All posts tagged: otentik

naruto tapi bukan..

Beberapa minggu ke belakang, kalo nonton TV, sering liat iklan sebuah partai yang pas endingya, pentolannya ngomong: “Inilah jalan ninjaku !!”.. (^o^!).. Euuh, rasa2nya gimanaa gitu.. Hehe.. Biasanya dalam membangun sebuah brand, ada asosiasi yang bisa ditarik dari item2 kampanye-nya.. Ini gw bertanya2, apa yang mau dihubungkan antara nih orang ataupun organisasinya dengan Naruto ?? Pas nonton debat cawapres terakhir juga begitu, ada cawapres yang pake (editan) jaketnya Naruto.. Harusnya ada benang merah yang bisa ditarik ke karakter Naruto.. Nah, itu apa ya ??.. Lagi2 gw nggak dapet.. Yang bisa gw hubungkan itu paling sama2 anak petinggi desa.. Tapi jauh beda juga.. Naruto kan baru tau kalo dia ternyata anak petinggi desa saat melawan musuh yang sangat “berat” dan skill-nya mendekati puncak.. Jauuuh sebelum2nya, Naruto mati2an merangkak dari bawah, kerja keras, belajar dan bertarung berkali2 bertaruh nyawa.. Dia bisa jadi petinggi desa (Hokage) pun, tentu karena kemampuan-nya yang sulit ditandingi.. Dibuktikan dengan prestasinya yang pernah menyelamatkan seluruh penduduk desa.. Bukan karena ortu dan pamannya.. Eh.. (^o^!).. Dari sedikit kisah tentang Naruto diatas, mana yang bisa …

analogi hidup..

Sejauh ini, ada beberapa analogi kehidupan yang gw tau.. Yang pertama: hidup adalah perlombaan atau pertandingan.. Hidup ibarat track balap lari atau arena tanding.. Jadinya, hidup penuh dengan persaingan, adu cepat, adu sukses, atau adu-adu yang lain.. Yang kedua: hidup adalah perjalanan atau sekedar mampir lewat saja.. Ini sering ditemukan dalam perspektif agama.. Ya namanya perjalanan, bisa santai, bisa menikmati apapun dalam perjalanan.. Tapi ya gitu, ‘sense of competitiveness’ jadi kurang terbangun.. Akibatnya, jadi nggak ada suatu impian / goal yang harus dikejar.. Hidup seadanya pun tak apa.. Yang ketiga gw dapet dari konsep psikologi Adler: hidup adalah tarian kontribusi.. Hidup ya ‘menari’ terus saja, masing2 orang cukup memperhatikan panggungnya masing2, tidak perlu pusing memikirkan panggung orang lain.. Cukup menari dengan bahagia menebar kontribusi / manfaat.. Dan karena tarian, pastilah bergerak (tidak ada tarian yang diam), nanti tauk2 akan sampai di tempat2 yang nggak terduga.. Pilih yang mana ?? Atau bisa juga di-‘mix and match’.. Kalau seorang atlit, pilihan pertama jelas lebih cocok.. Karena kompetisi memang sudah menjadi inti dari profesinya, dan menjadi juara adalah …