favourite, me|write, think sotoy
Comments 10

titik demi titik..

Untitled-1Kalo gw perhatiin, ternyata ada orang yang tipikalnya lebih ngeliat kepada sampainya diri pada titik akhir, tapi sampai lupa melihat titik sekarang.. Akibatnya, yah jadinya lupa deh atas apa yang ada di sekitarnya sekarang, dan lupa juga apa2 yang sebaiknya dilakukan di saat sekarang..

Gw ngeliat sejumlah orang dan diantara mahasiswa gw ada yang seperti itu… Mereka pengen banget mencapai impiannya,, atau kepengen banget cepet lulus (mungkin karena udah bosen kuliah, atau kepengen cepet menghasilkan duit.. hehe).. Tapi anehnya koq yah malah males, masuk telat, deadline lewat, dan sepertinya ya keliatan asal lulus apa adanya.. Pas2an juga gak papa… yang penting cepet lulus..

Banyak orang yang ingin terburu2 sampai ke suatu tempat yang dianggapnya nyaman, padahal kenyamanan itu belum tentu adanya.. Banyak koq yang beranggapan begini (termasuk gw sendiri.. hehehe..): Pas kuliah, pengennya cepet lulus dan kerja, eh pas kerja pengennya malah balik kuliah lagi..

Intinya, jangan terburu2 kepengen cepat sampai.. Membayangkan hasil terus tanpa membayangkan perjalanan malah bisa bikin kita kagak konsen… Ibarat orang yang lagi nyetir, tapi pikirannya lebih fokus ke tempat dimana ia bakal sampe, dan akibatnya ia nggak merhatiin rambu2 lalu lintas, kilometer mobil, mobil2 lain di depan, samping, atas dan bawah (WAKS ?!?!.. Mobil sapa neh ?!?! )..

Orang2 yang malah berfokus pada kilometer2 perjalanan, rambu2, pemandangan sekitar, malahan nggak berasa dan eehh, tauk2 sampaaaiii… Dan sebetulnya, kalo mau direnungi lebih jauh, pada kilometer2 tersebut sebenarnya kita juga telah “sampai” juga pada titik tertentu.. Meski belum pada titik tujuan akhir.. Tapi bukankah ujung garis yang satu dengan ujung garis yang lainnya itu juga sebenarnya terdiri dari sejumlah titik2 yang saling terhubung..??

Itulah kenapa sering juga kita dengar kalo kita tanya ke seseorang yang lagi dalam perjalanan, kata “sampai” juga ikut digunakan.. Misalnya, ada temen yang mau maen ke rumah kita, terus kita penasaran dia posisinya dimana, kita bakal telpon dia dan kita tanya: “Udah sampai dimana ??”…

Berarti bener ada quote dari tulungagung sono: “Success is a journey, not a destination…”

Advertisements

10 Comments

    • Euh, di dua postingan kemaren udah jelas seh, proses secara langsung berdampak pada hasil…. Kalo yang ini lebih ke: jangan lupa untuk menikmati setiap “titik” perjalanan hidup… Kalo mahasiswa, ya nikmati atau syukuri penuh semester demi semester.. ntar juga tauk2 lulus… hehehe..

      Image Hosted by ImageShack.us

      Like

  1. kebanyak orang maunya cepet, instan, ke tujuan langsung, ga mau ribet.. padahal proses itu yang bikin kita jadi lebih gimana gitu ya.. lebih paham, untuk meraih sesuatu butuh prosesnya..

    Like

    • yes mbak… Bahkan mungkin di sejumlah “titik”2 itulah justru kita jadi semakin mateng… Dan kalo sekarang dipikir2 lagi, bisa jadi, kalo nggak melewati “titik” itu kita nggak akan jadi seperti sekarang ini..

      Image Hosted by ImageShack.us

      Like

  2. enjoy the journey… take everything you can to improve yourself… mantap ini postingannya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s