Month: March 2009

Misteri Hajar Aswad

Description:hasil browsing sajah.. Ingredients:copy paste sajah… Directions:Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.” Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat. Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah …

ujian naek kelas…

semalem gak sengaja liat golden waynya mario teguh… waktu itu dia bilang kalo gak salah begini “setiap orang yang berusaha mendekati Tuhannya pasti disucikan, dan penyucian itu biasanya kita disikat, digosok, diperas, bahkan dibanting-banting atau dipukul-pukul…..” gue jadi inget diskusi dengan temen gue yang lebih tua yang beberapa bulan lalu maen ke kantor dan berbicara akan hal yang sama… namun kalimatnya agak berbeda, lebih Islami lah gue pikir… waktu itu dia bilang, “saat seseorang berjalan mendekati jalan keimanan menuju Allah, saat itulah biasanya dia diterpa beragam gelombang cobaan dan ujian… saat itulah dosa-dosa kita dileburkan hingga deket “impas”… yakin deh, saat Allah menimpakan sesuatu pada kita, entah itu kehilangan harta benda, jatuh sakit atau ujian yang lainnya, itu semata untuk mengurangi dosa kita… sampai saatnya nanti kita lebih bersih dan lebih siap menerima setiap keputusanNya.. termasuk keberuntungan yang didatangkannya… karena sesungguhnya Allah tidak menganiaya hambaNya…” dia ngelanjutin lagi “yang mesti dikhawatirkan tuh kalo ibadahnya begitu-begitu aja, tapi terus-terusan dapat rejeki banyak.. hati-hati.. itu bisa berarti adzab… berasanya bukan sekarang.. tapi nanti… kalo ibadah makin naek …