All posts tagged: berubah
gimana kalo gw…??
Dulu pas gw SMA dan kuliah, tuker pinjem buku baik itu novel, komik, atau buku2 ‘berat’ pun masih sering terjadi.. Sekarang, boro2.. Di depan kelas dari tahun ke tahun kalo gw tanya: “Dalam tiga bulan terakhir, kalian baca buku apa ?”.. Selalu ‘melempem’, diam seribu bahasa, hening tak terkira, hanya senyum2 ria.. Dulu tujuan gw nulis blog itu, salah satunya adalah menumbuhkan minat baca di kalangan anak2 muda, mangkanya gaya bahasanya pake “lu gue”.. Tambah idealis pulak: supaya mereka suka sains.. Gwakakak.. Gw sadar koq, sungguh ini suatu euforia banget di negeri yang kebanyakan mental manusianya nggak suka belajar.. Yang tersisa hanya kenangan masa lalu, dimana Islam pernah punya masa keemasan.. Pengennya mewujudkan itu lagi, tp nggak paham, bahwa saat masa keemasan itu, sains menjadi andalan.. Knowledge menjadi bahan bakar.. Membaca dalam arti luas dan menulis jadi budaya.. Saat ini, membuat banyak orang muda kembali menjadi suka bacaan sepertinya tambah sulit kalo caranya hanya melalui tulisan aja.. Lah gimana ?? Wong baca aja males, belum lagi masalah literasi / pemahaman.. So, ini menjadi salah satu …
dua bingung..
Banyak orang yang kepengen dapet petunjuk.. Di Qur’an kata ‘petunjuk’ disebutnya ‘Hudan’.. Sejatinya ide2 baru, solusi, atau informasi dan ilmu2 yang baru diketahui juga bisa dikategorikan sebagai petunjuk.. Banyak yang berharap dapet petunjuk, tapi yang banyak dilupakan adalah: kondisi ataupun ‘trigger’ supaya petunjuk bisa cepat datang.. Disadari atau nggak, petunjuk itu seringkali dateng di saat seseorang sedang BINGUNG (QS:93.7) .. Di KBBI, bingung itu bisa berarti: (1) nggak tau mau ngapain, (2) nggak tau arah, (3) bodoh/tolol, (4) kurang mengerti, atau kurang jelas tentang sesuatu.. Nah, bingung tuh ada dua macem: Yang pertama: bingung natural.. Ini kondisi bingung yang diakibatkan siklus alamiah kehidupan, dimana seseorang sedang berada dalam kondisi blangsak atau terpuruk.. Hidup kan nggak selamanya mules, eh mulus.. Ada masa2 dimana seseorang dalam kondisi mentok, nggak tau harus ngapain lagi.. Biasanya di situ malah dapet petunjuk atau ilmu2 baru untuk lebih bisa ngadepin hidup.. Sesuai sama sebuah teori kreativitas: “Creativity comes from constraints..” Yang kedua adalah bingung artifisial (buatan).. Ini bingungnya orang tengil atau songong (dalam arti positif).. Sengaja cari masalah.. Wkwkwk.. Memasukkan dirinya …
orang vs manusia..
Pas lagi liat2 youtube tentang manusia, eh jadi keinget buku lama yang judulnya “Kembali Menjadi Manusia”.. Jadi ke-trigger aja di kepala “Hmm, ada ya orang yang bukan manusia.??”.. Emang apa bedanya antara orang dan manusia ?? Ternyata beneran beda.. ‘Orang’ itu kata benda yang nggak bisa jadi kata sifat.. Beberapa ciri kata sifat dalam bahasa sini; bisa ditambah dengan keterangan penguat ataupun pembanding, seperti: lebih, sangat, paling, dan sejenisnya.. Nggak ada tuh kalimat: “Gw lebih orang dari elu..”.. Atau “Pokoknya gw yang paling orang !!”.. (^_^!) Sedangkan manusia (human) ternyata bisa berubah jadi kata sifat, seperti: manusiawi dan kemanusiaan.. Gw bukan ahli bahasa, tapi seinget gw emang nggak pernah nemu kata “ke-orangan” dalam kalimat.. (^_^!).. Kita juga tidak asing dengan istilah peri-kemanusiaan, dan asing banget dengan istilah peri-keorangan (itupun kalo beneran ada).. Kalimat yang betul di beragam jenis bacaan pun: “Seorang manusia..”, bukannya “Semanusia orang..”.. Kalo pake “Semanusia orang” udah jelas salah.. Nah, kenapa kata ‘orang’nya duluan ??.. Apa makna-nya ??.. Bisa ditafsirkan: Jadi orang dulu, baru kemudian bisa menjadi manusia.. Ada yang menafsirkan, orang …
bocah ajaib..
Belum lama ini sempat liat sebuah postingan bergambar dengan caption: “Sarjana di usia 13 tahun, anak jenius ini jadi pengangguran..”. Ini terjadi di Tiongkok.. Sempat mendapat perhatian publik karena meskipun di usia ‘dini’, dia menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam beberapa mata pelajaran.. Salah satunya matematika, diberitakan dia berhasil meraih medali emas pada event kompetisi matematika internasional.. Lanjut kuliah terus sampai doktor, menjadi doktoral termuda di Tiongkok, lantas sempat menjadi guru paruh waktu.. Sempat terlibat beberapa projek, dan mencoba membuat projekan sendiri, namun banyak mengalami kegagalan, kemudian menyerah.. Di belahan dunia yang lain, ada anak2 ajaib yang bisa membaca di usia 2 tahun, bisa memainkan lagunya Bach di usia 4 tahun, belajar kalkulus di usia 6 tahun, ataupun mampu berbicara dalam tujuh bahasa dengan lancar di usia 8 tahun.. Waw.. Hebat banget kan ya ??.. Seharusnya kita bisa mengharapkan mereka2 ini untuk mengubah dunia.. Atau menjadi the next Batch, next Einstein, ataupun Leonardo Da Vinci.. Ternyata eh ternyata, kenyataannya berkata lain.. Anak2 jenius ini tidak luput dari penelitian.. Adam Grant (2016), dalam “Originals” menyatakan: Anak2 …




