me|write, think sotoy
Leave a Comment

bonus atau bencana ?

Saat ikut training akademi edukreator 5 Juli kemarin, gw berkenalan dengan dua orang edukreator.. Keduanya punya bimbel.. Mereka ngonten sekaligus untuk mempromosikan bimbel mereka.. Salah satunya, konten youtubenya tentang matematika.. Kebayang dah, gimana sulitnya menggaet viewers dengan tema itu.. Dan itu udah berjalan sejak tahun 2021.. Gokil !!

Di luar dugaan sih, channel gw bisa lolos seleksi akademi edukreator.. Soalnya kan channelnya baru mulai November 2024 kemarin, subscriber dan views juga masih dikit.. Tapi ya itulah hidup.. Tempe semua, nggak ada yang tahu..(^_^)/

Setelah ngobrol” dengan kedua edukreator bimbel itu, koq ya jadi semakin pesimis soal Indonesia emas, bonus demografi, dan hal” manis lainnya yang dijanjikan sama pejabat” sini.. Poinnya sih, banyak anak remaja sekarang yang bener” minim nalar, minim literasi, plus kemampuan itung”an dasar matematik yang lemah..

Beberapa video yang sempat viral mengenai murid” SMP/SMA yang nggak bisa perkalian dan jenis hitung”an lain, itu memang nyata terjadi.. Buat yang tinggal di kota” besar, atau circle-nya kebanyakan murid” sekolah swasta, mungkin ini nggak begitu kelihatan.. Tp kalo di pinggiran, apalagi di pedesaan, bisa beda ceritanya.. Yah ini nggak bisa maen pukul rata sih..

Sebetulnya ini terkait dengan faktor inkompetensi.. “Inkompetensi membunuh lebih banyak orang daripada kejahatan..” begitu kata Bagus Muljadi.. Di mana pun dan pada profesi apapun, inkompetensi sangatlah kocak, kalau nggak mau dibilang berbahaya..

Zaman peralihan ke e-KTP dulu, gw foto KTP di kantor kecamatan.. Tuh pegawai kecamatan foto pake kamera DSLR.. And you know what ?!?.. Pas e-KTPnya jadi, foto gw ngeblur !! Jauh masih bagusan foto anak gw yang SD waktu ambil foto kucing pake kamera HP..

Walhasil, mesti poto ulang ke Dukcapil.. Pas ke sono, cakep deh.. Blankonya abis.. Akhirnya pake surat keterangan sementara.. Itu contoh kasus kecil..

Coba ambil contoh kasus para pengajar yang nggak kompeten.. Berapa anak bisa rusak masa depannya gegara mereka ??.. Menghabiskan waktu bertahun-tahun, hanya untuk hal yang nggak substansial.. Waktu terbuang, ilmu nggak terdulang..

Celakanya, pelaku inkompetensi seringkali “halu” dan nggak mau mengakui bahwa dirinya nggak kompeten.. Dunning Kruger Effect berjalan.. Jadinya minim reflektif, dan berakibat menjadi SDM rendah tanpa sadar.. Ujungnya, dalam aspek apapun: SDM rendah nggak akan bisa menelurkan SDM bermutu..

Inkompetensi seringkali nggak memakan korbannya secara langsung.. Karena seringkali diberi polesan” dan dibungkus kata” manis.. Namun saat kebenaran terungkap, penyesalan tersingkap.. Baru korbannya berucap: “What have I done ?!?”..

Saat di level kekuasaan dipenuhi orang” dengan inkompetensi, output” aneh seringkali terlihat.. Berita korup dimana”, isilop maen robot”an, sampe solusi” absurd dari para petinggi negeri.. So, nantinya bonus demografi, atau bencana demografi ?? Entahlah..

Leave a comment