Author: ogieurvil

Mereka Cari Jalan, Bukan Cari Uang..

Tulisan yang bagus banget dari Rhenald Khasali.. Wajib tarok di blog nih.. hehe.. KOMPAS.com — Duduk di depan saya dua perempuan muda. Mereka sarjana hukum lulusan UI. Wajah dan penampilannya dari kelas menengah, yang kalau dilihat dari luar punya kesempatan untuk “cepat kaya”, asal saja mereka mau bekerja di firma hukum papan atas yang sedang makmur, seperti impian sebagian kelas menengah yang memanjakan anak-anaknya. Namun, keduanya memilih bergabung dalam satgas pemberantasan illegal fishing yang dipimpin aktivis senior Mas Achmad Santosa. Dari foto-foto yang ditayangkan presenter Najwa Shihab dalam program Mata Najwa, tampak mereka tengah menumpang sekoci kecil mendatangi kapal-kapal pencuri ikan. Dari Ambon, mereka menuju ke Tual, Benjina, dan pusat-pusat penangkapan ikan lainnya di Arafura. Itu baru permulaan. Sebab, pencurian besar-besaran baru akan terjadi dua sampai tiga bulan ke depan. Mereka, para pencuri itu, datang dengan kapal yang lebih besar, bahkan mungkin dengan “tukang pukul” yang siap mendorong mereka ke laut menjadi mangsa ikan-ikan ganas. Uang atau meaning? Di luar sana, anak-anak muda lainnya setengah mati mencari kerja, ikut seleksi menjadi calon PNS, pegawai bank, konsultan IT, guru, dosen, dan seterusnya. …

diragukan, yakinkan..

Dari pengalaman hidup gw yang belum seberapa ini, entah sudah berapa kali gw diragukan orang.. Dalam artian diragukan mampu atau nggak, bakal berhasil nggak hasil kerjanya, atau beneran kompeten nggak nih orang ??.. Atau praktisnya ya dalam bentuk ide2 yang ditolak sebelum diuji.. Meski makin ke sini Alhamdulillah makin jarang, tapi tetep pasti masih ada hal2 yang seperti itu.. Wajar, karena masa depan penuh dengan ketidak pastian.. Dan kebanyakan orang punya kekhawatiran yang berlebih akan ketidak pastian ini.. Kalo gw inget2 lagi, yang gw lakukan atas perlakuan kayak gini, bukan lantas membuktikan bahwa mereka salah.. Buat gw bener atau salah, berhasil nggaknya sebuah keputusan atau kerjaan itu mutlak nanti urusan Tuhan.. Karena seyakin apapun gw atas sebuah keputusan, pasti ada kemungkinan salah juga.. Jadi, buat apa bersusah payah membuktikan bahwa yang meragukan gw itu salah ??.. Lebih baik fokus pada proses, maksimalkan upaya, dan libatkan Tuhan.. Karena apapun yang Tuhan timpakan, sejatinya adalah untuk memuliakan.. Kalo mau membuktikan keyakinan, mending buktikanlah pada Tuhan langsung, bukan pada orang2 yang meragukan diri ini.. Buktikan pada Tuhan seserius …