Di dalam diri manusia, ada ‘pengetahuan bawaan’ yang diturunkan dari nenek moyangnya, dan mempengaruhi manusia berperilaku serta bermasyarakat.. Cal Gustav Jung menyebut hal ini sebagai Archetype..
Archetype merupakan sebuah pola tertentu yang menjadi bagian dari ‘collective unconscious’ manusia.. Karena adanya di dimensi “ketidak sadaran”, jadinya archetype ini sulit untuk dilihat secara kasat mata.. Apalagi bumi ini luas, jadi nenek moyangnya pun macem2, maka Archetype-nya pun bisa berbeda2..
Archetype sulit dilihat secara individual, karena merupakan ‘ketidaksadaran bersama’.. Ia akan kelihatan bila sudah mewujud dalam perilaku masyarakat; bisa melalui mitos, fenomena, seni, agama, dan sejarah.. Ia merupakan potensi terpendam, dan kemudian bisa teraktualisasikan melalui budaya..
Dr. Muhammad Faisal (2019), dalam bukunya “Generasi Kembali ke Akar” menyebutkan tradisi mudik lebaran merupakan contoh Archetype Indonesia.. Rela keluar sejumlah duit, mau bersusah payah menempuh padat dan macet dengan resiko kecelakaan demi melihat kampung halaman, kesemuanya merupakan pengetahuan yang turun temurun..
Beliau juga mengambil contoh definisi ‘pemuda keren’ versi lokal sebagai pola Archetype.. Mulai dari film “Darah Muda” tahun 1977 si Bang Roma, terus si Boy dari Catatan si Boy yang oke tapi tetep rajin sholat, sampe Rangga dari AADC yang demen puisi.. Kesimpulannya: pemuda keren versi sini bukan yang 100% modern, dan bukan yang 100% tradisional.. Yang keren selalu yang di tengah2.. Si Dilan juga sepertinya bisa masuk ke ‘requirement’ ini..
Jadi kepikiran, ada Archetype apa lagi ya di Indonesia ini ?? Terus gw coba liat 10 besar film terlaris di Indonesia.. Ternyata dari 10 film terlaris sepanjang masa versi kompas 26/02/2024, empat filmnya berbau mistis.. Dan semua hantu lokal.. Vampire dan zombie mah lewat..
Bisakah ini sebenernya adalah Archetype kita ?.. Lebih doyan yang ‘ghaib’ dan mistis daripada yang logis ?.. Apa mungkin ini sebabnya Superhero lokal kurang diminati di sini ?.. Karena secara turun temurun, secara knowledge ataupun mitos kita lebih ‘deket’ dengan perdukunan, pewayangan, ataupun orang2 sakti dan para wali, ketimbang Superhero ?..
Di Madura, dulu ada Kyai yang kalau mau nyembuhin penyakit, cuman pake air putih, apapun penyakit si pasiennya, dan selalu sembuh.. Sepertinya ini bukan cuma beliau.. Ada banyak cerita di berbagai daerah yang punya kemampuan serupa.. Mungkin sekarang pun masih ada yang mempraktekannya..
Apa iya kemampuan mistis atau spiritual sebenarnya sudah ada di dalam DNA orang sini ?.. Cuman kitanya aja ‘tidak sadar’, jadinya baru berwujud potensi..
Dr. Faisal menyatakan, jangan kaget kalo nanti kita punya satu generasi yang menguasai maritim, mengendalikan alam, dan menembus dimensi langit dan bumi.. Karena karakter generasi merupakan warisan generasi leluhur.. Dan bakat2 tersebut pernah tercatat dikuasai oleh leluhur Nusantara..
