me|write, my life stories, think sotoy
Leave a Comment

diragukan, yakinkan..

02Dari pengalaman hidup gw yang belum seberapa ini, entah sudah berapa kali gw diragukan orang.. Dalam artian diragukan mampu atau nggak, bakal berhasil nggak hasil kerjanya, atau beneran kompeten nggak nih orang ??.. Atau praktisnya ya dalam bentuk ide2 yang ditolak sebelum diuji.. Meski makin ke sini Alhamdulillah makin jarang, tapi tetep pasti masih ada hal2 yang seperti itu.. Wajar, karena masa depan penuh dengan ketidak pastian.. Dan kebanyakan orang punya kekhawatiran yang berlebih akan ketidak pastian ini..

Kalo gw inget2 lagi, yang gw lakukan atas perlakuan kayak gini, bukan lantas membuktikan bahwa mereka salah.. Buat gw bener atau salah, berhasil nggaknya sebuah keputusan atau kerjaan itu mutlak nanti urusan Tuhan.. Karena seyakin apapun gw atas sebuah keputusan, pasti ada kemungkinan salah juga.. Jadi, buat apa bersusah payah membuktikan bahwa yang meragukan gw itu salah ??..

Lebih baik fokus pada proses, maksimalkan upaya, dan libatkan Tuhan.. Karena apapun yang Tuhan timpakan, sejatinya adalah untuk memuliakan.. Kalo mau membuktikan keyakinan, mending buktikanlah pada Tuhan langsung, bukan pada orang2 yang meragukan diri ini.. Buktikan pada Tuhan seserius apa diri ini pada pekerjaan tersebut.. Buktikan kalo emang upaya kita pantas diberhasilkan oleh Tuhan.. Karena kadang bisa saja Tuhan sengaja bikin kita gagal atau salah yakin sebagai “isyarat” supaya belajar lagi..

Yang agak menyesakkan buat gw sebetulnya kalau diragukan oleh orang2 dengan “track record” yang sudah “terbaca” jelas nggak mengerti dengan pekerjaan yang akan diselesaikan.. Ibarat ahli buah2an yang menilai sayur2an.. Dan biasanya hal seperti ini bisa terjadi saat posisi bargaining power kita nggak seimbang dengan mereka.. Yah, di  situlah tantangannya.. Selayaknya game RPG, untuk bisa “Level UP” itu selalu harus bisa menembus batas diri..

Apa boleh buat kalo sudah begitu, perbesar aja keyakinan, miliki tekad kuat, sekuat mungkin sampe2 bisa merubah sayur menjadi buah.. Hehe.. So, biarkan saja orang lain meragukan, selama kita nggak meragukan diri kita sendiri.. Dan kalo Tuhan mengizinkan keberhasilan, itu rasanya bener2 ada kepuasan tersendiri yang berbeda.. Gw setuju banget sama kata2 Mario Teguh yang ini:  “Keberhasilan yang paling indah adalah mencapai yang tadinya diragukan oleh orang lain.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s