kontekstual donk..
Kemaren ngobrol sama calon klien, ngomongin soal konteks (bisa berupa lingkungan, keadaan, budaya, waktu, zaman, dan sejenisnya..).. Lantas di kepala gw jadi muncul pertanyaan: sebenernya gimana sih hubungan konten dan konteks.?? Banyak definisi konteks, diantaranya, menurut Deddy Mulyana (2005) dalam “Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar”, konteks merupakan sebab / alasan terjadinya suatu pembicaraan, dan menjadi sangat berperan dalam pemahaman makna serta informasi.. Terkait dengan konteks, Barnett dkk (2005) juga mengembangkan sebuah teori yang namanya Coordinated Management of Meaning (CMM).. Salah satu konsep dari teori tersebut menyatakan bahwa konteks menjadi titik acuan dari pemaknaan dan tindakan seseorang.. Menurut Mellisa (2009) dalam ‘The Fundamental of Branding’, “bekerjanya” sebuah konten, sangat bergantung pada konteks.. Contohnya, strategi komunikasi brand gadget yang canggih banget (konten), sangat tidak bisa “bekerja” di sebuah tempat yang masih ‘primitif’ yang bahkan handphone saja orang jarang liat (konteks).. Bisa dibilang, sampainya makna konten dengan tepat pada user, bergantung pada konteksnya.. So, untuk memahami konten teks sebenar2nya, harus turut memperhatikan konteks.. Karena kalau nggak, akan bisa jadi aneh, nggak cocok atau janggal.. Contoh sederhananya bisa dari kasus …
