Month: July 2023

meta-pusing..

Hal2 ghaib seperti jin, hantu, astral, Qaromah, sihir, santet dan sejenisnya seringkali mengundang pro dan kontra.. Sebagian percaya itu beneran ada, sebagian menganggap itu mengada-ada.. Sebagai orang yang pernah “nyerempet” ngalamin model2 gitu, terlebih di Qur’an juga disebutkan ada jin dan keghaiban lain di alam ini, gw memilih untuk percaya.. Padahal ini fenomena menarik untuk dilihat dari kacamata sains.. Masuknya mungkin bisa lewat meta-fisika.. Tapi memang jarang banget ada buku yang berani ngebahas ini lewat sains secara gamblang.. Poin yang sering gw temui: itu ghaib, ya cukup diyakini aja.. Ada satu buku jadul bertema metafisika yang gw suka.. Judulnya“Setetes Rahasia Alam Tuhan – melalui peristiwa metafisika Al-Mi’raj.”. Penulisnya KH. Bahaudin Mudhary (1921-1979).. Beliau ulama Madura yang bisa berbahasa Arab, Inggris, Jerman, Belanda, dan Perancis.. Pantes pas gw liat rujukan bukunya ada yang berbahasa Arab, Belanda dan Perancis.. Dan hebatnya, beliau menulis ini sekitar tahun 60an.. Di dalam bukunya beliau menuliskan bahwa ilmu pengetahuan itu ada beberapa macam: (1.) Ilmu pengetahuan Eksakta, yaitu ilmu pengetahuan yang membahas objek2 yang kasar dan bisa ditangkap oleh panca-indera manusia. …

pseudo-creativity..

Baru nemu nih istilah pseudo-creativity.. Konsep ini pertama kali diajukan oleh Cattel & Butcher (1968), dalam “The Prediction of Achievement and Creativity”.. Istilah ini ditujukan untuk ide2 yang terkesan original dan oke, tapi sebetulnya nggak.. Cuman karena ‘kebetulan’ aja momennya pas, atau karena terdapat unsur ‘kebebasan’ di dalam kreativitas itu sendiri, jadi seseorang bisa sesukanya melontarkan ide2 yang aneh sekalipun.. Terlepas bisa dijalankan idenya atau nggak, yang penting kesannya kreatif dan original.. Runco (1999), dalam “Encyclopedia of Creativity” juga menyatakan kurang lebih begini: Mentang2 ide kreatif itu subjektif dan berkesan ‘nggak bisa salah’, bukan berarti bisa seenaknya melontarkan ide yang kontra atau berlawanan dengan hal2 yang konvensional.. Para Contrarian (mereka yang suka mengambil pilihan atau sikap yang kontra) seringkali mengeluarkan ide / opini yang nggak populer.. Orang2 model begini umumnya hanya mencoba untuk menjadi berbeda, tapi sebenarnya “they are not solving problems or expressing themselves.” – begitu kata Runco.. Ya tentu saja ide2 yang melawan status quo mampu lebih menarik perhatian audiens, dan menganggap “Heii, si do’i kreatif banget ye, idenya out of the box..” …

caranya itu loh..

Mereka yang expert di bidang tertentu memiliki mental model yang lebih oke dibanding orang rata2.. Pertanyaanya, gimana seseorang jadi bisa punya mental model yang bagus ??.. Jawaban paling ‘enak’ ya karena mereka punya bakat.. Untuk mengeksplor bakat ini, sejumlah peneliti kepo, bisa nggak sih mereka melatih orang normal biasa jadi bisa punya skill superhuman ??.. Di sekitar lingkungan gw, ada anak2 yang gampang menghafal, dan ada yang nggak.. Ada yang bilang itu karena si jago ngafal punya “bakat menghafal”.. Apa iya ada bakat menghafal ??.. Studi yang dilakukan para peneliti di atas berkaitan dengan aktivitas ‘memorize’ ini.. Coba liat deretan angkat ini: “38958502582502590501501851009944451510510581195815098195081 095810598109581293567” Totalnya semua ada 80 digit deretan angka.. Coba deh di-hafalin.. Santuy aja, nggak perlu buru2, bisa dicoba terus sampe puas.. (^_^!).. Berapa digit bisa “nyangkut” di otak ??.. Lima, enam digit ??.. Atau lebih..?? Para peneliti menemukan rata2 mahasiswa mampu mengingat tujuh digit.. Sebetulnya ada suatu cara atau teknik mengingat yang sudah ‘proven’, dan teknik ini kemudian diajarkan kepada mahasiswa2 tersebut.. Setelah diajarkan, ternyata mereka menjadi mampu mengingat lebih dari 80 …