mungkin “obrolan” atau “curhat” kali yaa, dari BJ Habibie saat berkunjung ke kantor maskapai penerbangan Garuda Indonesia.. Ceritanya buat gw sih cukup menyedihkan.. Gimana nggak, salah satu industri strategis yang dia impikan untuk memajukan Indonesia dan sudah beliau bangun sejak lama, diputuskan harus ditutup pada era Soeharto..

Dulu gw inget, kalo nggak salah saat gw SMA, gw pernah diajak berkunjung ke IPTN sama om gw.. Kebetulan om gw dulu emang kerja di sana.. Kantor yang demikian megah dan canggih pikir gw saat itu.. Setelah ditutup, 16 ribu karyawannya harus mengais rejeki di negeri orang.. Karena ilmunya nggak dihargai dan nggak dipakai di sini.. Termasuk om gw.. Dia pergi ke Spanyol sana.. Menurut penuturan Habibie, saat itu ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri, dan bertebaran di berbagai negara.. Mereka bantu2 bikin pesawat di sana, dan jualnya ke sini, alias kita sendiri yang beli..!!

Yang lagi hangat sekarang pun kasusnya nggak jauh beda.. Tau Ricky Elson ?? Dia pemuda kelahiran Padang tahun 1980 yang “digandeng” oleh Dahlan Iskan untuk membuat mobil listrik lokal.. Ricky ini terbilang sangat hebat di Jepang.. Kuliah master di sana, dan karena jadi lulusan terbaik, dia dilirik profesor yang merupakan perancang motor di NIDEC Corporation di Kyoto.. Enam tahun di perusahaan itu, ia berhasil jadi andalan.. Sekitar 80% produk perusahaan itu katanya adalah hasil rancangan dia..

Selama 14 tahun di Jepang, Ricky udah menghasilkan 14 teori mengenai motor listrik, dan menemukan belasan teknologi motor penggerak listrik yang sudah dipatenkan oleh pemerintah Jepang.. Diajak memajukan indonesia oleh Dahlan Iskan, Ricky pun tergerak pulang ke tanah air untuk mendevelop project mobil listrik nasional.. Terakhir gw baca juga disini si Ricky coba2 bikin kincir angin untuk menghasilkan listrik, bareng mahasiswa2 sini sekalian transfer ilmu sama pemuda sini..

Baru2 ini dikabarkan Rikcy Elson akan kembali ke Jepang sana, dipanggil kembali oleh NIDEC.. Sementara project mobil listrik nasional belum usai.. Kenapa koq project mobil listrik sini nggak kelar2 ?? Ternyata izin dari Menristek untuk project ini nggak kunjung keluar.. Sudah berbulan2 nunggu izin, sampe2 Dahlan nya telponin, SMS, kirim surat pribadi ke mereka, dijawab cuman “iya” aja, tapi izin tetep juga kagak keluar2.. Bahkan katanya terkesan digantung.. (GILAK !!)..

Gw bacanya “ngenes” gitu.. Begitu parahnya negeri ini nggak menghargai orang berilmu.. Diluar sana mereka begitu dipuja dan mentereng, di sini malah diabaikan begitu saja.. Belum lama ini juga gw baca seorang periset menulis status di FB kurang lebih begini “Betapa menyedihkannya jadi ilmuwan dan peneliti di negeri ini..”.. Yah bayangin aja, mereka dihargai jauh dibawah para “dewan” yang katanya mau bikin baek ni negeri.. Tapi absen rapat sering, kalopun hadir kadang tidur aje, dan ujung2nya sangat nggak jelas hasil nyata dari kerjanya..

Komen gw mah ya udah ada tuh di atas.. GILAK !!!.. Padahal “Knowledge is Power..”… Gw gak ngerti kenapa orang2 yang ngurus negeri ini bisa banyakan orang gilanya ??.. Kemaren juga gw sebetulnya males nyoblos, tapi karena gak enak sama ortu, hehe, jadinya gw tetep nyoblos.. Meski gw SAMA SEKALI nggak kenal orang2 di atas kertas itu siapa.. Semoga jangan sampe dah kecoblos yang orang  GILA..!!

Advertisements

14 Comments

  1. itulah kenyataannya. banyak orang indonesia yang super tapi tidak dihargai di negeri sendiri. kalau demikian, apakah itu jadi salah mereka dan dianggap tidak nasionalis dan segalanya?

    Like

    • Setujuh.. kalo gw di posisi mereka pun, gw pasti akan melakukan hal yang sama.. Bukan mereka yang salah, tapi emang dasar pemerintah sini yang bodo gak ketulungan.. Bener2 gilaaa.. Gyahahahaaaaa..

      Like

    • Kalo dari blog walking dan baca sana sini, ada juga sih kelompok yang memang berpendapat kayak gitu.. Yang pengen negeri ini terus menerus jadi “konsumen”, dan bukan produsen.. Parah dah.. Ini gimana cara ngelawannya yak..

      Like

  2. Saya kenal secara pribadi beberapa orang yang akhirnya memilih untuk berganti warga negara karena di negerinya sendiri (IndONEsia), hasil penelitiannya tidak dihargai… #miris

    Like

    • Miris memang mbak.. Kalo saya ketemunya beberapa orang yang potensial banget jadi dosen (ini kan orang berilmu juga), dan pada awalnya mereka memang ingin jadi dosen.. Tapi akhirnya mereka memilih nggak jadi dosen, dan berkarir di perusahaan.. Alasannya sama, mereka menganggap kurangnya penghargaan secara ekonomi untuk jadi pendidik..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s