read|me
Comments 19

Hambatan Di Dalam Menulis

Description:
nulis perlu bakat… benarkah ??

Ingredients:
copas dari sene neh…

http://education.feedfury.com/content/16689384-hambatan_di_dalam_menulis.html

Directions:
Ketika Anda akan menulis, Anda sering menemui hambatan. Hambatan itu antara lain:
1. Hambatan dalam memulai menulis;
2. Hambatan dalam menuangkan ide;
3. Hambatan merangkai kalimat/kata dengan tepat;
4. Hambatan perbendaharaan kata/istilah;
5. Hambatan rendahnya minat dan motivasi;
6. Hambatan rendahnya minat baca, akibatnya wawasan menjadi sempit
7. dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut dimulai dengan biasakan membaca apa saja, ingat ada ungkapan, “buku yang belum pernah Anda baca buku baru”. Dari ungkapan ini bisa diartikan bahwa semua informasi baik itu ditulis tahun berapapun dan ditemukan tahun berapapun selama Anda belum mengetahuinya artinya itu hal yang baru bagi Anda.

Bakat tidak diperlukan di dalam menulis

Semua orang pasti bisa menulis. Mengapa? Karena menulis itu sebenamya mudah. Syaratnya juga gampang. Kalau Anda bisa membaca pasti bisa menulis. Arswendo Atmowiloto pernah mengatakan bahwa “menulis itu gampang”. Andreas Harefa mengatakan bahwa menulis merupakan keterampilan tingkat dasar. Contohnya Adam Malik, tokoh yang pernah menjadi Wakil Presiden RI, temyata sekolahnya hanya sampai kelas lima SD, tetapi Beliau sangat pandai menulis. Ini sebuah bukti bahwa untuk bisa menulis hanya masalah latihan dan kemauan.

Tapi mengapa masih banyak orang yang mengatakan bahwa menulis itu sulit? Jawabannya sederhana saja mungkin karena ia tidak mau mencoba, atau usahanya belum sungguh-sungguh, atau mungkin juga karena ia tidak tahu caranya menulis. Kalau Anda ingin bisa menulis, maka Anda harus mau mencoba secara sungguh-sungguh dan tahu cara menulis dengan baik.

Kembali pada teori Thomas Alfa Edison yang menyatakan bahwa sukses itu adalah 1 persen karena bakat dan 99 persen karena kerja keras. Di sini jelas bahwa untuk menuju tangga kes’iksesan dalam bidang apa saja, sebenamya bakat tidak memegang peranan sukses tetapi yang paling penting adalah usaha yang sungguh-sungguh. Jadi untuk bisa menulis harus terus mencoba, mencoba, dan mencoba, menulis, menulis, dan terus menulis.

Advertisements
This entry was posted in: read|me
Tagged with: ,

by

"Tuhan.. tolong berikan rejeki berlimpah pada semua orang yang udah mampir ke blog ini.. Amiiinn.." ......(^_^!)

19 Comments

  1. Gw pernah baca buku terbitan Kaifa (judul ama penulisnya lupa), katanya, kunci sukses menulis itu adalah latihan/kebiasaan. Tipsnya, jadikan menulis itu seperti (maaf) kebelet pipis. Jadi klo gk segera disalurin bisa ngompol. So, klo tiba-tiba dapet ide ato lintasan pikiran, segera tulis… seperti yang Kak Ogie Memang lakukan ini 😉

    Like

  2. roelworks said: kalau hambatan dalam mengomik ada gak,Gie?

    pertanyaannya sama :)) terutama buat ngumpulin mood hihihih… ada tips gak Gie?

    Like

  3. gyahahaha…. hambatan dalam ngomik mah lebih banyaaakkk… apalagi kalo belum tentu ada duitnya… rasanya terhambaaatt teruuuss… wakakakakakk…tips buat ngumpulin mood ngomik ??.. waks… masih kudu belajar neh gw… (mengalami hal yang sama..)… mungkin ngumpul ama anak2 yang rajin ngomik…. ibarat kita makan bareng sama orang yang napsu makannya gila banget.. sampe piring2nya ditelen jugak… gw yakin mood makan kita pasti “goyang”…. hihihi…

    Like

  4. mbakje said: katanya, kunci sukses menulis itu adalah latihan/kebiasaan. Tipsnya, jadikan menulis itu seperti (maaf) kebelet pipis.

    setuju neh…. kalo raijin nulis, berasa koq ability nulisnya jadi beda…. jadi makasih banget buat temen gue yang telah memperkenalkan gw ke multiply… siapa lagi kalo bukan ROEL memang !!!! berkat neh blog, yang tadinya gw gak pernah dan doyan nulis, eh jadi doyan…. arigato sekali lageh… oh ya… aku tidak memang….

    Like

  5. ogieurvil said: euhh… sayang banyak orang suka ngomong tapi gak suka nulis…. hihihi…

    ga kaya mas ogie ya..jago ngomong juga jago nulis, hehe

    Like

  6. pemikirulung said: ga kaya mas ogie ya..jago ngomong juga jago nulis, hehe

    GYAAAAA….!!! aku tidak jago dua-duanyaaaa……

    Like

  7. godaan waktu buat apa emang banyak tuh din… baca komik, maen game, minton, futsal atau nulis ?? haayyyooo…. empat opsi pertama pasti lebih gampang untuk dipilih…

    Like

  8. ogieurvil said: GYAAAAA….!!! aku tidak jago dua-duanyaaaa……

    jangan merendah terus ah mas, nanti kata-katanya tadi diaminin malaikat lho.

    Like

  9. tidak koq… aku emang biasa sajah…. kalo jago nulis mah udah ada buku yang di cover depannya nama ogie sendiri.. tapi sampe sekarang… blum ada tuh… hehehe… mereka yang beneran udah berkarya dan berprestasi bikin buku serta menginspirasi banyak orang ituh yang aku anggap beneran jago nulis…

    Like

  10. ogieurvil said: mereka yang beneran udah berkarya dan berprestasi bikin buku serta menginspirasi banyak orang ituh yang aku anggap beneran jago nulis…

    berarti aku juga belom yaa..huhuhu..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s