me|write, think sotoy
Comments 6

masa lalu (bentuk) strategi..

Untitled-1Postingan gw yang kemarin (masa depan (bentuk) diri..) itu soal pentingnya masa depan untuk membentuk sikap diri di masa sekarang.. Namun bukan berarti masa lalu nggak penting dan sekedar jadi masa lalu.. Cuman, gw beranggapan, kalo untuk soal membentuk sikap diri di masa sekarang, punya tujuan atau impian bisa sangat sangat berpengaruh..

Masa lalu jelas juga bisa sih membentuk diri kita yang sekarang.. Misal, saat sekolah / kuliah dulu, itu sangat bisa membentuk diri kita di saat sekarang.. Hanya saja kurangnya, kalau di masa lalunya seseorang itu hanya melakukan hal2 yang umum / biasa, maka besar kemungkinan di masa sekarangnya, orang tersebut akan jadi orang biasa.. Dan yang cukup vital adalah: nggak semua orang bisa mengambil pelajaran dari masa lalu.. Karena nggak bisa ngambil pelajaran, maka nggak jarang ada juga yang bisa jatuh ke lubang yang sama dua kali..

Pernyataan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik” bisa nyangkut di sini.. Guru HANYA bisa diambil pelajarannya kalo kita memperhatikan dia, fokus ke dia, dan benar2 mencoba memahami apa maksud dia.. Sebaik apapun guru, kalo “requirement” tadi nggak dilakukan, akan sulit untuk bisa dapet pelajaran darinya.. Nggak jarang kan kita denger orang ngomong begini: “Nggak belajar dari pengalaman sih luu..”.. Hehe.. Qur’an sih udah ngasi cluenya; hanya orang yang mau berfikir yang bisa mengambil pelajaran..

Pengalaman atau masa lalu kayaknya bisa terasa banget membentuk diri, KALAU seseorang itu banyak melakukan tindakan2 yang nggak umum, yang sifatnya trial & erorrs, beresiko, dan breakthorugh.. Umumnya, banyak sekali orang2 yang dapet “sesuatu” dan mentalnya menjadi kaya / berubah gara2 pengalaman pahit, kegagalan, keterpurukan atau luka yang dalam.. Dan akhirnya secara “telak” membentuk dirinya.. Yang jadi masalah, kalo gw perhatiin, yang berani melakukan tindakan2 sejenis itu biasanya orang2 yang punya impian.. Akh, lagi2 masa depan yang menang..

So, masa lalu dan masa depan, masing2 punya peran penting… Masa lalu bisa menjadi bekal untuk penetapan strategi / apa yang hendak dilakukan di masa depan.. Pasti ada “titik2” tertentu atau hal2 penting di masa lalu yang bisa menjadi “bahan mentah” untuk membangun masa depan.. Seperti untuk yang mau kuliah lagi, mau nentuin jurusan apa, atau mau berbisnis di masa depan nanti maunya bisnis apa, atau yang mau nikah yang punya banyak mantan bisa saja menyusun “pola2” ideal pasangan yang nanti ingin dinikahinya seperti apa.. Hyaha..

Jadi inget sebuah kalimat dari Steve Jobs:  “Kau tak bisa menghubungkan titik-titik dengan melihat ke depan.. Kau hanya bisa melakukannya dengan menengok ke belakang..”

Advertisements

6 Comments

      • pertanyaan gie, secara elu sekarang guru, apakah iya semua harus di jadikan game? gue rasa ngga semua juga bisa dijadikan game …

        Like

        • Jawabannya: ya nggak harus, dan untuk apa juga mengharuskan semua dijadikan game ??.. Hehe.. Betul itu, nggak semua bisa dijadikan game.. Ambil esensinya aja: game itu menghibur dan menyenangkan.. So “gamification” buat gw sih bisa berarti: lakukan semua hal dengan menghibur dan menyenangkan, baik itu buat diri, maupun orang lain..

          Like

            • Seobjektif apapun seseorang pasti ada sisi subjektifnya.. Namun buku jelas2 bisa ngebantu.. Materi / buku = ilmu atau pelajaran.. Tapi YANG BISA BELAJAR, jelas si orangnya, bukan bukunya.. Buya Hamka sekalipun mengakui dia bisa berubah gara2 baca banyak buku.. Sebanyak apapun bacaan seseorang, kalo gak bisa “mengolah”nya, bisa jadi sia2, atau bahkan berbahaya.. Beragam sudut pandang bisa didapet dari buku.. Selama si orang mau berpikir & berhati terbuka, pasti akan lebih banyak amal baik yang bisa dia lakukan.. Jadi, meskipun memang tergantung orangnya, nggak pernah kan kita dengar nasihat supaya mempersedikit bacaan..??.. Malah sebaliknya, perbanyaklah membaca..

              Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s