me|write, my life stories, spiritual
Comments 10

abis idup, ya terus mati..

Untitled-3Entah kenapa di tahun ini, ada beberapa orang “muda” yang gw kenal berpulang menghadap Sang Pencipta.. Di awal semester, ada satu mahasiswi gw yang pas semester 4 gw masih ngeliat dia rajin masuk kelas, masih gw nilai asistensi & tugas2nya, eh pas semester 5 ini udah “berpulang”.. Nggak bisa ketemu lagi sama sekali.. Padahal seminggu sebelum ajal menjemput, almarhumah masih nge”like” postingan foto gw di instagram.. Yah, gw kehilangan salah satu mahasiswa berpotensi di angkatan keempat ini..

Minggu ini, di hari senin (28 Okotober), sepupu gw (perempuan) yang berumur 35 tahun juga berpulang.. Masih berbekas dalam ingatan gw, dulu gw bertugas motret2 acara pernikahan dia sebagai backup fotografer untuk ngambil para anggota keluarga..

Almarhumah wafat saat melahirkan putra keempatnya.. Setelah operasi cesar, bayinya selamat dan sehat, sebetulnya sepupu gw juga sehat sih.. Cuman gak tau kenapa, katanya ada alergi, terus kemudian disuntik anti alerginya, eh langsung “koma”.. Kemudian disuntik lagi penetralisirnya.. Koma hampir seharian, kemudian sadar kembali..

Setelah sekitar 2 minggu lebih dirawat di ICU, kemudian kembali “koma”.. Dan akhirnya kondisi paru2nya dinyatakan sudah bengkak dan basah, dan pukul 9 kurang lima malam, beliau pun berpulang..

Yang bikin hati ini miris, almarhumah meninggalkan 4 orang anak.. Yang paling kecil yah si jabang bayi yang baru lahir.. Yang tidak sempat merasakan kelembutan dan kehangatan serta air susu dari ibu kandungnya sendiri.. Kemudiah 3 kakak dari sang bayi.. Yang paling tua masih kelas 3 SD.. (T_T)..

Tengah malam melihat dan membopong jenazah masuk ke rumah dukanya bikin hati gw jadi remuk.. Pikiran gw melayang kemana2 seputar kehidupan dan kematian.. Melihat suaminya, kedua orang tuanya yang berlinang air mata apalagi, tambah bikin miris… Bicara soal statistik, memang umumnya orang tua duluan yang berpulang, tapi berpulangnya anak mendahului orang tua pun tidak jarang terjadi..

Tidak ada yang tau soal kapan ajal menjemput.. Gw jadi inget judul sebuah buku: “Hidup sekali, Berarti, lalu Mati..”.. Kematian sudah pasti akan datang pada siapapun.. Mengisi kehidupan dengan hal2 yang “berarti” lah yang seringkali luput dari pikiran orang muda.. Waktu menjadi poin yang amat penting, karena membuat hidup ini berarti atau tidak sama2 memakan waktu… Hidup memang cuman sekali, tapi kalo kita menjalaninya dengan “tepat” dan maksimal, sekali itu sudah cukup..

Advertisements

10 Comments

  1. Pertama, ikut berbelasungkawa, pak. Semoga kedua almarhumah mendapatkan syahidah. Yg mahasiswi karena sedang menuntut ilmu, sedangkan yang ibu bersalin, karena wafatnya dalam proses persalinan. Mereka berdua sudah berbahagia di tempatnya yang baru. Untuk bayi yang ditinggalkan, saya usul, bagaimana kalau dicarikan donor ASI. Mungkin bisa menghubungi AIMI, pak. (twit lewat @aimi_asi ). Ini agar dia tetap mendapatkan manfaat ASI yang tak tergantikan, walau bukan dari ibu kandungnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s