me|write, think sotoy
Comments 2

naruto tapi bukan..

Beberapa minggu ke belakang, kalo nonton TV, sering liat iklan sebuah partai yang pas endingya, pentolannya ngomong: “Inilah jalan ninjaku !!”.. (^o^!).. Euuh, rasa2nya gimanaa gitu.. Hehe.. Biasanya dalam membangun sebuah brand, ada asosiasi yang bisa ditarik dari item2 kampanye-nya.. Ini gw bertanya2, apa yang mau dihubungkan antara nih orang ataupun organisasinya dengan Naruto ??

Pas nonton debat cawapres terakhir juga begitu, ada cawapres yang pake (editan) jaketnya Naruto.. Harusnya ada benang merah yang bisa ditarik ke karakter Naruto.. Nah, itu apa ya ??.. Lagi2 gw nggak dapet.. Yang bisa gw hubungkan itu paling sama2 anak petinggi desa.. Tapi jauh beda juga.. Naruto kan baru tau kalo dia ternyata anak petinggi desa saat melawan musuh yang sangat “berat” dan skill-nya mendekati puncak..

Jauuuh sebelum2nya, Naruto mati2an merangkak dari bawah, kerja keras, belajar dan bertarung berkali2 bertaruh nyawa.. Dia bisa jadi petinggi desa (Hokage) pun, tentu karena kemampuan-nya yang sulit ditandingi.. Dibuktikan dengan prestasinya yang pernah menyelamatkan seluruh penduduk desa.. Bukan karena ortu dan pamannya.. Eh.. (^o^!)..

Dari sedikit kisah tentang Naruto diatas, mana yang bisa diasosiasikan ke kedua ‘tokoh’ di dua paragraf awal ??.. (@w@!).. Gw suka banget komik Naruto.. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari situ.. Seperti tentang kemandirian dan kerja keras..

Naruto kecil hidup tanpa orangtua, kemandiriannya berjuang sampai akhirnya jadi hebat bukanlah hal instan dan mudah.. Perjuangannya juga tidak melulu melalui jurus dan kekuatan.. Meski kecilnya bandel, namun seiring hidupnya yang keras, karakter baik & bijak pun menjadi tumbuh.. Dan semua itu dijalani tanpa kehadiran orangtua di sisinya..

Jadi inget sebuah kalimat dari Ali bin Abi Thalib:Sesungguhya pemuda itu adalah orang yang berani mengatakan “inilah aku” dan bukanlah pemuda yang hanya dapat mengatakan “inilah bapak-ku”..

Temen2 bisa liat sendiri, jurus2 andalan Naruto pun sangat berbeda dengan jurus andalan bapaknya.. Guru2nya membimbing Naruto menjadi manusia yang otentik.. Naruto yang asli, benar2 bisa jadi role model bagi anak2 muda..

Naruto juga oke banget secara etika.. Tidak pernah dia bermain2 dengan hukum.. Nggak ada ceritanya tuh Naruto nerobos lampu merah, ngemplang pajak, ataupun mendirikan tambang ilegal yang jelas tanpa izin..

Melihat fakta2 tersebut di komiknya, gw sebagai penggemar berat Naruto merasa marwah Naruto harus segera dikembalikan ke substansi yang sebenarnya.. (^o*!)..

Naruto dimatangkan melalui penderitaan yang berat dan panjang.. Menurut ahli kebatinan lokal Sosrokartono, penderitaan adalah pelajaran sekaligus tempat belajar, amatilah penderitaan sendiri maupun penderitaan sesama.. Nasehat dari Buya Hamka untuk pemuda pun ada yang sama: “Tahan-lah menderita..”

Sekali lagi, marwah Naruto harus segera dikembalikan.. (^0^)/

2 Comments

    • ogieurvil's avatar

      Mungkin juga maksudnya biar keren dan sesuai ‘selera’ anak muda.. Tapi buat yang tau kisah Naruto ya malah jadi aneh.. (^_^!)..

      Like

Leave a comment