Month: October 2010

“Orang yang berakal adalah orang yang telah mendapat inayat dari Allah. Barang siapa mendapat inayat demikian, lebih kaya dia dari miliuner. Sebab dari batinnya itulah memancar cahaya hidayah Rabbaniyah. Hatinya penuh degnan kebijaksanaan, sangkanya baik, pengharapannya benar. Orang lain hanya melihat sesuatu dari kulitnya, sedang ia sampai ke dalam isinya. Sukar ia tergelincir dengan sengaja.” – Buya Hamka –

Advertisements

konsistensi dan babak akhir…

“Sebenernya yang gak kalah penting untuk diperhatikan dalam ibadah kita itu, ada pada saat-saat terakhir…” kurang lebihnya begitu kata pak ustad waktu ceramah di mesjid gue… Mulanya gw gak nangkep, tapi belakangan gw rada ngerti juga abis ngedenger penjelasannya lebih lanjut… Maksutnya saat-saat terakhir itu kadang bisa dibilang saat yang paling menentukan… Ibarat sebuah turnamen, yang paling akhir itu ya babak final… Termasuk urusan amal ibadah, ada yang memandang di saat-saat terakhirlah yang membuktikan apakah kita berhasil terus menerus konsisten apa nggak… Gw jadi teringat banyak cerita soal saat-saat terakhir ini… seperti wanita pelacur yang berlumur dosa yang di saat terakhir hidupnya memberikan air minum pada anjing yang hampir mati kehausan dengan bersusah payah turun ke dalam sumur dan naik kembali… akhirnya diceritakan dia masuk surga… Ada juga cerita seorang pembunuh yang udah membunuh 100 orang dan mau bertobat… cuman gw rada lupa ceritanya, pokoke kalo gak salah dia niat tobat total dan kata ulama dia mesti ngadep Rasul di Mekkah, tapi di tengah jauhnya perjalalan melalui padang pasir ia mati kehausan.. kemudian malaikat mengukur …