bermain musik sumbang..
Kalau memperhatikan kasus Rohingnya, gw jadi inget lagi analogi agama dari KH Ahmad Dahlah: “Hakikat agama itu seperti musik, di tangan orang yang pandai memainkannya, dia akan indah, cerah dan mendamaikan.. Namun di tangan orang yang nggak pandai memainkannya, dia akan jadi sumbang, kacau, meresahkan dan tidak menentramkan, bahkan bisa jadi bahan tertawaan..” Di agama apapun, pernyataan dari beliau ini bisa berlaku.. Meskipun Buddha bukan agama langitan (samawi), tetap saja yang gw pahami sih, ajarannya tetaplah ajaran yang sangat berorientasi pada kebaikan.. Agama mana yang tidak ??.. Gw baca biografinya Siddharta Gautama, euh, meskipun yang dalam bentuk komik tebal 8 jilid itu sih.. Dan di situ banyak sekali pemikiran2 hebat yang disampaikan oleh Siddharta.. Dan pemikiran2 beliau tidak didapat begitu saja dengan mudah.. Begitu banyak lika liku kehidupan, termasuk penderitaan yang sudah dilewati sekian lama sehingga beliau sampai pada tingkat “tercerahkan”, dan kemudian mampu memberikan pencerahan pada sekian banyak orang lainnya hingga sekarang.. Bagi sebagian orang, agama bisa menjadi alat politis atau alat lain, yang kadang memang sengaja ditunjukkan dengan beragam atribut untuk mencapai maksud …




