Month: December 2015

di tengah karena menengah..

Nggak sedikit anak2 dari keluarga kekurangan justru kehidupan ekonominya melejit secara menakjubkan di saat dewasa.. Anak2 orang berada, rasa2nya lebih mudah kalo pengen jadi berhasil di masa dewasanya, karena beragam “fitur” yang tersedia sebagai anak orang kaya.. Terus, anak2 orang yang ekonominya biasa2 saja / menengah, sepertinya malah punya kecenderungan untuk jadi biasa juga di masa dewasa.. Bener nggak sih pernyataan kayak gini ?? Mihaly, seorang pakar kreativitas pernah melakukan sebuah riset tentang “situasional” sosial ekonomi ini.. Ia mengaitkan fenomena pada paragraf di atas dengan faktor keterdesakan.. Keterdesakan di sini lebih kepada situasi / “keadaan” seseorang dalam kehidupannya, atau bisa dibilang sebagai rasa nggak aman yang dialami oleh seseorang.. Sayang di buku yg gw baca ini, nggak disebutkan secara detail riset dari si Mihaly.. Namun secara garis besar, ia meneliti sejumlah orang dari sejumlah keluarga tertentu, dan diamati siapa2 saja yang mampu mencapai tingkat kesuksesan tertentu /  prestasi kelas dunia.. Mihaly menemukan dari keseluruhan subjek penelitiannya, mereka yang mencapai sukses / berprestasi kelas dunia, 34% merupakan anak orang kaya.. Bapaknya banyak yang bekerja sebagai guru …